![]() |
| Indeks Reformasi Birokrasi Capai 84,02 dengan Predikat "A-" |
PAYAKUMBUH, Liputan12com – Pemerintah Kota Payakumbuh kembali mencatat capaian positif dalam pelaksanaan reformasi birokrasi. Berdasarkan hasil evaluasi Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) tahun 2025, Indeks Reformasi Birokrasi Kota Payakumbuh meningkat menjadi 84,02 dengan predikat "A-", meningkat dari angka 83,28 tahun sebelumnya.
Kepala Bagian Organisasi Sekretariat Daerah Kota Payakumbuh, David Bachri David, menyampaikan bahwa capaian ini menjadi bukti bahwa langkah-langkah pembenahan birokrasi yang dilakukan di bawah kepemimpinan Wali Kota Payakumbuh telah memberikan hasil nyata. "Kami sangat bersyukur bahwa upaya reformasi birokrasi yang kami lakukan secara berkelanjutan telah memberikan hasil yang memuaskan," ujarnya pada Rabu (20/05/2026).
Hasil evaluasi ini tertuang dalam Surat KemenPAN-RB Nomor B/314/RB.06/2026 tertanggal 10 April 2026 tentang Hasil Evaluasi Pelaksanaan Reformasi Birokrasi Tahun 2025. Evaluasi dilakukan sesuai dengan amanat Peraturan Presiden Nomor 81 Tahun 2010 tentang Grand Design Reformasi Birokrasi 2010–2025 serta Peraturan Menteri PAN-RB Nomor 3 Tahun 2023 tentang Road Map Reformasi Birokrasi 2020–2024.
Menurut David, evaluasi reformasi birokrasi bertujuan untuk mengukur kemajuan pelaksanaan reformasi dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang efektif, responsif, dan kolaboratif, sekaligus membangun budaya kerja aparatur sipil negara yang profesional dengan menerapkan nilai-nilai BerAKHLAK.
"Evaluasi ini juga menjadi dasar untuk memberikan rekomendasi perbaikan agar capaian reformasi birokrasi dapat terus ditingkatkan," tambahnya.
David menjelaskan bahwa reformasi birokrasi di Kota Payakumbuh tidak hanya fokus pada aspek administratif, tetapi juga mendorong perubahan pola kerja aparatur agar lebih adaptif, responsif, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat dengan cepat serta transparan.
Pemerintah Kota Payakumbuh juga terus memperkuat penerapan pemerintahan berbasis digital serta budaya kerja BerAKHLAK di seluruh perangkat daerah sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik. "Kemenangan ini merupakan hasil kerja sama seluruh perangkat daerah. Capaian ini akan menjadi motivasi untuk terus melakukan pembenahan dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat," pungkasnya.
Penulis : Aldo
