- -->

Notification

×

Iklan

Iklan

Dari 1.690 Estimasi Kasus, Baru 145 Terdeteksi, Kadinkes Ogan Ilir Minta Penemuan Kasus Dipercepat

Kamis, 07 Mei 2026 | 5/07/2026 08:39:00 AM WIB | 0 Views Last Updated 2026-05-07T01:41:14Z
 
OGAN ILIR, LIPUTAN12.COM – Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Ogan Ilir, drg. Suryadi Muchzal, M.Kes., meminta seluruh pihak terkait untuk bekerja lebih keras dan masif dalam menemukan kasus Tuberkulosis (TBC) di masyarakat.
 
Hal tersebut disampaikannya dalam Rapat Koordinasi Tim Percepatan Penanggulangan AIDS, TBC, dan Malaria yang digelar di Ruang Rapat Utama Pemkab Ogan Ilir, Rabu (6/5/2026).
 
Dalam paparannya, Suryadi mengungkapkan data yang cukup menjadi perhatian. Berdasarkan estimasi dari Kementerian Kesehatan, potensi kasus TBC di Kabupaten Ogan Ilir mencapai angka 1.690 kasus.
 
Namun ironisnya, hingga Triwulan I tahun 2026 ini, baru 145 kasus yang berhasil ditemukan dan terdata.
 
“Angka ini menunjukkan bahwa masih sangat banyak kasus TBC yang bersembunyi dan belum terdeteksi. Padahal, kasus yang tidak ditemukan dan tidak diobati ini justru berpotensi besar menjadi sumber penularan baru bagi masyarakat sekitar,” tegas Suryadi.
 
Oleh karena itu, ia menekankan bahwa upaya penemuan kasus (case finding) harus menjadi prioritas utama saat ini.
 
“Diperlukan upaya yang lebih masif, terstruktur, dan terkoordinasi lintas sektor. Jangan sampai ada penderita yang tidak tahu dirinya sakit, atau tahu sakit tapi tidak berobat,” tambahnya.
 
Suryadi berharap melalui rapat koordinasi ini, sinergi antara Puskesmas, Rumah Sakit, Camat, hingga tingkat desa dapat diperkuat, sehingga target penemuan dan penuntasan kasus TBC dapat segera tercapai demi kesehatan masyarakat Ogan Ilir.
 
 
 
(Tim)
×
Berita Terbaru Update