Ogan Ilir, Liputan12.Com- 27 Juli 2026 — SMA Negeri 1 Payaraman resmi meluncurkan program unggulan bertajuk GERTASCAQUR (Gerakan Tuntaskan Baca Al‑Qur’an), sebuah langkah nyata agar seluruh siswa sekolah mampu membaca Al‑Qur’an dengan lancar, benar, dan tepat kaidahnya.
Kegiatan digelar serentak di mushola dan halaman utama sekolah, diikuti oleh seluruh siswa SMAN 1 Payaraman, didampingi jajaran guru serta staf tata usaha dengan penuh semangat dan antusiasme.
Kepala SMAN 1 Payaraman, Sugiyarto, S.Pd., M.Si., M.Pd., menjelaskan program ini bukan sekadar kegiatan tambahan, melainkan komitmen membentuk siswa secara utuh—unggul ilmu pengetahuan sekaligus kokoh iman dan berakhlak mulia, terlebih di tengah derasnya perkembangan zaman.
“Literasi tidak terbatas pada buku pelajaran semata. Membaca Al‑Qur’an adalah fondasi paling dasar. Melalui GERTASCAQUR, kami bertekad: tak ada satu pun lulusan SMAN 1 Payaraman yang belum lancar membaca Al‑Qur’an,” ujar Sugiyarto saat membuka acara.
Agar pembinaan berjalan tepat sasaran dan tiap siswa mendapat pendampingan yang pas, seluruh peserta dibagi menjadi tiga kelompok, yaitu Kelompok A, Kelompok B, dan Kelompok C, disesuaikan dengan tingkat kemampuan membaca masing‑masing:
Kelompok A — Siswa yang sudah tuntas dan lancar membaca Al‑Qur’an, dibimbing untuk memperbaiki bacaan serta memperdalam pemahaman dan kaidah tajwid
Kelompok B — Siswa yang sudah mulai bisa membaca namun belum lancar atau masih ragu, dilatih agar bacaan makin fasih dan benar
Kelompok C — Siswa yang masih dasar atau belum bisa membaca Al‑Qur’an, diajarkan mulai dari pengenalan huruf hijaiyah dan metode Iqra secara bertahap
Pembelajaran dibimbing langsung oleh guru‑guru SMAN 1 Payaraman yang ditunjuk sebagai pendamping sesuai kelompok masing‑masing. Kegiatan dilaksanakan setiap pagi sebelum jam pelajaran dimulai, selaras dengan jadwal literasi rutin sekolah. Seluruh perkembangan dipantau secara berkala; siswa yang telah memenuhi kriteria penuntasan akan diberikan sertifikat tanda kelulusan resmi.
Salah satu perwakilan siswa menyambut gembira sistem pembagian ini. “Karena dikelompokkan sesuai kemampuan sendiri dan dibimbing sabar oleh guru serta teman‑teman, kami jadi tidak merasa malu dan makin semangat belajarnya,” ungkapnya.
Ke depannya, SMAN 1 Payaraman berharap GERTASCAQUR terus berjalan berkelanjutan, menciptakan lingkungan sekolah yang religius, harmonis, serta melahirkan generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga berakhlakul karimah. (Ardy)