![]() |
| Acara pelepasan kelas XII tahun ajaran 2025-2026 berlangsung meriah dengan semangat persaudaraan dan harapan untuk masa depan |
Tanjung Raja, liputan12.com (5 Mei 2026) – Suasana haru berpadu dengan semangat kegembiraan menyelimuti halaman SMA Negeri 1 Tanjung Raja (SMANTRA) pada hari Selasa (5/5/2026). Sekolah yang dikenal dengan julukan SMANTRA ini resmi menyelenggarakan acara pelepasan siswa-siswi kelas XII Tahun Ajaran 2025-2026 dalam sebuah kegiatan yang berlangsung meriah, khidmat, dan penuh keakraban antara semua pihak.
Hadir untuk mewakili Bupati Ogan Ilir, Panca Wijaya Akbar, SH., M.Si, adalah Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Ogan Ilir, Ibnu Hardi, S.Sos., M.Si. Turut menghiasi acara tersebut Anggota DPRD Ogan Ilir, Rico Putra Wibowo; perwakilan Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan dan Kabupaten Ogan Ilir; Camat Tanjung Raja, Dian Septa, S.Sos; serta Kepala Sekolah SMAN 1 Tanjung Raja, Dra. Sutinawati, M.Si.
Juga hadir dalam acara tersebut Kapolsek Tanjung Raja, Danramil Tanjung Raja, Lurah Tanjung Raja, kepala sekolah se-kecamatan Tanjung Raja, pengurus Komite Sekolah, seluruh dewan guru, para wali siswa, dan tentunya para siswa kelas XII yang akan melangkah ke jenjang berikutnya.
Semangat Tagline "SMANTRA aa... Tobo Pacak, Pacak Tobo, Pacak Gale" Menggema
Dalam sambutannya yang penuh semangat, Kepala SMA Negeri 1 Tanjung Raja, Dra. Sutinawati, M.Si, membuka pidatonya dengan teriakan bersama tagline khas sekolah yang telah menjadi identitas bangga bagi seluruh warga SMANTRA:
"SMANTRA aa............ Tobo Pacak, Pacak Tobo, Pacak Gale!"
Tagline yang menggunakan bahasa daerah setempat ini memiliki makna mendalam yang menjadi semangat utama sekolah, yaitu "Bisa saja, pasti bisa, semua bisa". Beliau menyampaikan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh orang tua siswa yang telah mempercayakan pendidikan anak-anak mereka kepada SMANTRA.
"Kami memohon maaf apabila selama proses pendidikan terdapat hal-hal yang kurang berkenan. Kepada anak-anakku yang tercinta, di manapun kalian berada nanti, tetaplah jaga nama baik almamater kita, SMANTRA. Jadikanlah sekolah ini sebagai dasar untuk meraih impian dan membangun masa depan yang lebih baik," ujarnya dengan nada haru yang menyentuh hati hadirin.
Pada kesempatan istimewa ini, Sutinawati juga mengumumkan bahwa dirinya sebentar lagi akan memasuki masa purna bakti setelah bertahun-tahun mengabdi sebagai kepala sekolah. Hal ini membuat momen pelepasan tahun ini menjadi lebih berharga dan spesial baginya serta seluruh komunitas sekolah.
Harapan Pemerintah Daerah untuk Generasi Muda Ogan Ilir
Sementara itu, Asisten I Ibnu Hardi, S.Sos., M.Si dalam sambutannya menyampaikan pesan dari Bupati Ogan Ilir Panca Wijaya Akbar, SH., M.Si kepada seluruh siswa yang telah menyelesaikan pendidikan di SMAN 1 Tanjung Raja.
"Selamat kepada adik-adik kelas XII yang hari ini resmi dilepas dari bangku sekolah menengah atas. Pemerintah daerah Kabupaten Ogan Ilir sangat berharap kalian semua dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, mengembangkan potensi diri dengan maksimal, dan kelak dapat berkontribusi aktif dalam membangun daerah tercinta ini menjadi lebih maju dan sejahtera," tegasnya dengan penuh harapan.
Perwakilan dari orang tua siswa juga turut menyampaikan rasa syukur dan terima kasih yang mendalam kepada seluruh guru dan staf sekolah atas dedikasi serta bimbingan yang diberikan selama tiga tahun terakhir kepada para siswa. Mereka berharap para anak dapat terus menjadi generasi yang bermanfaat bagi keluarga, masyarakat, dan negara.
Momen Haru: Perpisahan yang Tak Terlupakan
Momen paling menyentuh dalam acara terjadi saat perwakilan siswa menyampaikan pidato perpisahan yang penuh dengan emosi dan kenangan manis.
"Terima kasih kami haturkan dengan segenap hati kepada Bapak dan Ibu Guru yang telah membimbing kami dengan sabar dan penuh kasih sayang. Dulu, saat pertama kali melangkahkan kaki di gerbang SMANTRA, kami semua adalah orang asing yang saling tidak mengenal. Namun, berkat kebersamaan yang erat selama tiga tahun ini, rasa asing itu perlahan hilang, berganti menjadi persaudaraan yang kuat dan kenangan manis yang akan terukir abadi di hati masing-masing," ujar perwakilan siswa dengan suara yang sedikit bergetar karena haru.
"Semoga silaturahmi yang telah kita jalin ini tidak akan terputus oleh waktu dan jarak. Mari kita semua membawa semangat 'Tobo Pacak, Pacak Tobo, Pacak Gale' ke mana pun kita berpijak nantinya. Sukses untuk kita semua, sukses untuk SMANTRA, sukses untuk Kabupaten Ogan Ilir!" pungkasnya dengan penuh semangat, diikuti oleh tepukan meriah dari seluruh hadirin.
Acara ditutup dengan prosesi simbolis berupa penyerahan kenang-kenangan dari pihak sekolah kepada para siswa, serta sesi foto bersama yang menjadi kenang-kenangan abadi bagi seluruh peserta acara.
Penulis : Redaksi

