PAYAKUMBUH, liputan12.com - Wali Kota Payakumbuh, Zulmaeta, secara resmi menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan tiga institusi pendidikan tinggi dan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Payakumbuh. Kerjasama ini melibatkan Universitas Fort De Kock Bukittinggi, Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh, Poltekkes Pengadaan Nasional Pekanbaru, serta BNN Kota Payakumbuh, dengan tujuan untuk mendorong perkembangan daerah melalui sumber daya manusia yang berkualitas dan lingkungan yang bersih dari narkoba.
Acara penandatanganan yang berlangsung di ruang kerja Wali Kota pada Selasa (5/5/2026) diisi dengan harapan besar terkait implementasi kerja sama yang akan datang. "Semoga kerja sama ini berjalan dengan baik dan memberikan hasil yang maksimal bagi kita semua, bermanfaat bagi masyarakat Kota Payakumbuh, mampu mendorong terciptanya SDM yang unggul dan berintegritas serta menciptakan lingkungan yang bersih dari narkoba di Kota Payakumbuh," ujar Wali Kota Zulmaeta dalam sambutannya.
Dalam kesempatan tersebut, Pemerintah Kota (Pemko) Payakumbuh menjalin kerja sama dengan tiga perguruan tinggi yaitu Universitas Fort De Kock Bukittinggi, Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh, dan Poltekkes Pengadaan Nasional Pekanbaru dengan fokus pada pengembangan implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi. Sementara itu, kerja sama dengan BNN Kota Payakumbuh difokuskan pada upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika di wilayah Kota Payakumbuh.
Zulmaeta menyampaikan bahwa kerja sama yang dilakukan ini merupakan langkah strategis yang dirancang untuk mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) Kota Payakumbuh sekaligus memperkuat upaya pemerintah daerah dalam menciptakan lingkungan yang aman dan sehat dari ancaman narkoba.
"Suatu daerah tidak akan maju tanpa didukung oleh SDM yang berkualitas serta tanpa ilmu pengetahuan, kita tidak akan mampu berkembang secara optimal. Kerja sama dengan perguruan tinggi ini diharapkan dapat menjadi jembatan untuk menghubungkan dunia pendidikan dengan kebutuhan pembangunan daerah," ujar Zulmaeta.
Ia berharap, melalui kerja sama ini akan lahir berbagai inovasi serta program nyata yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kota Payakumbuh. Selain itu, kerja sama ini juga diharapkan dapat meningkatkan kualitas pengelolaan pendidikan di daerah serta memperkuat marwah dan reputasi masing-masing institusi yang terlibat.
Lebih lanjut, kerja sama dengan ketiga perguruan tinggi tersebut diarahkan pada penguatan implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi secara menyeluruh, yang mencakup tiga pilar utama yaitu pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Dalam ranah pendidikan, kerja sama akan mencakup program pemagangan, pengembangan kurikulum yang sesuai dengan kebutuhan daerah, serta peningkatan akses pendidikan bagi masyarakat Payakumbuh. Sementara itu, bidang penelitian akan difokuskan pada isu-isu strategis yang berkaitan dengan pembangunan daerah, dan pengabdian masyarakat akan menggerakkan mahasiswa serta dosen untuk turut serta dalam berbagai program pembangunan di masyarakat.
Wali Kota juga menegaskan bahwa permasalahan narkotika saat ini merupakan ancaman serius yang dapat merusak masa depan generasi muda Kota Payakumbuh. "Karena itu, diperlukan kerja sama yang kuat dan sinergis antara pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan untuk menciptakan lingkungan aman dan tentram yang bersih dari narkoba," pungkasnya.
Oleh karena itu, kerja sama dengan BNN Kota Payakumbuh difokuskan pada penguatan program P4GN (Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika) melalui berbagai upaya konkrit. Di antaranya adalah penyelenggaraan edukasi masyarakat tentang bahaya narkoba, peningkatan kesadaran akan pentingnya menjaga diri dari ancaman narkotika, serta penguatan kerja sama dalam pengawasan dan penindakan terhadap pelaku peredaran narkoba di wilayah Kota Payakumbuh.
Penulis : Aldo



