- -->

Notification

×

Iklan

Iklan

27 PAC ISNU Se-Kabupaten Lamongan Resmi Dilantik, MKISNU PW ISNU Jawa Timur Dibuka di UNISDA Lamongan

Sabtu, 27 Juni 2026 | 6/27/2026 10:28:00 AM WIB | 0 Views Last Updated 2026-06-27T03:28:57Z

 


Lamongan– Sebanyak 27 Pengurus Anak Cabang (PAC) Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Se-Kabupaten Lamongan resmi dilantik dalam sebuah rangkaian kegiatan yang dipusatkan di Universitas Islam Darul Ulum Lamongan, Jumat (26/6/2026) siang


Kegiatan yang dihadiri sekitar 250 peserta tersebut menggabungkan dua agenda besar, yakni Pelantikan Bersama 27 PAC ISNU se-Kabupaten Lamongan yang diselenggarakan oleh Pengurus Cabang Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama Lamongan serta Pembukaan Madrasah Kader ISNU (MKISNU) yang diselenggarakan oleh Pengurus Wilayah Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama Jawa Timur.


Program MKISNU sendiri berlangsung selama tiga hari, mulai 26 hingga 28 Juni 2026,Prosesi pelantikan dipimpin langsung oleh Ketua PW ISNU Jawa Timur, Afif Hasbullah.


Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa ISNU Jawa Timur terus menunjukkan dinamika organisasi yang luar biasa.

"Hampir setiap dua minggu sekali selalu ada kegiatan ISNU di berbagai daerah di Jawa Timur. Ini menjadi bukti bahwa ISNU benar-benar hidup, bergerak, dan terus memberikan kontribusi nyata dalam pembangunan sumber daya manusia di Jawa Timur," ujarnya.


Sementara waktu , Ketua PC ISNU Lamongan yang juga Rektor UNISDA Lamongan, M. Hafidh Nashrullah, menyampaikan bahwa pelantikan serentak 27 PAC merupakan tonggak penting dalam memperkuat konsolidasi organisasi hingga tingkat kecamatan.


Menurutnya, penguatan struktur organisasi harus berjalan seiring dengan peningkatan kapasitas intelektual kader agar ISNU mampu menjadi simpul kolaborasi antara kalangan akademisi, profesional, dan masyarakat dalam menjawab tantangan pembangunan daerah maupun nasional"tuturnya.


Agenda kedua ditandai dengan pembukaan resmi MKISNU PW ISNU Jawa Timur. Hadir sebagai narasumber utama, Sekretaris Umum Pengurus Pusat Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama, Wardi Taufiq, yang menekankan pentingnya membangun jejaring profesional di kalangan intelektual Nahdliyin.


Ia menilai perkembangan teknologi, termasuk era blockchain dan transformasi digital, menuntut lahirnya talenta-talenta Nahdliyin yang memiliki kompetensi tinggi dan mampu bersaing di tingkat global.


"ISNU harus menjadi ruang bertemunya para profesional, akademisi, peneliti, dan praktisi untuk membangun jejaring yang kuat. Era blockchain dan transformasi teknologi membutuhkan SDM Nahdliyin yang unggul, adaptif, dan memiliki keahlian yang relevan," ungkapnya.


Pada kesempatan yang sama, Wakil PWNU Jawa Timur, Masykuri Bakri, mengajak seluruh kader ISNU untuk memaksimalkan potensi akademisi Nahdliyin yang telah tersebar di berbagai perguruan tinggi, lembaga riset, dan institusi dunia.


Ia menegaskan bahwa kekuatan intelektual tersebut perlu disinergikan menjadi modal besar bagi Nahdlatul Ulama melalui penguatan intellectual capital dan networking capital, sehingga mampu memberikan kontribusi yang lebih luas bagi kemajuan umat, bangsa, dan peradaban.


Rangkaian kegiatan yang berlangsung di Kampus UNISDA Lamongan ini dihadiri sekitar 250 peserta yang terdiri atas para kiai, ulama, akademisi, profesional, serta pengurus ISNU dari berbagai daerah di Jawa Timur. 


Selain menjadi momentum penguatan kelembagaan melalui pelantikan 27 PAC ISNU se-Kabupaten Lamongan, kegiatan ini juga menjadi awal proses kaderisasi intelektual melalui MKISNU yang diharapkan mampu melahirkan kader-kader sarjana Nahdliyin yang berintegritas, profesional, serta siap menjawab tantangan zaman 

( Ther )

×
Berita Terbaru Update