- -->

Notification

×

Iklan

Iklan

DPW NASDEM SULUT DITUDING TABRAK ATURAN DAN TIDAK SEJALAN VISI MISI DPP – Penunjukan Pengurus Sitaro Tanpa Mandat, Calon Kandidat Lansia

Rabu, 29 Juli 2026 | 7/29/2026 12:16:00 PM WIB | 0 Views Last Updated 2026-07-29T05:16:07Z
- "Visi Regenerasi Surya Paloh Ditampar Kenyataan di Sulut – DPW NasDem Dituding Langgar AD/ART"

SulutLiputan12.com – Instruksi tegas Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh mengenai militansi, solidaritas, dan regenerasi politik langsung ditampar kenyataan di Sulawesi Utara. Surya Paloh beberapa waktu lalu dengan keras menyerukan bahwa NasDem harus menjadi partai perubahan, menuntut kader yang gigih dan memberi ruang seluas-luasnya kepada generasi muda khususnya Gen Z sebagai ujung tombak menjaga peradaban dan daya saing bangsa.

"Bangsa ini tak boleh lagi hanya menggantungkan harapan pada generasi tua yang sudah usia lanjut," tegas Surya Paloh dalam salah satu kesempatan temu kader.

Namun, instruksi tersebut rupanya tidak sesuai dengan langkah yang dilakukan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) NasDem Sulawesi Utara. Langkah yang diambil saat ini dinilai berbanding terbalik bahkan melampaui kewenangan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) partai NasDem.

Viktor Mailangkay Dituding Melampaui Kewenangan, Lakukan Penunjukan Sepihak

Viktor Mailangkay, Ketua DPW NasDem Sulut, dinilai melakukan langkah provokatif yang melampaui kewenangan DPP, dengan menunjuk kepengurusan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) NasDem Kabupaten Sitaro tanpa patuh pada edaran DPP terkait proses kepengurusan DPW dan DPD. Ia juga disinyalir memanfaatkan kekuasaannya sebagai pejabat teras di Sulut untuk bertindak di luar aturan partai.

Alih-alih mencetak kader tangguh dari Gen Z seperti yang diperintahkan Ketua Umum, Viktor justru dituding melanggar Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) partai dengan menunjuk pengurus Plt baru secara sepihak tanpa mandat dari DPP. Calon kandidat yang ditunjuk bahkan merupakan orang lansia dengan usia di atas 70 tahun.

Fakta yang lebih mengejutkan, proses penyusunan struktur DPD NasDem Sitaro dilakukan di Sekretariat DPD Partai Perindo Kabupaten Sitaro dan disaksikan langsung oleh Ketua DPD Partai Perindo Sitaro Joutje Luntungan, yang juga merupakan anggota DPRD Sitaro. Sejumlah pengurus DPD NasDem turut hadir setelah diundang oleh Ketua Fraksi NasDem DPRD Sitaro. Konfirmasi pun langsung dilayangkan kepada Sekretaris DPD NasDem Kabupaten Sitaro, Harto Narasiang.

"Kami menduga bahwa ketua DPD Sitaro partai Nasdem yang ditunjuk, hanya akan dijadikan boneka oleh partai lain untuk kepentingan tertentu," ujarnya.

Selain melanggar prosedur, Viktor juga dituding mengabaikan semangat regenerasi yang telah menjadi fokus utama partai. Ia disebut menunjuk personel DPD Sitaro yang sudah berusia lanjut dan justru mengesampingkan Gen Z yang selama ini menjadi harapan perubahan bagi partai. Sikap ini memicu kecaman keras dari internal partai NasDem.


Richard Baliung: Keberadaan Viktor Harus Dipertimbangkan Ulang

Richard Baliung, Kepala Badan Pemenangan Pemilu (Bapilu) NasDem, menyebut bahwa Viktor tidak memahami aturan partai dan tidak sejalan dengan visi yang digariskan oleh Surya Paloh.

"Keberadaan Viktor Mailangkay sebagai Ketua DPW Sulut harus dipertimbangkan ulang oleh DPP. Ini berpotensi merusak masa depan Partai NasDem," tegas Richard dengan tegas.

Menurutnya, Partai NasDem prinsipnya jelas sebagai partai perubahan dan regenerasi, sehingga tidak ada ruang untuk kepengurusan yang menabrak aturan apalagi demi kepentingan pribadi.

"Surya Paloh sudah mengingatkan, NasDem harus tetap solid dan menyatu, mengusung semangat muda yang cerdas dan energik demi membawa Indonesia melangkah maju tanpa kompromi," ujarnya.


Gen Z Jadi Kunci NasDem Tetap Relevan

Alasan kuat mengapa Partai Nasdem memprioritaskan regenerasi sangat jelas ditegaskan oleh Ketua Umum partai. Kelebihan Gen Z terletak pada pemahaman mereka terhadap dunia digital dan media sosial yang bisa digunakan untuk melawan hoaks, meningkatkan narasi perubahan, serta menjangkau pemilih pemula. Satu konten yang dibuat oleh Gen Z bisa menjangkau jutaan orang tanpa biaya besar.

Gen Z dikenal kritis dan tidak takut berbeda pendapat, berani bersuara menolak politik lama yang transaksional, serta menuntut transparansi. Generasi muda partai Nasdem yang solutif dan inovatif diharapkan bisa menjadi kader yang membawa gagasan baru ke parlemen, bukan sekadar ikut arus. Mereka juga bisa menjadi jembatan yang efektif untuk menjangkau pemilih pemula, sehingga lebih mudah masuk ke komunitas kampus maupun komunitas masyarakat muda lainnya.

Selain itu, Gen Z memiliki semangat militansi tanpa beban masa lalu karena belum terkontaminasi politik transaksional. Idealismenya masih tinggi terkait isu anti korupsi dan meritokrasi. Gen Z dinilai sebagai kunci agar NasDem tetap relevan dan mampu meraih kemenangan pada periode 2024-2029 ke depan.

Hingga berita ini diturunkan, DPW NasDem Sulut belum memberikan tanggapan resmi terkait tudingan pelanggaran AD/ART dan pelantikan yang dilakukan di sekretariat partai lain tersebut. Saat ini, DPP NasDem berada di persimpangan jalan: harus menindak tegas demi menjaga marwah partai, atau membiarkan kasus di Sulut menjadi preseden buruk bagi instruksi regenerasi yang telah digariskan secara nasional.

 

Penulis: JeEv

×
Berita Terbaru Update