- -->

Notification

×

Iklan

Iklan

Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM),Gelar Rapat di Kesbangpol Palembang.

Rabu, 20 Mei 2026 | 5/20/2026 04:25:00 PM WIB | 0 Views Last Updated 2026-05-20T09:25:35Z

PALEMBANG, Liputan12.com - Rapat Koordinasi Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Kota Palembang Tahun 2026 yang digelar yang di Aula Kantor Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol)yang dihadiri Kepala Badan Kesbangpol Kota Palembang Rudi Indawan, S.H., M.Kn., Pasi Intel KODIM 0418 Palembang,Mayor Czi Sarbanu,Wakil Ketua FKDM Kota Palembang M. Sulaiman, S.Pdi., Plt Sekban Kesbangpol Kartika Dewi, Kabid Kewaspadaan Nasional dan Penanganan Konflik Kesbangpol Padlun, Babinsa Koramil 418-02/Pakjo, Bhabinkamtibmas Polsek Ilir Barat I, anggota FKDM Kota Palembang, perwakilan Kominfo Kota Palembang, perwakilan mahasiswa, serta tokoh masyarakat Kota Palembang.

Acara yang berlangsung di aula kantor Kesbangpol,Jalan Lunjuk Jaya No.3, Demang Lebar Daun, Kecamatan Ilir Barat I, Kota Palembang, Rabu (20/5/2026).

Dimulai pukul 09.00 WIB , dengan tema “Penguatan Peran FKDM dalam Membangun Kewaspadaan Dini Berbasis Digital untuk Menjaga Kondusifitas Wilayah Kota Palembang.”

Kepala Badan Kesbangpol Kota Palembang Rudi Indawan S.H.,M Kn dalam sambutannya,menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta Rapat koordinasi FKDM yang hadir ,serta menekankan Akan pentingnya penguatan fungsi FKDM sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam mendeteksi dini berbagai potensi ancaman, gangguan, hambatan, dan tantangan (AGHT) di wilayah Kota Palembang.

Termasuk pentingnya pemanfaatan media digital dan teknologi informasi guna mempercepat pelaporan situasi di lapangan sehingga sistem kewaspadaan dini dapat berjalan lebih optimal dan aktual.

Pada Giliran nya sesi pemaparan materi,Mayor Czi Sarbanu pun menegaskan bahwa perkembangan arus global informasi digital saat ini menuntut peran serta seluruh elemen masyarakat untuk lebih cepat dan tanggap dalam mendeteksi potensi kerawanan sosial, termasuk penyebaran informasi hoaks yang berpotensi konflik di tengah masyarakat.

Pada intinya “Transformasi pola kewaspadaan dari sistem konvensional menuju kewaspadaan dini berbasis digital sangat penting agar setiap potensi gangguan keamanan dapat dideteksi dan dilaporkan secara real-time sebelum berkembang menjadi konflik terbuka,” ujar Mayor Czi Sarbanu.(Pasi Intel kodim).

Dan pentingnya sinergitas antara pemerintah daerah, TNI-Polri, dan masyarakat dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah Kota Palembang.

Pada sesi diskusi dan tanya jawab terkait masalah, yang berpotensi menjadi kerawanan wilayah ,yang dapat menjadikan konflik,serta langkah antisipasi apa yang dapat dilakukan bersama sama melalui penguatan koordinasi semua pihak lintas sektor.

Bu

Para peserta Rapat koordinasi FKDM sangat antusias mengikuti acara tersebut hingga usai. 


(Kontributor Palembang)

×
Berita Terbaru Update