- -->

Notification

×

Iklan

Iklan

Dorong Kemandirian Pangan, Musyawarah Inovasi "SIPELAK" Sistem Pemanfaatan Lahan Pekarangan Digelar di Kedungdung

Rabu, 29 Juli 2026 | 7/29/2026 12:32:00 AM WIB | 0 Views Last Updated 2026-07-28T17:34:56Z
Pemerintah Kabupaten Sampang melalui Dinas Pertanian bersama jajaran Kecamatan Kedungdung menggelar musyawarah khusus tentang inovasi 'SIPELAK' – Sistem Pemanfaatan Lahan Pekarangan pada Senin (27/07/2026). Kegiatan yang berlangsung khidmat ini di moderatori oleh Rofi Ukhrowi dan diikuti oleh penyuluh pertanian, perangkat desa, serta perwakilan kelompok tani se-Kecamatan Kedungdung."

Sampang, Liputan12.com – Langkah nyata mengoptimalkan potensi sumber daya alam di tingkat akar rumput terus dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Sampang. Dinas Pertanian Kabupaten Sampang bersama jajaran wilayah Kecamatan Kedungdung menggelar musyawarah khusus yang mengangkat inovasi bernama "SIPELAK" – Sistem Pemanfaatan Lahan Pekarangan. Senin (27/07/2026)

Kegiatan yang berlangsung dengan khidmat ini menghadirkan Rofi Ukhrowi sebagai moderator, yang aktif memandu jalannya diskusi dan tukar gagasan bersama para peserta yang terdiri dari unsur penyuluh pertanian, perangkat desa dari seluruh desa di Kecamatan Kedungdung, hingga perwakilan kelompok tani se-Kecamatan.

Inovasi SIPELAK hadir sebagai solusi strategis untuk memaksimalkan lahan yang selama ini sering dianggap terbatas dan kurang dimanfaatkan secara optimal, khususnya lahan pekarangan rumah warga. Melalui sistem ini, setiap jengkal tanah dapat dimanfaatkan secara terencana, tertata rapi, dan produktif untuk menanam berbagai jenis tanaman pangan, sayuran beragam jenis, hingga tanaman obat keluarga yang bermanfaat bagi kesehatan.


Pemanfaatan Pekarangan Jadi Bagian Upaya Ketahanan Pangan

Dalam arahannya, kegiatan ini menekankan bahwa pemanfaatan lahan pekarangan bukan sekadar aktivitas berkebun biasa, melainkan bagian dari upaya besar untuk menjaga ketahanan pangan keluarga, menekan biaya pengeluaran untuk kebutuhan harian, hingga membuka peluang ekonomi tambahan bagi warga masyarakat.

Sebagai moderator, Rofi Ukhrowi memandu diskusi secara terstruktur agar seluruh peserta dapat memahami langkah teknis pelaksanaan, pola tanam yang tepat sesuai jenis lahan dan iklim lokal, hingga cara mengelola hasil panen agar memiliki nilai guna yang lebih baik dan nilai ekonomi yang lebih tinggi. Musyawarah ini juga menjadi wadah yang efektif untuk menyerap aspirasi serta kendala yang dihadapi warga di lapangan, sehingga program SIPELAK nantinya dapat berjalan pas sasaran dan memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat.

Diharapkan setelah kegiatan ini, inovasi SIPELAK dapat segera disosialisasikan secara menyeluruh dan diterapkan secara bertahap di seluruh desa se-Kecamatan Kedungdung. Dengan demikian, lahan pekarangan yang tadinya kosong atau kurang terawat akan berubah menjadi sumber kehidupan yang produktif, memberikan pangan sehat, serta berkelanjutan bagi masyarakat Kedungdung.

 

Penulis/Editor: Agm

×
Berita Terbaru Update