- -->

Notification

×

Iklan

Iklan

Sekda Kota Payakumbuh Rida Ananda Tampil Sebagai Mentor pada Seminar Proyek Perubahan di LAN RI

Senin, 04 Mei 2026 | 5/04/2026 11:51:00 PM WIB | 0 Views Last Updated 2026-05-04T16:51:30Z

JAKARTA, liputan12.com - Sekretaris Daerah Kota Payakumbuh, Rida Ananda, telah berpartisipasi sebagai mentor dalam seminar rancangan Proyek Perubahan Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II yang diselenggarakan di Gedung Graha Wisesa, Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI, Jakarta pada Senin (4/4/2026). Kegiatan ini menjadi wadah bagi para pejabat untuk mengembangkan dan mempresentasikan gagasan transformatif yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik di daerah masing-masing.

Dalam kesempatan tersebut, Sekda Rida secara khusus membimbing dua perwakilan Pemko Payakumbuh, yaitu Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Delni Putra, dan Kepala Dinas Pendidikan, Nalfira, yang masing-masing mempresentasikan rancangan proyek perubahan mereka di hadapan tim penguji yang terdiri dari para ahli dan praktisi di bidang pemerintahan.

Rida Ananda dalam sambutannya menekankan bahwa kedua proyek perubahan yang digagas oleh dua Kepala Dinas tersebut selaras penuh dengan semangat dan arahan yang disampaikan oleh Wali Kota Payakumbuh, Zulmaeta, dalam mewujudkan pemerintahan yang memiliki kehadiran yang nyata dan manfaat yang dirasakan secara langsung oleh seluruh masyarakat Kota Payakumbuh.



"Kita sangat berharap implementasi kedua proyek perubahan ini tidak hanya menjadi bentuk hasil dari pelatihan yang diikuti, tetapi benar-benar bermanfaat bagi masyarakat Kota Payakumbuh dan dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam mengembangkan inovasi pelayanan publik," ujar Rida.

Selain itu, Sekda Rida juga menegaskan bahwa proses peningkatan kompetensi manajerial yang diikuti oleh dua Kepala Dinas Pemko Payakumbuh dalam rangka PKN Tingkat II ini bukanlah tujuan akhir dari seluruh upaya pembinaan sumber daya manusia pemerintah daerah.

"Kompetensi yang diperoleh haruslah bermuara pada terciptanya inovasi pelayanan publik yang lebih prima, efisien, dan berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat. Kita tidak hanya berusaha meningkatkan kapasitas individu, tetapi juga membangun sistem pemerintahan yang lebih responsif terhadap kebutuhan warga," tambahnya.

Di hadapan tim penguji yang terdiri dari Coach Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah serta perwakilan LAN RI, Kepala Dinas Pendidikan Nalfira dengan penuh semangat memperkenalkan konsep inovatif bernama "Kelas Bernalar". Konsep ini merupakan strategi konkret yang dirancang untuk mendongkrak kemampuan literasi dan numerasi pada siswa Sekolah Dasar di seluruh Kota Payakumbuh, dengan pendekatan yang lebih interaktif dan terintegrasi dengan kehidupan sehari-hari siswa.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Delni Putra memaparkan pendekatan baru dalam pengelolaan persampahan melalui konsep ekonomi sirkular. Proyek perubahan ini tidak hanya bertujuan untuk mengelola sampah secara efektif, tetapi juga sekaligus mendorong kemandirian lingkungan di tingkat masyarakat dengan mengembangkan unit usaha kecil yang berbasis pada daur ulang sampah dan produk ramah lingkungan.

Menanggapi kedua paparan yang disampaikan oleh para peserta pelatihan, Sekda Rida menyatakan dukungan penuh dari pemerintah kota terhadap dua proyek perubahan tersebut. Menurutnya, peningkatan kemampuan literasi dan numerasi pada anak didik SD merupakan investasi jangka panjang yang akan berdampak pada peningkatan kualitas sumber daya manusia Kota Payakumbuh di masa depan.

"Di sisi lain, strategi pengolahan sampah dari hulu yang digagas oleh Dinas Lingkungan Hidup diyakini mampu mengurangi beban lingkungan secara signifikan sekaligus membangun kesadaran kolektif di kalangan warga Payakumbuh tentang pentingnya menjaga kebersihan dan kelestarian alam," jelas Rida.

Pelayanan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II sendiri merupakan program pelatihan yang berlangsung selama beberapa bulan, mulai dari tanggal 2 Maret hingga 12 Juli 2026, dan diikuti oleh ratusan Pejabat Tinggi Pratama dari berbagai kementerian, lembaga negara, serta pemerintah daerah dari seluruh pelosok Indonesia.

Pelatihan tahun ini mengusung tema "Kepemimpinan Adaptif untuk Mewujudkan Organisasi Publik yang Resilien Melalui Manajemen Risiko dan Inovasi Pelayanan Publik", yang menjadi cerminan dari kebutuhan akan birokrasi modern yang lincah, adaptif terhadap perubahan, dan selalu berorientasi pada dampak nyata bagi kemajuan masyarakat dan negara.


Penulis : Aldo

×
Berita Terbaru Update