- -->

Notification

×

Iklan

Iklan

Walikota Zulmaeta Inspeksi Menyeluruh Kendaraan Dinas, Tegaskan Perlunya Tanggung Jawab Terhadap Aset Negara

Selasa, 12 Mei 2026 | 5/12/2026 07:59:00 PM WIB | 0 Views Last Updated 2026-05-12T12:59:46Z
BPBD Payakumbuh Juga Gelar Pemeriksaan Armada untuk Siap Tanggapi Bencana

PAYAKUMBUH, Liputan12.com – Wali Kota Payakumbuh, Zulmaeta, melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap seluruh kendaraan dinas di lingkungan kantor walikota dalam rangka memastikan armada pemerintah tetap dalam kondisi prima, administrasi tertib, serta digunakan sesuai dengan peruntukan yang telah ditetapkan. Acara apel dan pemeriksaan kendaraan dinas berlangsung di halaman Balai Kota Payakumbuh pada hari Senin (11/05/2026).

"Kendaraan dinas merupakan fasilitas negara yang diperuntukkan untuk mendukung pelayanan kepada masyarakat, sehingga seluruh aparatur sipil negara sebagai pengguna wajib menjaga, memeliharanya dengan baik, merawat secara bertanggung jawab, menggunakan sesuai peruntukan, serta memastikan kelengkapan administrasi maupun kondisi fisiknya tetap prima," tegas Wali Kota Zulmaeta dalam sambutannya.

Pada kesempatan tersebut, pemeriksaan dilakukan terhadap total 41 unit kendaraan dinas roda empat dan 91 unit kendaraan dinas roda dua yang digunakan oleh Sekretariat Daerah, Dinas Komunikasi dan Informatika, serta Badan Keuangan Daerah. Proses pemeriksaan tidak hanya meliputi dokumen administrasi seperti Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) dan bukti pembayaran pajak kendaraan, tetapi juga mengecek secara langsung kondisi fisik kendaraan, kelayakan mesin, sistem kelistrikan, hingga kelengkapan perlengkapan operasional yang diperlukan.


Wali Kota Zulmaeta menjelaskan bahwa langkah ini bertujuan untuk memastikan secara langsung seluruh kendaraan dinas terdata dengan baik, terawat secara optimal, dan digunakan sesuai dengan peruntukannya secara efisien untuk mendukung kinerja pelayanan publik di masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Menurutnya, pemeriksaan kendaraan dinas sebagai aset negara bukan sekadar agenda administratif rutin, melainkan bagian penting dari upaya penguatan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan profesional.

"Ini bagian dari integritas dan akuntabilitas kita sebagai aparatur negara. Setiap fasilitas yang diberikan negara harus kita kelola dengan sebaik-baiknya untuk kepentingan masyarakat," ujarnya.

Ia juga mengingatkan secara tegas agar tidak ada kendaraan dinas yang digunakan di luar kepentingan kedinasan maupun untuk kepentingan pribadi, karena hal tersebut menyangkut disiplin dan tanggung jawab aparatur terhadap aset negara. "Bila ditemukan ketidaksesuaian, segera lakukan penertiban dan pembenahan sesuai ketentuan. Jangan menunggu teguran dari pihak manapun, karena ini adalah tanggung jawab kita bersama," katanya.



Wali Kota Zulmaeta menilai bahwa disiplin dalam merawat kendaraan dinas, termasuk penggunaan bahan bakar minyak sesuai dengan aturan yang berlaku serta pelaporan kondisi kendaraan secara berkala, menjadi salah satu cerminan tanggung jawab aparatur dalam menjalankan tugas pelayanan publik. "Dengan sarana yang terawat baik, saya yakin kinerja birokrasi kita akan semakin cepat, tepat, dan akuntabel dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat," ucapnya.

Dalam kesempatan yang sama, ia juga menyampaikan arahan Presiden Prabowo Subianto terkait pentingnya penghematan energi dan efisiensi penggunaan bahan bakar minyak di tengah ketidakpastian ekonomi global serta upaya menjaga ketahanan energi nasional. "Kita harus menjadi contoh dalam penggunaan energi yang efisien dan bertanggung jawab, termasuk dalam penggunaan kendaraan dinas," tambahnya.

Wali Kota Zulmaeta juga mengapresiasi Sekretariat Daerah, Dinas Komunikasi dan Informatika, Badan Keuangan Daerah serta seluruh OPD lain yang telah aktif mendukung pelaksanaan kegiatan ini sebagai bagian dari penguatan pengawasan terhadap aset daerah. "Mari kita jaga aset daerah sebagai bentuk tanggung jawab kita sebagai aparatur sipil negara yang selalu berpihak kepada kepentingan masyarakat," tuturnya.

Sementara itu, pada saat yang bersamaan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Payakumbuh juga menggelar pemeriksaan menyeluruh terhadap kendaraan dinas yang digunakan oleh instansi tersebut usai pelaksanaan apel pagi. Kepala Pelaksana BPBD Payakumbuh, Devitra, menjelaskan bahwa pemeriksaan ini dilakukan sesuai dengan arahan Wali Kota Zulmaeta.

"Sesuai arahan Wali Kota Zulmaeta, BPBD memeriksa 7 unit kendaraan dinas roda empat dan 14 unit kendaraan roda dua yang digunakan oleh kepala pelaksana, sekretaris, pejabat struktural, hingga pejabat fungsional untuk memastikan kesiapan armada operasional dalam mendukung pelayanan kebencanaan," ujar Devitra.

Proses pemeriksaan di BPBD meliputi verifikasi dokumen STNK, pemeriksaan kondisi mesin dan sistem kelistrikan, kondisi fisik kendaraan mulai dari ban hingga lampu, pembayaran pajak, serta keabsahan plat nomor kendaraan. Semua langkah ini dilakukan untuk memastikan seluruh kendaraan operasional dalam kondisi layak dan siap digunakan kapan saja di lapangan saat terjadi kejadian bencana.

"Sebagaimana disampaikan Wali Kota Zulmaeta, menjaga aset daerah bukan hanya soal merawat kendaraan secara fisik, tetapi juga menjaga kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah. Jika seluruh aparatur disiplin dan bertanggung jawab dalam mengelola aset negara, maka pelayanan publik yang cepat, tepat, dan profesional akan semakin mudah diwujudkan," pungkas Devitra.


Penulis : Aldo 

×
Berita Terbaru Update