Surabaya, Liputan12.com — Konsolidasi organisasi menjadi perhatian utama dalam kegiatan Kopi Darat (Kopdar) Pengurus DPW BRINUS Provinsi Jawa Timur bersama DPD BRINUS se-Jawa Timur yang digelar di Surabaya, Minggu (30/8/2026).
Kegiatan tersebut diikuti jajaran pengurus DPW BRINUS Jawa Timur periode 2026–2031 serta perwakilan DPD BRINUS dari berbagai kabupaten/kota se-Jawa Timur. Pertemuan berlangsung dalam suasana kekeluargaan, namun tetap diwarnai semangat memperkuat organisasi, menyatukan visi, dan membangun satu komando.
Dalam arahannya, Ketua DPW BRINUS Jawa Timur menyampaikan tiga agenda utama yang menjadi fokus organisasi di Jawa Timur.
Agenda pertama adalah konsolidasi internal, khususnya memastikan struktur organisasi di tingkat DPD kabupaten/kota semakin tertata dan solid.
Menurutnya, penguatan struktur merupakan fondasi penting agar roda organisasi dapat berjalan efektif hingga ke tingkat daerah. Untuk itu, komunikasi dan koordinasi antara DPW dengan seluruh DPD harus terus dibangun secara berkelanjutan.
“Jawa Timur ini barometer. Kalau Jatim solid, maka Indonesia solid. Saya minta DPW dan DPD se-Jatim kompak. Jangan ada ego sektoral. Kita satu BRINUS,” tegas Ketua BRINUS Jawa Timur dalam arahannya.
Agenda kedua adalah mendorong program kerja yang memiliki dampak nyata bagi anggota maupun masyarakat. BRINUS Jawa Timur diarahkan untuk menjalankan empat pilar utama organisasi, yakni kaderisasi, ekonomi, kebangsaan, dan sosial.
Keempat pilar tersebut diharapkan tidak berhenti pada tataran konsep, tetapi mampu diterjemahkan menjadi program konkret dan berkelanjutan yang dapat dirasakan manfaatnya oleh anggota serta masyarakat luas.
Sementara itu, agenda ketiga berkaitan dengan target penguatan organisasi. DPW BRINUS Jawa Timur ditargetkan menjadi salah satu DPW terkuat sekaligus motor penggerak BRINUS, khususnya dalam memperkuat jaringan organisasi di kawasan Indonesia Timur.
Target tersebut dinilai membutuhkan kerja bersama seluruh jajaran pengurus dan tidak dapat hanya mengandalkan struktur di tingkat provinsi. Sinergi antara DPW dan DPD menjadi salah satu kunci untuk memperkuat eksistensi organisasi di berbagai wilayah.
Kopdar tersebut sekaligus menjadi momentum untuk menyatukan langkah pengurus setelah terbentuknya kepengurusan DPW BRINUS Jawa Timur periode 2026–2031.
Forum itu diharapkan menjadi ruang komunikasi untuk menyamakan visi, memetakan kebutuhan organisasi di masing-masing daerah, sekaligus menyusun langkah konkret yang dapat dijalankan bersama.
Dari Kota Pahlawan, semangat “Bersatu, Berkarya, Bersama untuk Indonesia” kembali dikumandangkan sebagai komitmen bersama jajaran BRINUS Jawa Timur.
Konsolidasi pun diharapkan tidak berhenti pada forum kopdar. Tantangan berikutnya adalah memastikan semangat kebersamaan tersebut diwujudkan melalui kerja organisasi yang terukur, soliditas antarpengurus, serta program-program yang benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.
Eka Aristiya Juni Artomo
