Sampang, Liputan12.com – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Palang Merah Indonesia (PMI) di Kabupaten Sampang menjadi momentum penting untuk memperkuat pelayanan kemanusiaan hingga ke tingkat kecamatan.
Momentum tersebut ditandai dengan pengukuhan jajaran pengurus PMI di 13 kecamatan yang berlangsung di Pendopo Trunojoyo, Kamis (17/9/2026). Prosesi pengukuhan dipimpin langsung oleh Bupati Sampang, H. Slamet Junaidi, selaku Pelindung PMI Kabupaten Sampang.
Pengukuhan tersebut mengusung semangat yang sejalan dengan tema HUT ke-81 PMI, yakni “Peduli, Bergerak, Bersama”. Dari 13 kepengurusan yang dikukuhkan, sebanyak 11 kecamatan memiliki masa bakti 2025–2030, sementara dua kepengurusan lainnya menjalankan masa bakti 2026–2031.
Dalam arahannya, Bupati Sampang H. Slamet Junaidi menekankan bahwa amanah yang diberikan kepada para pengurus PMI bukan sekadar jabatan organisasi. Lebih dari itu, terdapat tanggung jawab sosial dan kemanusiaan yang harus dijalankan dengan penuh dedikasi.
Menurutnya, pengukuhan tersebut hendaknya tidak berhenti sebagai seremoni formalitas. Ikrar yang telah disampaikan harus menjadi pijakan bagi para pengurus untuk benar-benar hadir dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Para pengurus juga diharapkan mampu menjalankan tugas secara tulus, responsif dan berorientasi pada kepentingan kemanusiaan, khususnya ketika masyarakat menghadapi kondisi darurat maupun membutuhkan bantuan sosial.
Keberadaan PMI, kata Bupati, memiliki peran penting dalam mendukung masyarakat. Pelayanan tersebut tidak hanya berkaitan dengan penyediaan dan pemenuhan kebutuhan darah, tetapi juga mencakup kesiapsiagaan menghadapi bencana, pertolongan pertama, pelayanan ambulans, kegiatan kerelawanan serta berbagai aksi sosial lainnya.
Perkuat Pelayanan Hingga Tingkat Kecamatan
Sementara itu, Ketua PMI Kabupaten Sampang, H. Moh. Anwari Abdullah, menjelaskan bahwa pengukuhan pengurus di 13 kecamatan merupakan bagian dari upaya memperluas jangkauan pelayanan PMI.
Dengan adanya kepengurusan di tingkat kecamatan, koordinasi dan respons terhadap berbagai kebutuhan kemanusiaan di lapangan diharapkan dapat dilakukan secara lebih cepat, merata dan tepat sasaran.
Penguatan struktur organisasi hingga tingkat kecamatan juga dinilai penting karena kondisi maupun kebutuhan masyarakat di setiap wilayah tidak selalu sama. Kehadiran pengurus dan relawan yang lebih dekat dengan masyarakat diharapkan mampu mempercepat penyampaian informasi sekaligus penanganan ketika terjadi situasi yang membutuhkan respons kemanusiaan.
Berbagai program juga terus dijalankan PMI Kabupaten Sampang sebagai bagian dari komitmen memperkuat pelayanan kepada masyarakat.
Salah satunya adalah program penyaluran air bersih yang telah berlangsung sejak 3 Agustus 2026. Hingga pelaksanaan kegiatan tersebut, bantuan air bersih telah disalurkan ke 62 titik yang tersebar di 34 desa dan 12 kecamatan, dengan jumlah penerima manfaat mencapai sekitar 22.195 jiwa.
Selain bantuan air bersih, PMI Sampang juga terus memperkuat ketersediaan stok darah. Hingga akhir 2026, PMI menargetkan dapat menghimpun sebanyak 7.600 kantong darah.
Sementara berdasarkan capaian hingga 31 Agustus 2026, sebanyak 5.256 kantong darah telah berhasil dihimpun. Capaian tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga ketersediaan darah bagi masyarakat yang membutuhkan.
Tingkatkan Kapasitas Relawan
Tidak hanya berfokus pada pelayanan langsung, PMI Kabupaten Sampang juga melakukan peningkatan kapasitas sumber daya manusia yang terlibat dalam kegiatan kemanusiaan.
Sejumlah kegiatan telah dilaksanakan, di antaranya Bimbingan Teknis (Bimtek) Pertolongan Pertama dan Ambulans, pelatihan relawan, serta Lomba Video Kreatif FORPIS PMR.
Berbagai kegiatan tersebut diarahkan untuk meningkatkan kemampuan, kesiapsiagaan dan kreativitas sumber daya manusia PMI, sehingga pelayanan kemanusiaan di lapangan dapat terus ditingkatkan.
Dengan dikukuhkannya pengurus PMI di 13 kecamatan, PMI Kabupaten Sampang diharapkan semakin mampu memperkuat jejaring kemanusiaan hingga tingkat akar rumput.
Semangat “Peduli, Bergerak, Bersama” pun diharapkan tidak hanya menjadi tema peringatan HUT ke-81 PMI, tetapi diwujudkan melalui kerja nyata dan pelayanan yang hadir ketika masyarakat membutuhkan.
Saladin


