![]() |
| Bayi Baru Lahir Ditemukan di Area Perkebunan, Segera Dievakuasi ke Puskesmas |
KENDAL, Liputan12.com – Warga Dusun Kedungwungu, Desa Kedunggading, Kecamatan Ringinarum, Kabupaten Kendal digegerkan dengan penemuan seorang bayi laki-laki dalam kondisi masih hidup di area perkebunan pada hari Rabu (13/05/2026) sekitar pukul 03.15 WIB. Kejadian ini membuat masyarakat sekitar dan pihak berwenang segera bergerak untuk memberikan pertolongan.
Kepala Desa Kedunggading, Kafidlin, menjelaskan bahwa penemuan bayi bermula saat seorang warga mendengar suara tangisan yang berasal dari arah kebun milik warga setempat. Karena merasa curiga dengan suara yang terdengar pada dini hari tersebut, warga tersebut kemudian segera menghubungi pihak kepala desa.
“Saya bersama bidan desa langsung menuju lokasi sumber suara tersebut untuk memastikan apa yang sebenarnya terjadi,” kata Kafidlin pada hari yang sama. Sesampainya di lokasi, mereka mendapati seorang bayi laki-laki tergeletak di area kebun dalam kondisi yang membutuhkan pertolongan segera.
Setelah ditemukan, bayi tersebut langsung dievakuasi dan dibawa ke Puskesmas Ringinarum untuk mendapatkan penanganan medis yang diperlukan. Menurut Kafidlin, kondisi bayi menunjukkan bahwa ia baru saja lahir. “Bayi itu diperkirakan baru lahir karena kondisinya masih merah, masih ada darah pada tubuhnya, dan tali pusarnya juga belum dipotong,” ujarnya.
Hasil pemeriksaan medis menunjukkan bahwa bayi tersebut memiliki berat badan 2,4 kilogram dan panjang tubuh 46 sentimeter, serta dalam kondisi sehat. Kapolsek Gemuh IPTU Zarkoni menjelaskan bahwa saat ditemukan, bayi laki-laki itu tergeletak di kebun dengan tubuh diselimuti rok panjang berwarna biru muda.
“Kami sudah segera mendatangi lokasi kejadian, melakukan pemeriksaan awal, meminta keterangan dari saksi-saksi yang ada, serta berkoordinasi erat dengan tim Inafis dan Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Kendal untuk melakukan penyelidikan mendalam guna mengungkap pelaku yang tega meninggalkan bayi tersebut di area perkebunan,” ujar Zarkoni.
Sampai saat ini, pihak kepolisian masih terus melakukan penyelidikan dan pengumpulan bukti untuk mengungkap identitas pihak yang melakukan pembuangan bayi serta alasan di balik peristiwa tersebut. Pihak berwenang juga mengimbau masyarakat yang memiliki informasi terkait kejadian ini untuk segera menghubungi pihak kepolisian agar kasus ini dapat segera terungkap dengan jelas.
Penulis : Nurjanah
