![]() |
| Warga Desa Mendiro, Ngawi, gelar selamatan syukuran pembangunan jembatan gantung "Perintis Garuda". Jembatan ini hasil gotong royong TNI dan masyarakat, dukung akses dan ekonomi warga. |
NGAWI, Liputan12.com – Warga Desa Mendiro, Kecamatan Ngrambe, Kabupaten Ngawi menggelar acara selamatan dan syukuran sebagai bentuk rasa terima kasih atas rampungnya pembangunan jembatan gantung bernama “Perintis Garuda”. Pembangunan infrastruktur penting ini merupakan bagian dari program pemerintah pusat yang digagas langsung oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, yang diselesaikan dan diperingati pada hari Kamis (02/04/2026).
Acara selamatan yang digelar di sekitar lokasi jembatan berlangsung dengan suasana sederhana namun penuh khidmat dan kekeluargaan. Hadir dalam acara tersebut tidak hanya warga setempat dari berbagai kalangan, tetapi juga tokoh masyarakat Desa Mendiro, serta unsur Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang terlibat secara langsung dalam proses perencanaan hingga pelaksanaan pembangunan jembatan. Tradisi selamatan ini menjadi wujud nyata ungkapan rasa syukur masyarakat atas keberhasilan pembangunan infrastruktur yang dinilai sangat penting untuk menunjang aktivitas sehari-hari serta perkembangan daerah.
Pembangunan jembatan gantung Perintis Garuda tidak dilakukan secara sepihak oleh pemerintah atau TNI semata, melainkan melalui kolaborasi gotong royong yang erat antara unsur TNI dengan masyarakat setempat. Mulai dari persiapan lahan, penggalian material lokal, hingga proses konstruksi, seluruh tahapan pembangunan melibatkan partisipasi aktif warga desa. Sinergi yang terjalin ini menjadi contoh nyata kemanunggalan antara TNI dengan rakyat dalam mendukung program pemerintah yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memperkuat konektivitas antarwilayah.
Danramil Ngrambe Kapten Inf Parkuat, yang bertindak sebagai koordinator lapangan selama proses pembangunan, menyampaikan bahwa keberhasilan penyelesaian jembatan ini tidak lepas dari kekompakan dan semangat kebersamaan yang tinggi antara seluruh pihak yang terlibat. “Kami sangat bersyukur bahwa pembangunan jembatan ini dapat diselesaikan dengan lancar. Kebersamaan yang terjalin antara TNI dan warga Desa Mendiro menunjukkan bahwa dengan kerja sama yang solid dan gotong royong, segala tantangan yang ada dapat diatasi dengan baik demi kepentingan bersama masyarakat,” ujarnya dalam sambutannya.
Dengan selesainya pembangunan jembatan gantung Perintis Garuda, warga Desa Mendiro kini merasakan manfaat langsung berupa akses yang lebih mudah, aman, dan cepat untuk beraktivitas. Sebelumnya, masyarakat harus melalui jalur yang sulit dan berbahaya untuk mencapai wilayah sekitarnya, terutama saat musim hujan. Kini, jembatan ini menjadi jalan utama yang mendukung aktivitas ekonomi masyarakat, seperti pengangkutan hasil pertanian dan perikanan, serta memudahkan mobilitas masyarakat untuk mengakses fasilitas pendidikan, kesehatan, dan perdagangan di wilayah sekitar.
Masyarakat Desa Mendiro juga menyampaikan harapan bahwa semangat gotong royong dan kerja sama yang telah terbukti sukses dalam pembangunan jembatan ini dapat terus terjaga dan menjadi contoh bagi setiap program pembangunan di masa mendatang. “Kami berharap kedepannya, setiap pembangunan yang dilakukan di daerah kami tetap melibatkan partisipasi masyarakat, sehingga hasilnya benar-benar dirasakan manfaatnya oleh seluruh warga,” ujar salah satu tokoh masyarakat Desa Mendiro.
Penulis : Redaksi
