Sampang, Liputan12.com — Bukan sekadar berkumpul dan bersholawat, Gebyar GPAI Bersholawat yang dirangkaikan dengan kick-off Ajang Kreasi Seni Islami 2026 di Kabupaten Sampang menjadi momentum untuk memperkuat ukhuwah sekaligus membuka ruang bagi generasi muda dalam menunjukkan bakat dan kreativitasnya.
Kegiatan yang digagas DPD Asosiasi Guru Pendidikan Agama Islam (GPAI) Indonesia Kabupaten Sampang ini dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 19 September 2026. Peserta berasal dari berbagai jenjang pendidikan, mulai TK, SD, SMP, hingga SMA/SMK se-Kabupaten Sampang.
Kegiatan tersebut membawa pesan bahwa pendidikan tidak hanya berkutat pada pencapaian akademik. Pembentukan karakter, penanaman adab, pengembangan kreativitas, serta pembinaan potensi peserta didik juga menjadi bagian penting dalam membentuk generasi masa depan.
Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Wilayah Kabupaten Sampang, Mas'udi Hadi Wijaya, menyambut kegiatan tersebut dengan penuh rasa syukur dan apresiasi.
Dalam sambutannya, Mas'udi menyampaikan bahwa momentum bersholawat diharapkan mampu mempererat hubungan persaudaraan, khususnya di antara keluarga besar dunia pendidikan Kabupaten Sampang.
«“Bersholawat, menjalin ukhuwah, beraksi, menginspirasi bersama GPAI. Semoga keberkahan sholawat yang menggema dari pendopo ini merekatkan persaudaraan kita, menguatkan peran Bapak Ibu Guru PAI, dan menumbuhkan adab serta bakat terbaik generasi muda Sampang,” ujarnya.»
Pesan tersebut sekaligus menegaskan pentingnya peran guru Pendidikan Agama Islam dalam proses pendidikan. Guru PAI tidak hanya dituntut memberikan pemahaman mengenai materi keagamaan, tetapi juga diharapkan mampu menjadi bagian dari proses pembentukan karakter dan adab peserta didik.
Melalui Ajang Kreasi Seni Islami, peserta didik diberikan ruang untuk menunjukkan kemampuan dan kreativitas mereka. Seni menjadi salah satu sarana yang dapat digunakan untuk membangun keberanian, rasa percaya diri, kedisiplinan, kerja sama, sekaligus kemampuan menghargai karya orang lain.
Di sisi lain, kegiatan tersebut juga menjadi ruang silaturahmi bagi para guru dan peserta didik dari berbagai satuan pendidikan di Kabupaten Sampang. Pertemuan lintas jenjang tersebut diharapkan mampu memperkuat semangat kebersamaan dan kolaborasi dalam memajukan pendidikan.
Mas'udi juga mengajak seluruh peserta agar menjadikan kegiatan tersebut bukan hanya sebagai ajang mengejar prestasi, tetapi sebagai proses untuk belajar, berkarya, dan memberikan inspirasi.
Menurutnya, setiap karya yang lahir dari generasi muda hendaknya memiliki nilai positif dan dilandasi kecintaan kepada Tuhan Yang Maha Kuasa.
“Semoga dari sini lahir karya-karya yang menginspirasi dunia dengan kecintaan kepada Sang Maha Kuasa,” pesannya.
Semangat tersebut menjadi semakin relevan di tengah pentingnya memberikan ruang positif bagi generasi muda untuk mengembangkan potensi mereka. Dengan pendampingan guru dan lingkungan pendidikan yang mendukung, kreativitas peserta didik diharapkan dapat tumbuh secara optimal.
Gebyar GPAI Bersholawat dan Ajang Kreasi Seni Islami 2026 juga diharapkan menjadi bagian dari upaya memperkuat pendidikan karakter berbasis nilai-nilai keagamaan di Kabupaten Sampang.
Kegiatan itu sekaligus menjadi pengingat bahwa keberhasilan pendidikan bukan hanya diukur dari nilai yang diperoleh peserta didik, tetapi juga dari bagaimana mereka tumbuh menjadi pribadi yang memiliki adab, percaya diri, mampu bekerja sama, menghargai sesama, serta memiliki kepedulian terhadap lingkungan.
Bagi GPAI Kabupaten Sampang, momentum tersebut diharapkan dapat semakin memperkuat kekompakan organisasi sekaligus meningkatkan kontribusi para guru PAI dalam mendampingi generasi muda.
Sementara bagi para pelajar, ajang kreasi ini menjadi kesempatan untuk berani tampil, menunjukkan kemampuan, belajar berkompetisi secara sehat, dan menjadikan seni sebagai media untuk menyampaikan pesan-pesan positif.
Dengan semangat bersholawat, menjalin ukhuwah, beraksi, dan menginspirasi, kegiatan tersebut diharapkan mampu memberikan warna positif bagi dunia pendidikan di Kabupaten Sampang.
Menutup sambutannya, Mas'udi menyampaikan pesan penuh semangat kepada keluarga besar GPAI Kabupaten Sampang:
“GPAI Sampang, kompak bersholawat, hebat menginspirasi.”
Editor : Redaksi
