- -->

Notification

×

Iklan

Iklan

Peduli Lingkungan dan Dukungan Sosial, Babinsa Paron dan Bhabinkamtibmas Dampingi Pengobatan Warga Gangguan Jiwa

Rabu, 20 Mei 2026 | 5/20/2026 01:47:00 PM WIB | 0 Views Last Updated 2026-05-20T06:47:52Z
Pasien Diumpan Dari RS Jiwa Solo ke Rumah LKS Asyifa Ngawi

NGAWI, Liputan12com – Babinsa Koramil Paron Pelda Suhartono bersama Bhabinkamtibmas Kecamatan Paron menunjukkan bentuk kepedulian terhadap masyarakat dengan melakukan pendampingan terhadap warga Desa Sirigan, Kecamatan Paron, Kabupaten Ngawi, yang mengalami gangguan kejiwaan. Kegiatan ini dilakukan saat mengawal pasien Nur Wahidin (37 tahun) dari Rumah Sakit Jiwa Dr. Arif Zainudin Surakarta, Solo, menuju Rumah Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) Asyifa yang berlokasi di Kecamatan Ngrambe, Kabupaten Ngawi, pada hari Rabu (20/05/2026).

Menurut keterangan dari keluarga pasien, Nur Wahidin telah mengalami depresi selama kurang lebih satu tahun terakhir. Kondisinya membutuhkan penanganan medis yang intensif serta pendampingan khusus agar dapat berangsur pulih dan kembali menjalani aktivitas sehari-hari.

Pelda Suhartono menjelaskan bahwa pendampingan ini merupakan bentuk nyata dari kepedulian TNI-Polri terhadap masyarakat, terutama bagi warga yang membutuhkan perhatian dan dukungan sosial tambahan. "Kami bersama Bhabinkamtibmas berupaya memberikan rasa aman dan semangat kepada keluarga pasien selama proses perawatan berlangsung. Harapannya, dengan perawatan yang baik di Rumah LKS Asyifa, kondisi pasien dapat segera membaik dan ia dapat kembali bergabung dengan lingkungan masyarakat," ujarnya.

Kegiatan pendampingan ini juga menjadi wujud dari sinergitas yang kuat antara TNI dan Polri dalam memberikan bantuan kepada warga yang mengalami kesulitan, termasuk dalam menangani kasus orang dengan gangguan jiwa (ODGJ). Kolaborasi ini bertujuan untuk memastikan bahwa setiap warga yang membutuhkan mendapatkan perhatian dan dukungan yang tepat sesuai dengan kebutuhannya.

Sementara itu, pihak keluarga Nur Wahidin mengungkapkan rasa terima kasih yang mendalam atas bantuan dan perhatian yang diberikan oleh Babinsa dan Bhabinkamtibmas selama proses pengobatan dan pemindahan pasien berlangsung. "Kami sangat bersyukur ada pihak aparat yang peduli dan membantu kami dalam menangani kondisi keluarga kami. Dukungan moral dan bantuan praktis yang diberikan sangat berarti bagi kami," ujar salah satu anggota keluarga.

Dengan adanya kepedulian dari aparat kewilayahan seperti ini, diharapkan masyarakat semakin menyadari pentingnya memberikan dukungan moral dan sosial bagi penderita gangguan kejiwaan. Hal ini diperlukan agar mereka dapat memperoleh perawatan yang optimal dan kembali menjalani kehidupan secara normal di tengah lingkungan masyarakat, serta menghindari stigma negatif yang seringkali menyertai kasus gangguan jiwa.


Penulis : Kabiro Ngawi 

×
Berita Terbaru Update