- -->

Notification

×

Iklan

Iklan

Jaga Ekosistem Pantai, Kodim 0715/Kendal Tanam 1.500 Pohon Mangrove di Dusun Pilangsari

Selasa, 26 Mei 2026 | 5/26/2026 08:36:00 AM WIB | 0 Views Last Updated 2026-05-26T01:36:55Z
Tujuan Cegah Abrasi dan Dorong Kesejahteraan Nelayan, Program Diharapkan Berkelanjutan

KENDAL, Liputan12com – Pesisir pantai Kabupaten Kendal semakin dihijaukan melalui penanaman 1.500 pohon mangrove yang digelar oleh Kodim 0715/Kendal. Kegiatan yang berlangsung di pesisir pantai pemukiman Dusun Pilangsari, Desa Pidodo Kulon, Kecamatan Patebon tidak hanya bertujuan untuk mencegah abrasi pantai, tetapi juga diharapkan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat nelayan di sekitar kawasan.

Penanaman yang dimulai sekitar pukul 08.00 WIB ini diikuti oleh ratusan personel TNI AD, aparatur pemerintah daerah, dan masyarakat lokal yang bekerja sama secara gotong royong menanam bibit mangrove di kawasan pesisir.

Kasad Bid. Binter Brigjen TNI Boemi Ario Bimo menjelaskan bahwa TNI Angkatan Darat memiliki kegiatan unggulan dalam bidang konservasi lingkungan, salah satunya adalah penanaman mangrove untuk penghijauan pantai, antisipasi abrasi, serta penguatan ekosistem pesisir.

"Penanaman pohon mangrove ini tidak hanya bermanfaat untuk menjaga ekosistem pantai agar tetap sehat, tetapi juga akan mendukung kelangsungan hidup biota laut seperti ikan, udang, dan plankton yang akan berkembang dengan baik. Hal ini pada akhirnya akan berdampak positif bagi perekonomian masyarakat nelayan," ujarnya.

Brigjen TNI Boemi Ario Bimo juga menegaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya dilakukan sekadar satu kali acara, melainkan harus berjalan secara berkelanjutan. "TNI AD tidak hanya fokus pada Jawa Tengah saja, tetapi juga melakukan penanaman mangrove di wilayah Jawa Timur dengan total sekitar 200 ribu batang pohon. Untuk wilayah Kendal kali ini, kami menanam sebanyak 1.500 batang bibit mangrove," tambahnya.

Bupati Kendal Hj Dyah Kartika Permanasari, S.E., M.M., menyampaikan bahwa penanaman bibit mangrove ini merupakan bentuk kerja sama yang solid antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat. Menurutnya, kolaborasi ini diharapkan dapat menciptakan pantai yang lestari sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara adil dan berkelanjutan.

"Saya berharap kegiatan ini membawa harapan besar bagi kita semua – harapan akan lingkungan yang sehat, ekosistem yang lestari, dan kesejahteraan masyarakat yang merata. Kita harus bersama-sama menjaga dan merawat bibit mangrove ini agar tumbuh besar dan menjadi sabuk alami yang kuat untuk menahan ombak laut serta melindungi daratan dari abrasi," tegas Bupati.

Sementara itu, Kepala Desa Pidodo Kulon Didik Prastiawan mengapresiasi kegiatan penanaman mangrove yang terus dilakukan secara berkala di wilayahnya. Menurutnya, program konservasi ini telah berjalan rutin sejak ia menjabat pada tahun 2021 dan menjadi bagian penting dari upaya menjaga kelestarian lingkungan pesisir.

"Sejak saya menjabat pada tahun 2021, kegiatan penanaman mangrove telah menjadi agenda rutin kami – kadang satu bulan sekali bahkan dua minggu sekali. Sesuai instruksi Bupati Tika, kami selalu berusaha melakukan penanaman secara berkala untuk memastikan kawasan pesisir kita tetap terjaga dengan baik," jelas Didik Prastiawan.


Penulis : Siti Nurjanah 

×
Berita Terbaru Update