Cirebon – Liputan12.com -- Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di lingkungan Polresta Cirebon berlangsung meriah dan penuh makna, dengan ribuan peserta dari unsur kepolisian, Bhayangkari, aparatur sipil negara, pelaku UMKM, hingga masyarakat umum yang memenuhi kawasan Mapolresta Cirebon, Jalan Raden Dewi Sartika No. 1, Sumber, Kabupaten Cirebon, pada Jumat (26/6/2026). Rangkaian kegiatan meliputi olahraga bersama, lomba tradisional berbasis kearifan lokal, joget moshing, dan pasar rakyat yang menghadirkan semangat kebersamaan yang kuat.
Kegiatan dipimpin langsung oleh Kapolresta Cirebon, Kombes Pol. Imara Utama, S.H., S.I.K., M.H., didampingi Wakapolresta Cirebon AKBP Eko Munarianto, S.I.K., M.H., serta Ketua Bhayangkari Cabang Kota Cirebon Ny. Mia Imara Utama. Turut hadir para Pejabat Utama Polresta Cirebon, Kapolsek jajaran, perwira, personel Polri, ASN, pengurus Bhayangkari, dan masyarakat dari berbagai kecamatan di Kabupaten Cirebon.
SUASANA KEBERSAAMAAN MENGHIASI PAGI HARI
Sejak pagi hari, suasana di Mapolresta Cirebon dipenuhi semangat kebersamaan dengan tidak ada sekat antara personel Polri dan masyarakat. Kegiatan diawali dengan olahraga bersama yang tidak hanya menjaga kesehatan, tetapi juga menjadi simbol solidaritas dan kekompakan antar elemen masyarakat. Gelak tawa dan interaksi hangat terlihat menghiasi setiap bagian kegiatan, memperlihatkan kedekatan yang semakin erat antara Polri dan warga.
Setelah olahraga bersama, kemeriahan berlanjut dengan berbagai lomba tradisional yang mengangkat nilai-nilai kearifan lokal. Beragam permainan rakyat yang menjadi bagian budaya masyarakat kembali dihadirkan sebagai bentuk pelestarian warisan budaya. Perlombaan tersebut tidak hanya menghibur, tetapi juga mengandung pesan tentang gotong royong, kerja sama, dan semangat persatuan yang menjadi karakter masyarakat Indonesia. Sorak sorai dari peserta dan penonton semakin memeriahkan suasana, dengan dukungan yang diberikan tanpa memandang status atau profesi.
JOGET MOSHING DAN PASAR RAKYAT SERU MERIAHKAN ACARA
Kemeriahan kemudian berlanjut dengan penampilan joget moshing yang penuh energi, dengan alunan musik yang menggema dan mengajak seluruh peserta untuk menikmati suasana kegembiraan. Kapolresta Cirebon bersama jajaran, Bhayangkari, dan masyarakat tampak menikmati hiburan tersebut sebagai bentuk kebersamaan yang mempererat hubungan emosional.
Di sisi lain, pasar rakyat menjadi pusat perhatian masyarakat dengan berbagai stan UMKM lokal yang menawarkan kuliner khas Cirebon, makanan tradisional, minuman, produk kerajinan tangan, hingga kebutuhan sehari-hari. Kehadiran pasar rakyat tidak hanya memberikan kemudahan bagi masyarakat dengan harga terjangkau, tetapi juga menjadi wadah promosi bagi pelaku UMKM untuk meningkatkan daya saing dan memperluas jaringan pemasaran. Hal ini menunjukkan komitmen Polresta Cirebon dalam mendukung ekonomi kerakyatan dan meningkatkan pendapatan masyarakat.
HADIAH UMRAH JADI PUNCAK KEMERIAHAN
Dalam kesempatan tersebut, Kapolresta Cirebon menyampaikan bahwa Hari Bhayangkara ke-80 merupakan momentum untuk memperkuat sinergitas antara Polri dengan masyarakat. "Kebersamaan adalah kunci keberhasilan menjaga keamanan dan ketertiban. Melalui kegiatan seperti ini, kita membangun kepercayaan publik dan mempererat kemitraan dengan seluruh lapisan masyarakat," ujarnya.
Puncak kemeriahan datang saat pembagian doorprize, dengan suasana haru dan penuh kebahagiaan ketika diumumkan hadiah utama berupa paket ibadah umrah. Empat orang yang beruntung memperoleh hadiah tersebut adalah IPDA Amir Ariful Mujid (Kasi TIK Polresta Cirebon), IPDA Imron, S.H. (Kanit Reskrim Polsek Astanajapura), Brigadir Bambang Tri Cahyono, S.H. (Satlantas Polresta Cirebon), serta Ny. Fetty Verawati (Bhayangkari Cabang Kota Cirebon). Rasa syukur dan haru tampak jelas dari wajah para penerima hadiah, karena memiliki nilai spiritual yang tinggi.
Selain hadiah utama, berbagai hadiah juga diberikan kepada para juara lomba tradisional sebagai bentuk apresiasi atas semangat dan sportivitas yang mereka tunjukkan. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan kondusif, dengan antusiasme masyarakat yang tinggi menjadi bukti hubungan harmonis antara Polri dan masyarakat di wilayah hukum Polresta Cirebon.
Melalui peringatan Hari Bhayangkara ke-80 ini, Polresta Cirebon menegaskan komitmennya untuk terus memberikan pelayanan profesional, modern, dan terpercaya, sekaligus memperkuat pendekatan humanis dalam setiap tugas. Semangat kebersamaan yang terbangun menjadi cerminan bahwa Polri tidak hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sahabat dan mitra masyarakat dalam mewujudkan Kabupaten Cirebon yang aman, nyaman, harmonis, dan sejahtera.
Bung Arya

