NGAWI, Liputan12.com — Upaya mencegah meluasnya kebakaran hutan dilakukan Babinsa Koramil Jogorogo, Kodim Ngawi, bersama masyarakat, Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH), dan Perhutani dengan membuat ilaran di wilayah RPH Manyul, Kecamatan Jogorogo, Kabupaten Ngawi. Jum'at (18/9/2026).
Pembuatan ilaran dilakukan di petak 39-40 dan petak 33 dengan panjang mencapai sekitar 500 meter. Langkah tersebut dilakukan untuk memutus rembetan api dari kebakaran yang terjadi di petak 42, sehingga kobaran api tidak semakin meluas ke kawasan hutan lainnya.
Danramil Jogorogo Kapten Arm Paryat mengatakan, pihaknya mengerahkan personel Babinsa untuk bersama masyarakat dan Perhutani melakukan pembuatan ilaran secara gotong royong.
“Anggota Babinsa saya kerahkan bersama masyarakat dan Perhutani untuk bergotong royong membuat ilaran di sepanjang petak 39-40 RPH Manyul. Ini untuk memutus api agar tidak merembet dan meluas,” ujar Kapten Arm Paryat.
Menurutnya, pembuatan ilaran menjadi salah satu langkah antisipasi untuk menghambat pergerakan api. Dengan adanya sekat tersebut, diharapkan kobaran api dari lokasi kebakaran dapat dikendalikan sehingga tidak menjalar ke petak hutan lainnya.
Kegiatan tersebut sekaligus menunjukkan sinergi antara TNI, Perhutani, LMDH, dan masyarakat dalam menghadapi ancaman kebakaran hutan. Gotong royong dilakukan dengan memperhatikan kondisi di lapangan serta perkembangan titik api.
Petugas bersama masyarakat juga terus melakukan pemantauan terhadap kawasan yang terdampak kebakaran guna mengantisipasi munculnya kembali titik api dan memastikan api tidak merembet ke wilayah lain.(Biro Ngawi)