Produk lokal dan program ketahanan pangan menjadi daya tarik utama, targetkan juara untuk membanggakan Kota Payakumbuh
Payakumbuh, liputan12.com – Kiprah Kelompok Dasa Wisma Anggrek 1 Kelurahan Bulakan Balai Kandi, Kota Payakumbuh, terus bersinar dan mencuri perhatian seluruh tim penilai dalam kegiatan penilaian lapangan Lomba Koordinator Dasa Wisma Tingkat Provinsi Sumatera Barat. Kelompok yang telah menunjukkan berbagai inovasi dan capaian gemilang ini menjadi salah satu calon terbaik yang diandalkan untuk membawa nama baik Kota Payakumbuh di tingkat provinsi.
Setelah proses penilaian lapangan yang dilakukan secara mendalam, tim penilai dari Provinsi Sumatera Barat memberikan apresiasi yang tinggi terhadap berbagai program yang telah dijalankan oleh Dasa Wisma Anggrek 1. Mulai dari pengelolaan lingkungan yang bersih dan teratur, hingga berbagai inisiatif pemberdayaan ekonomi yang berhasil meningkatkan kesejahteraan anggota.
Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta kembali mengungkapkan kebanggaan atas prestasi yang diraih oleh kelompok tersebut. Menurutnya, keberhasilan yang dicapai oleh Dasa Wisma Anggrek 1 tidak hanya menjadi kebanggaan bagi Kelurahan Bulakan Balai Kandi, tetapi juga menjadi bukti konkret bahwa pemberdayaan masyarakat dari tingkat dasar mampu memberikan kontribusi besar bagi kemajuan kota secara keseluruhan.
“Keluarga sebagai unit terkecil masyarakat kini dihadapkan pada dinamika yang semakin kompleks, sehingga setiap langkah yang diambil oleh Dasa Wisma menjadi sangat krusial. Mulai dari menangani kesenjangan sosial yang ada, hingga memberikan solusi atas berbagai tantangan ekonomi rumah tangga yang seringkali menghadang kesejahteraan keluarga,” ujarnya dengan penuh kebanggaan pada Rabu (07/05/2026) saat memberikan arahan kepada kader Dasa Wisma se-Kota Payakumbuh.
Menurutnya, praktik yang diterapkan oleh Dasa Wisma Anggrek 1 menjadi contoh nyata bagaimana keluarga mampu menjawab tantangan zaman. Melalui pelatihan keterampilan dan penguatan kapasitas yang berkelanjutan, anggota kelompok berhasil mengembangkan berbagai produk lokal yang tidak hanya memiliki nilai ekonomi tinggi, tetapi juga memperkuat identitas budaya daerah.
Di antaranya adalah pengembangan produk kerajinan tangan berbahan dasar alam lokal seperti anyaman rotan, kerajinan anyaman bambu, serta produk kuliner khas Sumatera Barat yang telah diolah dengan sentuhan kreatif oleh anggota Dasa Wisma. Produk-produk ini tidak hanya diminati di pasar lokal, tetapi juga telah menjangkau pasar luar kota dan bahkan menjadi daya tarik bagi wisatawan yang berkunjung ke Payakumbuh.
Selain sektor ekonomi, Dasa Wisma Anggrek 1 juga aktif dalam berbagai program sosial dan pendidikan masyarakat. Mulai dari penyuluhan tentang pentingnya kesehatan keluarga, program pencegahan stunting pada anak-anak, hingga edukasi tentang gizi seimbang yang diberikan kepada ibu-ibu rumah tangga. Kelompok ini juga aktif dalam program pemeliharaan lingkungan, seperti pembuatan taman vertikal di pekarangan rumah anggota dan program penanaman pohon di sekitar lingkungan tempat tinggal.
“Kita tidak hanya fokus pada pengembangan ekonomi semata, tetapi juga pada penguatan karakter keluarga dan masyarakat. Melalui berbagai pelatihan literasi digital bagi anggota yang belum terbiasa dengan teknologi, serta program bimbingan bagi kaum muda agar terhindar dari pengaruh negatif zaman,” tambah Wako Zulmaeta.
Dalam kesempatan tersebut, salah satu ketua kelompok Dasa Wisma Anggrek 1, Siti Mariyam, menyampaikan rasa syukur atas apresiasi yang diberikan oleh tim penilai. Menurutnya, semua capaian yang diraih adalah hasil kerja sama seluruh anggota kelompok yang telah bekerja keras selama lebih dari satu tahun dalam mempersiapkan diri menghadapi lomba ini.
“Kami melakukan berbagai persiapan mulai dari penyusunan proposal program, pelaksanaan berbagai kegiatan yang telah direncanakan, hingga dokumentasi setiap langkah yang kami tempuh. Semua ini tidak lepas dari dukungan penuh dari pemerintah kelurahan, dinas terkait di lingkungan Kota Payakumbuh, serta dukungan dari seluruh masyarakat,” ungkapnya dengan suara penuh emosi.
Tim penilai dari Provinsi Sumatera Barat yang dipimpin oleh Kepala Dinas Sosial Provinsi Sumatera Barat, Dra. Siti Nurhaliza, SH, MH, menyampaikan bahwa kunjungan lapangan ke Dasa Wisma Anggrek 1 memberikan banyak inspirasi bagi pengembangan program Dasa Wisma di seluruh daerah di Sumatera Barat.
“Kami sangat terkesan dengan berbagai inisiatif yang dilakukan oleh Dasa Wisma Anggrek 1. Mulai dari cara mereka mengelola program hingga hasil yang mereka capai menjadi contoh yang sangat baik bagi daerah lain di Sumatera Barat,” ujarnya setelah melakukan penilaian mendalam pada berbagai aspek yang menjadi kriteria lomba.
Ia juga menambahkan bahwa setiap daerah di Sumatera Barat memiliki potensi yang besar untuk mengembangkan program serupa, sehingga diharapkan dapat memberikan kontribusi positif bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh.
“Kita berharap bahwa melalui lomba ini, dapat tercipta lebih banyak contoh-contoh sukses dari berbagai daerah di Sumatera Barat, yang pada akhirnya akan membawa perubahan positif bagi seluruh masyarakat Provinsi Sumatera Barat,” pungkasnya dengan penuh harapan.
Kegiatan penilaian lapangan ini juga dihadiri oleh sejumlah perwakilan dari Dinas Sosial Provinsi Sumatera Barat, perwakilan dari kelompok masyarakat, serta berbagai tokoh masyarakat yang turut mendukung kemajuan program Dasa Wisma di seluruh wilayah Sumatera Barat. Semua pihak menyampaikan harapan agar Dasa Wisma Anggrek 1 dapat meraih prestasi tertinggi dan menjadi contoh bagi daerah lain di Sumatera Barat.
Penulis : Aldo




