Kendal – Liputan12.com -- Keberhasilan program pembinaan kemandirian di Lapas Pemuda Plantungan kembali terlihat melalui panen stroberi yang dilaksanakan pada Sabtu (27/6/2026). Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kepala Lapas Pemuda Plantungan, Suharno, bersama jajaran petugas dan warga binaan, sebagai bentuk apresiasi terhadap kerja keras dalam mengelola kebun stroberi yang menjadi bagian dari program pembinaan keterampilan.
Suasana panen berlangsung penuh semangat, dengan buah stroberi berwarna merah segar dipetik langsung dari kebun yang dikelola bersama. Tanaman stroberi yang tumbuh subur menjadi bukti bahwa pembinaan yang diberikan tidak hanya berbasis administratif, tetapi juga mampu menghasilkan keterampilan yang aplikatif bagi warga binaan.
Kepala Lapas Pemuda Plantungan mengatakan bahwa program pembinaan kemandirian merupakan bagian penting dari sistem pemasyarakatan yang berfokus pada pemberdayaan. "Kegiatan budidaya ini tidak hanya menghasilkan produk, tetapi juga membentuk karakter warga binaan agar memiliki semangat kerja, disiplin, serta kemampuan yang dapat menjadi bekal ketika kembali ke masyarakat," ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa seluruh tahapan budidaya stroberi, mulai dari pengolahan tanah, pemilihan bibit, penyiraman, pemupukan, hingga pengendalian hama dilakukan secara kolaboratif antara petugas dan warga binaan. Hal ini bertujuan agar warga binaan memperoleh pengetahuan praktis yang dapat diterapkan setelah menyelesaikan masa pembinaan.
Program budidaya stroberi menjadi salah satu unggulan pembinaan keterampilan di Lapas Pemuda Plantungan. Selain stroberi, beberapa program pembinaan lainnya seperti budidaya sayuran dan buah-buahan juga terus dikembangkan untuk meningkatkan kemampuan warga binaan dalam bidang pertanian.
Menurutnya, hasil panen yang melimpah menjadi motivasi bagi Lapas Pemuda Plantungan untuk terus mengembangkan program pembinaan berbasis keterampilan yang bermanfaat. "Kita berharap semakin banyak warga binaan yang mampu mengembangkan keterampilan yang telah diperoleh dan memberikan kontribusi positif bagi keluarga serta masyarakat setelah kembali ke lingkungan," tambahnya.
Kegiatan panen bersama ini juga menjadi bentuk apresiasi terhadap kerja keras warga binaan dalam mengelola kebun stroberi selama beberapa bulan terakhir. "Alhamdulillah, hasil panen yang baik menjadi bukti bahwa pembinaan yang diberikan mampu memberikan manfaat nyata bagi kemandirian mereka," ujar salah satu warga binaan yang merasa terbantu.
Melalui program pembinaan berbasis keterampilan ini, Lapas Pemuda Plantungan berkomitmen untuk terus mendukung warga binaan agar memiliki bekal yang cukup untuk menjalani kehidupan secara mandiri dan produktif setelah menyelesaikan masa pembinaan.
Redaksi

