PAYAKUMBUH, Liputan12com – Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPQ) Mudarma Surau Palito Jannah kembali menggelar acara Khatam Al-Qur'an dan Wisuda Iqra IV setelah beberapa tahun vakum akibat pandemi COVID-19. Kegiatan yang digelar pada Senin (15/6/2026) itu dihadiri oleh Wakil Wali Kota Payakumbuh Elzadaswarman dan diikuti 68 santri yang terdiri dari 46 peserta khatam Al-Qur'an, 14 peserta wisuda Iqra, serta delapan peserta lomba hafalan Surah Al-Fatihah.
Wakil Wali Kota Payakumbuh Elzadaswarman menegaskan bahwa Pemerintah Kota Payakumbuh di bawah kepemimpinan Wali Kota Zulmaeta terus memperkuat pembangunan sumber daya manusia berbasis nilai-nilai keagamaan. "Kami melihat pendidikan agama bukan hanya sekadar ibadah, tetapi juga wadah pembinaan karakter, kedisiplinan, dan cinta terhadap Al-Qur'an. Melalui kegiatan ini, kami ingin memberikan ruang yang positif bagi generasi muda untuk berkembang dan berprestasi," ucapnya.
Menurutnya, keberhasilan santri dalam menyelesaikan pembelajaran Al-Qur'an dan Iqra menjadi bukti nyata dukungan pemerintah terhadap pengembangan potensi anak muda sekaligus mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat. "Kita berharap santri yang wisuda hari ini dapat terus meningkatkan kualitas diri, menjunjung tinggi nilai-nilai agama, serta membawa nama baik Kota Payakumbuh di tingkat Sumatera Barat," tambahnya.
Ia menambahkan bahwa proses belajar tidak berhenti setelah wisuda, melainkan harus terus berlanjut dengan mengamalkan ajaran yang telah dipelajari. "Anak-anak kita harus terus belajar, memahami, dan mengamalkan ajaran Al-Qur'an dalam kehidupan sehari-hari. Itulah yang paling penting, bukan hanya menyelesaikan pembelajaran, tetapi bagaimana mereka dapat menjadi contoh generasi muda yang beriman, berprestasi, dan mencintai Al-Qur'an," tegasnya.
Sementara itu, Pengelola TPQ Mudarma Surau Palito Jannah, Refdinel, mengaku bersyukur karena kegiatan ini dapat kembali dilaksanakan setelah beberapa tahun vakum. "Alhamdulillah, setelah melalui masa pandemi, tahun ini kita bisa kembali menggelar acara yang penuh berkah ini. Kami berharap dukungan dari pemerintah kota, ninik mamak, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen masyarakat terus mengalir untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di Surau Palito Jannah," ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa TPQ Mudarma yang berdiri sejak 2014 pertama kali menggelar khatam Al-Qur'an pada 2016. Namun, pandemi membuat kegiatan serupa tidak dapat dilaksanakan selama beberapa tahun. "Kami berharap kolaborasi antara masyarakat dan pemerintah daerah dapat terus berkembang agar pendidikan Al-Qur'an dapat menjangkau lebih banyak anak-anak di lingkungan sekitar," pungkasnya.
Aldo




