Payakumbuh – Liputan12.com -- Pemerintah Kota Payakumbuh melalui Wali Kota Zulmaeta menyalurkan bantuan keuangan sebesar Rp1 miliar kepada Pemerintah Kabupaten Agam untuk mendukung percepatan proses rekonstruksi pascabencana. Penyerahan bantuan ini menjadi wujud kepedulian antar daerah dalam menghadapi dampak musibah alam.
"Kami menyadari bahwa saat ini Kabupaten Agam sedang dalam tahap penting untuk memperbaiki infrastruktur dan memulihkan kehidupan masyarakat pascabencana. Bantuan ini kami berikan sebagai bentuk solidaritas dan dukungan moral serta materiil," ujar Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta saat menyerahkan bantuan secara resmi.
Penyerahan bantuan ditandai dengan penyerahan proposal resmi dari pihak Kabupaten Agam kepada Pemerintah Kota Payakumbuh, sesuai mekanisme yang diatur dalam kebijakan pemerintah terkait penggunaan Transfer ke Daerah (TKD). Menurut Wali Kota, bantuan ini akan digunakan secara optimal untuk keperluan rehabilitasi dan rekonstruksi wilayah terdampak, termasuk pemulihan sarana pendidikan, kesehatan, dan prasarana masyarakat.
Selain Kabupaten Agam, bantuan serupa juga dialokasikan kepada Kabupaten Lima Puluh Kota dan Kabupaten Aceh Singkil dengan nilai masing-masing Rp1 miliar. "Kami percaya bahwa dengan kerja sama dan sinergi antar daerah, proses pemulihan pascabencana dapat berjalan lebih cepat dan memberikan manfaat yang optimal bagi masyarakat," tambah Zulmaeta.
Bupati Agam Benny Warlis yang menerima bantuan secara langsung mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas dukungan yang diberikan. "Bantuan ini sangat berarti bagi kami dalam mempercepat tahapan rekonstruksi dan pemulihan kondisi masyarakat terdampak. Semoga kebaikan ini mendapatkan balasan yang berlipat ganda," ujarnya.
Acara penyerahan bantuan dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kota Payakumbuh Rida Ananda, Asisten Administrasi Umum Ifon Satria Chan, Kepala Badan Keuangan Daerah Andi Narwan, serta jajaran pejabat terkait dari kedua daerah.
Aldo



