- -->

Notification

×

Iklan

Iklan

GEGER..! Dugaan Sabu Disebut Beredar Terang-Terangan di Marbau Selatan, Warga Minta Aparat Bongkar Jaringan hingga Bandar

Rabu, 23 September 2026 | 9/23/2026 11:09:00 PM WIB | 0 Views Last Updated 2026-09-23T16:09:24Z
Di saat pemerintah gencar menggaungkan perang terhadap narkoba, warga Desa Marbau Selatan, Kecamatan Marbau, Kabupaten Labuhanbatu Utara justru mengaku menyaksikan dugaan peredaran sabu yang berlangsung terang-terangan di lingkungan mereka, hingga membuat keresahan memuncak dan mendesak aparat membongkar jaringan sampai ke bandar.


Labuhanbatu Utara, Liputan12.com — Keresahan warga Desa Marbau Selatan, Kecamatan Marbau, Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura), terkait dugaan peredaran narkotika jenis sabu mulai mencapai titik mengkhawatirkan.


Di tengah upaya pemerintah dan aparat memberantas narkoba, warga justru mengaku melihat aktivitas yang mereka duga berkaitan dengan transaksi sabu masih berlangsung di lingkungan mereka.


Informasi yang dihimpun Liputan12.com dari sumber masyarakat pada Minggu (20/9/2026) menyebutkan, aktivitas tersebut diduga melibatkan dua orang berinisial T dan P. Keduanya bahkan disebut oleh sumber sebagai orang yang pernah tersangkut perkara narkotika.



Namun, informasi mengenai status hukum dan keterlibatan kedua orang tersebut belum dapat diverifikasi secara independen oleh redaksi dan belum diperoleh keterangan resmi dari aparat penegak hukum.


WARGA TAKUT, LINGKUNGAN DISEBUT MULAI TERKONTAMINASI


Bagi warga, persoalannya bukan sekadar dugaan transaksi narkoba.


Mereka khawatir jika aktivitas tersebut benar terjadi dan dibiarkan, lingkungan permukiman dapat berubah menjadi ruang yang semakin mudah dijangkau jaringan narkotika.


Seorang warga yang meminta identitasnya dirahasiakan mengaku resah melihat orang-orang dari luar wilayah yang disebut kerap keluar-masuk, terutama pada malam hari.


“Kami takut anak-anak kami terpengaruh. Kalau benar ada transaksi, kami berharap aparat segera turun dan menyelidikinya,” ujar warga tersebut.

 

Keresahan itu menjadi alarm bagi masyarakat. Sebab, narkotika tidak hanya menyasar mereka yang sudah menjadi pengguna, tetapi juga berpotensi merusak generasi muda dan menciptakan persoalan sosial baru di tengah masyarakat.


NAMA DW ALIAS DEWO IKUT DISEBUT


Informasi yang diterima redaksi tidak berhenti pada dugaan aktivitas di tingkat lapangan.


Sumber juga menyebut nama DW alias Dewo, yang disebut-sebut berkaitan dengan pasokan narkotika ke wilayah Marbau dan sekitarnya.


Sumber mengklaim DW merupakan sosok yang disebut memiliki jaringan lebih luas dan berdomisili di Desa Kampung Baru, Kecamatan Bilah Barat, Kabupaten Labuhanbatu.


“Untuk wilayah Marbau dan sekitarnya disebut di-handle inisial DW. Kami berharap aparat menyelidiki sampai ke sumbernya,” ungkap sumber.

 

Penting ditegaskan, informasi mengenai dugaan keterlibatan DW tersebut masih merupakan keterangan sumber dan belum terkonfirmasi secara independen oleh redaksi.


Jika informasi tersebut benar, persoalannya tentu bukan lagi sebatas dugaan aktivitas narkotika di tingkat pengguna atau pengecer. Namun, diperlukan penelusuran aparat untuk mengetahui dari mana barang tersebut berasal, siapa yang memasok, siapa yang mendistribusikan, serta siapa saja yang terlibat.



WARGA: JANGAN HANYA KEJAR YANG PALING BAWAH


Masyarakat meminta aparat penegak hukum tidak berhenti pada pelaku lapangan apabila nantinya ditemukan bukti tindak pidana narkotika.


Warga berharap penyelidikan dilakukan secara menyeluruh berdasarkan bukti dan prosedur hukum, sehingga apabila terdapat jaringan yang lebih besar, seluruh mata rantainya dapat terungkap.


“Kalau memang terbukti ada jaringan, jangan hanya yang di bawah. Telusuri dari mana barangnya, siapa pemasoknya, dan siapa yang mengendalikan,” tegas warga.

 

Pesan masyarakat sederhana: jangan sampai keresahan baru bergerak setelah korban bertambah.

Mereka meminta aparat menjadikan informasi tersebut sebagai bahan penyelidikan dan memastikan apakah dugaan yang beredar di tengah masyarakat benar atau tidak.


POLISI DITUNGGU BERSIKAP


Hingga berita ini diterbitkan, Liputan12.com belum memperoleh keterangan resmi dari Polres Labuhanbatu maupun Satresnarkoba Polres Labuhanbatu mengenai dugaan peredaran sabu di Desa Marbau Selatan maupun nama-nama yang disebut sumber.


Redaksi memberikan ruang klarifikasi dan hak jawab kepada pihak-pihak yang disebut dalam pemberitaan ini.


Apabila aparat menemukan bukti dan melakukan tindakan hukum, perkembangan tersebut penting disampaikan kepada publik agar masyarakat mengetahui langkah nyata dalam pemberantasan narkotika di wilayah Labuhanbatu Utara.



Reporter: Rnl | Liputan12.com

×
Berita Terbaru Update