![]() |
| Satu Pasien Meninggal, Satu Orang Kritis Diduga Akibat Menghirup Asap |
SURABAYA, Liputan12.com – Polsek Gubeng sedang menyelidiki penyebab pasti kebakaran yang terjadi di lantai 5 gedung Pusat Pelayanan Jantung Terpadu (PPJT) RSUD Dr Soetomo Surabaya pada hari Jumat (15/05/2026) pagi. Dalam peristiwa tersebut, seorang pasien berinisial S (46), warga Desa Kapuan, Cepu, Blora, meninggal dunia, sedangkan satu orang lainnya dalam kondisi kritis.
Kapolsek Gubeng Kompol Eko Sudarmanto menjelaskan bahwa penyelidikan penyebab kebakaran masih berlangsung dan pihaknya belum melakukan pemeriksaan mendalam karena masih menunggu konfirmasi dari pihak pemadam kebakaran. "Masih diselidiki lebih lanjut (terkait penyebab). Sementara belum masuk (Tim Inafis). Nunggu penyerahan dari pemadam. Nanti kalau sudah dinyatakan clear oleh pemadam baru kita cek penyelidikan ya," ujarnya pada hari yang sama.
Ia menambahkan bahwa apabila diperlukan, penyelidikan akan melibatkan Tim Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Jawa Timur untuk mendapatkan hasil yang lebih akurat. "Informasi tadi ada satu meninggal ada yang kritis. Sementara masih ditangani oleh pihak rumah sakit. Kewenangan pihak rumah sakit," terangnya.
Sebelumnya, kebakaran terjadi di ruang bedah jantung lantai 5 gedung PPJT pada pukul 06.33 WIB. Ketua Tim Operasional Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Surabaya Trianjaya mengatakan bahwa pihaknya segera merespon dengan mengerahkan sebanyak 13 Unit Tempur, 2 Unit Brontoskylift (55 meter dan 42 meter) untuk memadamkan api. Api pokok berhasil dipadamkan sekitar pukul 07.35 WIB.
"Tadi sempat dievakuasi ada dua dari lantai 6. Kondisi satu kritis dan satu MD (meninggal dunia). Nanti bisa dikroscek lagi ke RSUD Dr Soetomo. Untuk lainnya Alhamdulillah sempat dievakuasi sebelum api membesar, dievakuasi oleh tim PMK dan tim dari RSUD Dr Soetomo," ujar Trianjaya saat ditemui di lokasi.
Menurutnya, korban yang meninggal dan dalam kondisi kritis diduga mengalami masalah pernapasan akibat menghirup asap dari kebakaran. Jumlah total pasien yang dievakuasi belum dapat dipastikan secara pasti. Pihak pemadam kebakaran menduga titik api berasal dari lantai 5 dengan dugaan awal penyebabnya adalah korsleting listrik, meskipun pemeriksaan lebih lanjut masih dilakukan untuk memastikan hal tersebut.
Seluruh pasien yang berada di gedung PPJT telah dievakuasi ke gedung lain di RSUD Dr Soetomo agar dapat terus mendapatkan perawatan medis yang diperlukan.
Penulis : Redaksi

