![]() |
| Insiden Sempat Kendalikan Arus Lalu Lintas, Warga Minta Pengamanan Lebih Ketat |
JEPARA, Liputan12.com – Insiden kecelakaan lalu lintas terjadi di depan Balai Desa Krasak, Kecamatan Pecangaan, Jepara pada hari Kamis (14/05/2026) sekitar pukul 06.00 WIB. Kejadian terjadi saat arus lalu lintas mulai padat akibat aktivitas warga yang sedang berangkat kerja ke kawasan industri.
Pengendara sepeda motor jenis Honda PCX, seorang warga Bangsri yang bekerja di kawasan pabrik Mayong, menjadi korban setelah tersenggol oleh sebuah mobil yang diduga berusaha menghindari tabrakan dengan bus yang sedang menyalip kendaraan di depannya.
Dari informasi yang diperoleh awak media di lokasi, kecelakaan bermula ketika sebuah bus melaju mencoba menyalip kendaraan di depannya. Pada saat bersamaan, sebuah mobil dari arah berlawanan yang diduga terkejut dengan gerakan bus tersebut langsung membanting setir untuk menghindari benturan.
Sayangnya, tindakan menghindar yang mendadak tersebut membuat mobil bergeser ke badan jalan dan menyenggol pengendara PCX yang sedang melintas di depannya. Benturan keras tak terhindarkan, membuat pengendara motor kehilangan keseimbangan dan terjatuh di sisi jalan. Warga sekitar yang menyaksikan kejadian segera bergerak untuk memberikan pertolongan pertama.
Beruntungnya, korban hanya mengalami luka ringan dan masih dalam kondisi sadar. Warga yang berada di lokasi langsung membawa korban ke puskesmas terdekat untuk mendapatkan penanganan medis. "Korban masih sadar, hanya luka-luka ringan, tadi langsung dibawa ke puskesmas," ujar salah satu warga yang turut membantu.
Insiden kecelakaan sempat membuat arus lalu lintas tersendat sesaat karena banyaknya warga yang berhenti di sekitar lokasi untuk melihat dan membantu korban. Setelah kejadian, pihak kepolisian segera melakukan pengecekan di lokasi. Saat dikonfirmasi awak media, petugas menyampaikan bahwa korban maupun kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan sudah tidak berada di tempat kejadian.
Ruas jalan Krasak Pecangaan merupakan salah satu jalur dengan lalu lintas padat, terutama pada pagi dan petang hari saat pekerja berangkat dan pulang dari kawasan industri Mayong. Kondisi ini membuat potensi terjadinya kecelakaan menjadi cukup tinggi.
Warga berharap pihak terkait dapat mengambil langkah konkret untuk meningkatkan pengamanan lalu lintas di ruas jalan tersebut, termasuk melakukan pengawasan terhadap kendaraan besar seperti bus yang kerap melaju dengan kecepatan tinggi.
Hingga berita ini dibuat, kondisi lalu lintas di lokasi telah kembali normal dan tidak terlihat lagi kepadatan seperti sesaat setelah kejadian.
Penulis : Gun JPR
