- -->

Notification

×

Iklan

Iklan

Sinergi Jaga Kondusivitas, Kapolres Sampang Rangkul Media, LSM hingga Ojol dalam Coffee Morning

Kamis, 27 Agustus 2026 | 8/27/2026 11:04:00 AM WIB | 0 Views Last Updated 2026-08-27T04:12:11Z
Sinergi menjaga kondusivitas wilayah diperkuat Polres Sampang dengan merangkul insan pers, LSM, mahasiswa, hingga pengemudi ojek online (Ojol) dalam forum Silaturahmi dan Coffee Morning bertajuk “Bersama Mewujudkan Kamtibmas yang Aman dan Kondusif


Sampang, Liputan12.com – Kepolisian Resor (Polres) Sampang terus memperkuat sinergitas dengan berbagai elemen masyarakat dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah Kabupaten Sampang.


Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan Silaturahmi dan Coffee Morning yang mempertemukan Kapolres Sampang dengan sejumlah unsur masyarakat, mulai dari insan pers, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), mahasiswa, Sabuk Kamtibmas, hingga pengemudi ojek online (Ojol) se-Kabupaten Sampang.


Kegiatan tersebut menjadi ruang komunikasi dan silaturahmi antara kepolisian dengan berbagai kelompok masyarakat yang memiliki peran penting dalam menciptakan situasi keamanan yang aman dan kondusif.


Mengusung semangat “Bersama Kita Mewujudkan Situasi Kamtibmas Kabupaten Sampang yang Aman dan Kondusif”, forum tersebut tidak hanya menjadi ajang pertemuan, tetapi juga sarana untuk membangun kesamaan persepsi dalam menghadapi berbagai persoalan yang berpotensi mengganggu stabilitas keamanan daerah.


Sinergitas antara kepolisian dan masyarakat dinilai menjadi bagian penting dalam menjaga kondusivitas wilayah. Peran media, misalnya, sangat strategis dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat sekaligus menangkal penyebaran berita bohong atau hoaks yang dapat memicu keresahan.


Begitu pula dengan keberadaan LSM dan mahasiswa yang dapat menjadi mitra kritis dalam menyampaikan aspirasi masyarakat. Sementara para pengemudi Ojol yang memiliki mobilitas tinggi di berbagai wilayah juga memiliki potensi besar untuk turut membantu memberikan informasi terkait situasi yang berkembang di lapangan.


Melalui konsep Coffee Morning, komunikasi antara kepolisian dan masyarakat dibangun secara lebih terbuka dan humanis. Berbagai masukan, persoalan sosial, maupun potensi gangguan Kamtibmas dapat dibicarakan secara langsung sehingga diharapkan mampu melahirkan langkah pencegahan yang lebih efektif.


Forum tersebut sekaligus menunjukkan bahwa menciptakan keamanan bukan semata-mata menjadi tanggung jawab aparat kepolisian. Dibutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat agar upaya menjaga ketertiban dapat berjalan secara berkelanjutan.


Kapolres Sampang juga diharapkan terus membuka ruang komunikasi dengan berbagai kelompok masyarakat. Dengan komunikasi yang intensif, potensi persoalan di tengah masyarakat dapat diketahui lebih dini dan dicarikan solusi secara bersama-sama.


Kegiatan silaturahmi tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai agenda seremonial, tetapi menjadi awal dari kolaborasi yang lebih konkret antara Polres Sampang dan seluruh elemen masyarakat.


Dengan terbangunnya komunikasi, kepedulian, serta rasa tanggung jawab bersama, situasi Kabupaten Sampang diharapkan tetap aman, damai, tertib, dan kondusif.



Bintang Poselemen masyarakat dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah Kabupaten Sampang.


Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan Silaturahmi dan Coffee Morning yang mempertemukan Kapolres Sampang dengan sejumlah unsur masyarakat, mulai dari insan pers, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), mahasiswa, Sabuk Kamtibmas, hingga pengemudi ojek online (Ojol) se-Kabupaten Sampang.


Kegiatan tersebut menjadi ruang komunikasi dan silaturahmi antara kepolisian dengan berbagai kelompok masyarakat yang memiliki peran penting dalam menciptakan situasi keamanan yang aman dan kondusif.


Mengusung semangat “Bersama Kita Mewujudkan Situasi Kamtibmas Kabupaten Sampang yang Aman dan Kondusif”, forum tersebut tidak hanya menjadi ajang pertemuan, tetapi juga sarana untuk membangun kesamaan persepsi dalam menghadapi berbagai persoalan yang berpotensi mengganggu stabilitas keamanan daerah.


Sinergitas antara kepolisian dan masyarakat dinilai menjadi bagian penting dalam menjaga kondusivitas wilayah. Peran media, misalnya, sangat strategis dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat sekaligus menangkal penyebaran berita bohong atau hoaks yang dapat memicu keresahan.


Begitu pula dengan keberadaan LSM dan mahasiswa yang dapat menjadi mitra kritis dalam menyampaikan aspirasi masyarakat. Sementara para pengemudi Ojol yang memiliki mobilitas tinggi di berbagai wilayah juga memiliki potensi besar untuk turut membantu memberikan informasi terkait situasi yang berkembang di lapangan.


Melalui konsep Coffee Morning, komunikasi antara kepolisian dan masyarakat dibangun secara lebih terbuka dan humanis. Berbagai masukan, persoalan sosial, maupun potensi gangguan Kamtibmas dapat dibicarakan secara langsung sehingga diharapkan mampu melahirkan langkah pencegahan yang lebih efektif.


Forum tersebut sekaligus menunjukkan bahwa menciptakan keamanan bukan semata-mata menjadi tanggung jawab aparat kepolisian. Dibutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat agar upaya menjaga ketertiban dapat berjalan secara berkelanjutan.


Kapolres Sampang juga diharapkan terus membuka ruang komunikasi dengan berbagai kelompok masyarakat. Dengan komunikasi yang intensif, potensi persoalan di tengah masyarakat dapat diketahui lebih dini dan dicarikan solusi secara bersama-sama.


Kegiatan silaturahmi tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai agenda seremonial, tetapi menjadi awal dari kolaborasi yang lebih konkret antara Polres Sampang dan seluruh elemen masyarakat.


Dengan terbangunnya komunikasi, kepedulian, serta rasa tanggung jawab bersama, situasi Kabupaten Sampang diharapkan tetap aman, damai, tertib, dan kondusif.



Reporter: Abd. Rochman
Editor: Bintang Pos

×
Berita Terbaru Update