- -->

Notification

×

Iklan

Iklan

Tragedi Penyalipan Berujung Maut: Ibu Muda Tewas, Bayi 8 Bulan Luka Parah di Jalan Raya Daleman Sampang

Rabu, 29 Juli 2026 | 7/29/2026 12:14:00 AM WIB | 0 Views Last Updated 2026-07-28T17:16:45Z
Musibah besar menimpa jalan raya Desa Daleman, Kecamatan Kedungdung, Kabupaten Sampang, pada Selasa (28/07/2026) sekitar pukul 12.00 WIB. Seorang ibu muda bernama Saimah (26) dari Desa Gunung Rancak, Kecamatan Robatal, meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas, sementara bayi berusia delapan bulan yang diboncengnya menderita luka berat dan kini menjalani perawatan intensif di RSUD dr. Mohammad Zyn Sampang."

Sampang, Liputan12.com, – Upaya mendahului kendaraan berakhir dengan musibah besar di Jalan Raya Desa Daleman, Kecamatan Kedungdung, Kabupaten Sampang. Seorang ibu muda bernama Saimah (26), warga Desa Gunung Rancak, Kecamatan Robatal, meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas, sementara bayi berusia delapan bulan yang diboncengnya menderita luka berat dan kini menjalani perawatan intensif di RSUD dr. Mohammad Zyn Sampang. (Selasa 28/07/2026)

Peristiwa nahas ini terjadi sekitar pukul 12.00 WIB. Berdasarkan penyelidikan awal yang dilakukan oleh pihak kepolisian, kejadian bermula ketika truk bermuatan kursi plastik bernomor polisi L 8653 CL melaju dengan kecepatan pelan dari arah utara ke selatan. Di belakang kendaraan tersebut, Saimah yang mengendarai sepeda motor Honda Vario bernomor polisi M 3495 NV berusaha melakukan manuver penyalipan.

Saat proses penyalipan berlangsung, diduga motor yang dikendarai Saimah menyenggol bagian belakang bak truk sehingga pengendara kehilangan keseimbangan, terperosok dari kendaraannya, dan terpental ke jalur lawan arah. Nahasnya, pada saat bersamaan dari arah selatan ke utara melaju dump truk bermuatan pasir bernomor polisi D 9078 VD. Karena jarak yang sudah terlalu dekat, tabrakan antara motor dengan dump truk tak terelakkan.



Ibu Muda Meninggal, Bayi Ditempatkan di Ruang Perawatan Intensif

Akibat benturan yang sangat keras, Saimah mengalami luka serius di bagian dahi, patah tulang paha kanan, serta cedera pada jari tangan kiri. Korban sempat dilarikan ke Puskesmas Kedungdung untuk mendapatkan pertolongan pertama, namun sayangnya nyawanya tidak dapat tertolong dan meninggal dunia di tempat. Sementara itu, bayi berusia delapan bulan yang ikut dibonceng dalam kecelakaan tersebut menderita patah tulang lengan kanan dan langsung dirujuk ke RSUD Sampang untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.

Kasat Lalu Lintas (Lantas) Polres Sampang, AKP Sulaiman, membenarkan kejadian tersebut dan menyatakan pihaknya telah mengamankan kedua pengemudi truk beserta kendaraannya sebagai barang bukti untuk proses hukum selanjutnya. “Seluruh barang bukti dan para pengemudi telah diamankan di Mapolres Sampang. Kami masih mendalami penyebab pasti terjadinya kecelakaan dengan cara memeriksa saksi-saksi yang menyaksikan kejadian serta menyelidiki lebih lanjut terkait kondisi kendaraan dan faktor lingkungan lainnya,” ujarnya.



Polisi Imbau Pengguna Jalan Utamakan Keselamatan

Kasi Humas Polres Sampang, AKP Eko Puji Waluyo, turut mengimbau seluruh pengguna jalan untuk senantiasa mengutamakan keselamatan dalam setiap perjalanan. “Kami mengingatkan agar tidak memaksakan diri untuk menyalip kendaraan di depan jika ruang gerak dan jarak pandang tidak mencukupi. Pastikan kondisi jalan benar-benar aman sebelum melakukan setiap manuver. Keselamatan adalah yang utama agar musibah yang merenggut nyawa seperti ini tidak terulang kembali di jalan raya kita,” tegasnya dengan nada prihatin.

Hingga saat ini, tim penyidik dari Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Sampang masih terus menelusuri fakta-fakta lengkap terkait kecelakaan tersebut. Tujuan penyelidikan adalah untuk memastikan rangkaian peristiwa secara akurat dan menetapkan tanggung jawab sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

 

Editor: Agm

×
Berita Terbaru Update