![]() |
| BRI Ngawi Juga Kontribusi, Penyaluran Triwulan 1 Capai Rp 279 Juta untuk 5.942 Debitur |
NGAWI, Liputan12com – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk melalui Regional Office (RO) Malang menunjukkan komitmen yang sangat kuat dalam memperkuat ekonomi kerakyatan dengan fokus pada pemberdayaan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Hingga akhir Maret 2026, BRI RO Malang telah mencatatkan pencapaian gemilang dengan penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebesar Rp 5,557 triliun yang disalurkan kepada sebanyak 117.387 debitur di wilayah kerja yang mencakup berbagai kabupaten dan kota di sekitar Malang Raya. (25 Mei 2026)
Penyaluran KUR yang masif ini merupakan langkah strategis BRI dalam mendorong para pelaku UMKM agar semakin produktif dan memiliki kemampuan untuk naik kelas, sehingga dapat berkontribusi lebih besar dalam perekonomian nasional.
Regional Micro Banking Head BRI RO Malang, Tito Witarnawan, menyampaikan bahwa penyaluran KUR di wilayah kerjanya didominasi oleh sektor-sektor yang sangat strategis bagi kehidupan masyarakat dan pertumbuhan ekonomi daerah. Hingga Maret 2026, sektor pertanian, perikanan, dan perdagangan memegang porsi terbesar yakni mencapai 47,29% dari total penyaluran KUR.
“Hal ini menunjukkan bahwa pembiayaan yang kami salurkan secara fokus diarahkan untuk mendukung aktivitas usaha yang memberikan nilai tambah nyata bagi perekonomian lokal maupun nasional. Secara geografis, penyaluran KUR terbanyak berada di wilayah Kabupaten Blitar, Ponorogo, dan Kediri, yang menjadi pusat aktivitas ekonomi produktif di wilayah tersebut,” ujar Tito dengan bangga.
Ia menambahkan bahwa akses permodalan yang lebih mudah dan terjangkau melalui program KUR memberikan kesempatan emas bagi para pelaku usaha di wilayah Malang Raya dan sekitarnya untuk meningkatkan kapasitas produksi, membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat sekitar, hingga memperkuat daya saing ekonomi daerah secara keseluruhan.
Langkah strategis yang dilakukan oleh BRI RO Malang ini juga selaras dengan program Astacita Pemerintah yang bertujuan untuk memperkuat struktur ekonomi nasional melalui pemberdayaan UMKM dan pemerataan pembangunan ekonomi di seluruh pelosok tanah air.
“Ini adalah bagian penting dari peran BRI sebagai bank rakyat dalam memperkuat ekonomi berbasis UMKM. Selain memperluas akses pembiayaan, kami juga secara aktif mendorong peningkatan kapasitas usaha melalui berbagai program pemberdayaan yang dirancang khusus. Tujuannya adalah agar para pelaku usaha tidak hanya mendapatkan modal, tetapi juga memiliki kemampuan untuk mengelola usaha mereka secara berkelanjutan dan profesional,” imbuhnya.
Dukungan yang diberikan oleh BRI tidak hanya sebatas pada pemberian kredit, melainkan juga mencakup pendampingan usaha secara langsung dan edukasi finansial yang komprehensif. Tito menegaskan bahwa BRI berkomitmen untuk menjadi mitra terpercaya bagi para pelaku usaha dengan memastikan setiap debitur dapat mengelola usahanya secara bertanggung jawab dan mengembangkan bisnisnya dengan baik.
Ke depan, BRI RO Malang sangat optimis dapat terus menjadi motor penggerak ekonomi lokal dengan tetap fokus pada pemberdayaan sektor-sektor produktif yang menjadi tulang punggung perekonomian rakyat.
“Kami berkomitmen untuk terus mendampingi perkembangan UMKM di wilayah ini, tidak hanya melalui pemberian modal tetapi juga dengan berbagai program pelatihan dan pendampingan. Kami juga aktif mendorong para pelaku usaha untuk melek digital dan memanfaatkan berbagai platform e-commerce yang ada, sehingga jangkauan pasar usaha mereka dapat semakin luas dan benar-benar mampu untuk naik kelas,” tegas Tito dengan penuh semangat.
Sebagai informasi tambahan, pada tahun 2025 lalu BRI Regional Office Malang telah berhasil menyalurkan KUR sebesar Rp 20,359 triliun kepada sebanyak 472.748 debitur. Pada masa itu juga, sektor pertanian, perikanan, dan perdagangan mendominasi dengan porsi sebesar 53,03% dari total penyaluran.
Sementara itu, untuk wilayah Kabupaten Ngawi yang menjadi bagian dari wilayah kerja BRI RO Malang, penyaluran KUR juga menunjukkan perkembangan yang positif. Di bawah kepemimpinan Pimpinan Cabang (Pinca) BRI Ngawi Israhadi Aprihanto, pada triwulan pertama tahun 2026 saja telah berhasil menyalurkan KUR sebesar Rp 279.619.000 yang diperoleh oleh sebanyak 5.942 debitur UMKM di seluruh wilayah Kabupaten Ngawi (Biro Ngawi).
Penulis : Kabiro Ngawi
