JEPARA, liputan12.com - Sebanyak 1.541 calon jamaah haji Kabupaten Jepara berangkat menjadi tamu Allah pada musim haji 1447 Hijriah/2026, dengan keberangkatan yang terbagi dalam lima kloter menuju Asrama Haji Donohudan Boyolali. Kloter terakhir secara langsung dilepas oleh Bupati Jepara, Witiarso Utomo, dari Pendopo Kartini pada pagi hari Kamis (04/05/2026).
Prosesi pelepasan yang berlangsung khidmat dan penuh berkah diawali dengan doa bersama yang dipimpin oleh petugas agama terkait, diikuti dengan bacaan azan dan ikomah sebelum para jemaah memasuki bus yang akan mengantar mereka menuju asrama haji. Suasana acara dipenuhi dengan haru dan penuh doa dari keluarga serta masyarakat yang datang untuk menyemangati perjalanan para jemaah.
Ka Subag Tata Usaha Dinas Agama (Depag) Kabupaten Jepara, Zubed Siamun Jihad, menjelaskan bahwa pembagian kloter dilakukan secara bertahap sesuai jadwal yang telah ditetapkan oleh Kementerian Agama RI. Ia juga menyampaikan detail jumlah jemaah yang akan melaksanakan ibadah haji tahun ini.
"Secara keseluruhan, jemaah perempuan mendominasi dengan jumlah sebanyak 854 orang, sementara jemaah laki-laki berjumlah 687 orang. Pemerintah daerah memberikan perhatian ekstra terutama pada aspek kesehatan para jemaah, mengingat tercatat sebanyak 296 jemaah berada di rentang usia 65 hingga 79 tahun, dan sebanyak 51 jemaah lainnya telah berusia di atas 80 tahun," jelas Zubed.
Menurutnya, penyelenggaraan haji tahun ini mengusung tema khusus yaitu layanan ramah lansia, disabilitas, dan perempuan. Untuk mendukung tema tersebut, pihak penyelenggara telah menyusun program pendampingan secara ekstra guna memastikan keamanan serta kenyamanan seluruh jemaah selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.
"Kami telah menyiapkan tim pendamping yang terdiri dari petugas kesehatan, petugas agama, serta tenaga medis yang akan mengawal perjalanan dan ibadah para jemaah. Khusus untuk jemaah lansia dan penyandang disabilitas, kami juga telah menyediakan fasilitas dan layanan khusus agar mereka dapat melaksanakan ibadah dengan nyaman," ungkap Zubed Siamun Jihad.
Dalam sambutannya, Bupati Jepara Witiarso Utomo menyampaikan pesan penting kepada para jemaah untuk senantiasa menjaga kesehatan fisik dan spiritual selama menjalankan rukun Islam kelima. Beliau juga mengajak seluruh jemaah untuk selalu menjaga nama baik Kabupaten Jepara dan bangsa Indonesia selama berada di luar negeri.
"Semoga Allah SWT memberikan kelancaran dalam setiap langkah, keselamatan dalam setiap perjalanan, dan mengabulkan seluruh doa-doa kalian sehingga kembali sebagai haji yang mabrur. Kami juga dengan sangat mengharapkan doa dari para jemaah di tempat-tempat mustajab seperti di Jabal Rahmah, Masjidil Haram, dan tempat-tempat suci lainnya agar Kabupaten Jepara senantiasa makmur, unggul dalam berbagai bidang, lestari dalam kelestarian alam dan budaya, serta semakin religius dalam kehidupan berbangsa dan bernegara," pungkas Witiarso dalam amanatnya yang penuh harapan.
Sebelum berangkat, setiap jemaah telah diberikan paket kebutuhan yang mencakup perlengkapan ibadah, obat-obatan pribadi, serta informasi lengkap mengenai tata cara ibadah dan protokol kesehatan yang harus diikuti selama berada di Arab Saudi. Keberangkatan kloter-kloter sebelumnya telah berjalan lancar dan seluruh jemaah diperkirakan akan berkumpul di Asrama Haji Donohudan sebelum melanjutkan perjalanan menuju Tanah Suci.
