- -->

Notification

×

Iklan

Iklan

Turnamen Futsal Kudus Jadi Ajang Pemersatu Generasi Muda, Dorong Pengembangan Bakat Atlet Usia Dini

Kamis, 23 April 2026 | 4/23/2026 11:56:00 AM WIB | 0 Views Last Updated 2026-04-23T04:56:05Z

KUDUS, liputan12.com – Turnamen Futsal Championship 2026 resmi dibuka dengan meriah di GOR Bung Karno Kudus, menjadi ajang kompetisi yang tidak hanya menguji kemampuan teknis pemain, tetapi juga berperan sebagai wadah pembinaan dan pemersatu generasi muda di Kabupaten Kudus. Kegiatan yang mendapat dukungan penuh dari Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Kudus ini diharapkan dapat mengembangkan potensi bakat atlet usia dini sekaligus mempererat tali persaudaraan antar pemuda.

Ketua KONI Kabupaten Kudus, Sulistiyanto, dalam sambutan pembukaan menyampaikan apresiasi yang tinggi terhadap inisiatif pihak swasta, khususnya RAINAFA Coffee, yang berani mengambil peran aktif dalam mengembangkan olahraga futsal di daerah. Menurutnya, langkah tersebut merupakan kontribusi nyata dalam menciptakan ruang kreatif bagi anak muda dan membuka jalur pembinaan prestasi yang berkelanjutan.

“Ini langkah positif yang patut didukung. Ketika perusahaan turut berkontribusi dalam pengembangan olahraga, khususnya futsal yang digemari banyak kalangan muda, maka dampaknya akan sangat luas. Bukan hanya sekadar menjadi sarana hobi, tetapi juga bisa menjadi jalan menuju prestasi yang membanggakan daerah dan bahkan negara,” ujarnya.


Turnamen yang digelar selama seminggu ini diikuti oleh berbagai kelompok usia dengan partisipasi yang sangat antusias. Secara rinci, kategori Sekolah Dasar (SD) diikuti oleh enam tim dari berbagai sekolah di Kudus, kategori Sekolah Menengah Pertama (SMP) diikuti sebanyak 24 tim, dan kategori Sekolah Menengah Atas (SMA) dengan jumlah peserta terbanyak yaitu 30 tim. Total puluhan tim yang berasal dari berbagai penjuru Kabupaten Kudus akan bertanding sengit memperebutkan gelar juara, namun tetap menjunjung tinggi nilai sportivitas dan kesatuan.

Sulistiyanto juga menekankan pentingnya menjaga semangat persaudaraan di tengah suasana kompetisi yang ketat. Ia berpesan agar para peserta tidak hanya fokus pada pencapaian kemenangan semata, tetapi juga menjadikan turnamen ini sebagai sarana untuk mempererat hubungan antar pemain dari berbagai sekolah dan latar belakang.

“Semangat bertanding yang tinggi memang menjadi bagian penting dalam olahraga, tetapi yang lebih utama adalah nilai sportivitas dan persatuan. Jadikan ajang ini sebagai sarana pemersatu generasi muda, bukan sekadar arena persaingan yang memecah belah,” tegasnya.

Acara pembukaan turnamen dihadiri oleh sejumlah perwakilan instansi olahraga daerah, antara lain Asosiasi Olahraga Kabupaten (Askab) Kudus, Asosiasi Futsal Kabupaten (AFK) Kudus, serta perwakilan dari berbagai komunitas dan pegiat futsal setempat. Kehadiran berbagai pihak ini menunjukkan adanya sinergi yang kuat dalam mendukung perkembangan olahraga futsal di Kudus, mulai dari pembinaan hingga pengelolaan kompetisi.

Sementara itu, pihak penyelenggara melalui Ketua Event Sultan Wahyu Ashar menjelaskan bahwa kompetisi ini dirancang tidak hanya berorientasi pada pertandingan semata, tetapi juga sebagai bagian dari program pembinaan jangka panjang bagi pemain muda. Ia berharap melalui turnamen ini dapat lahirnya atlet-atlet potensial dari Kudus yang mampu bersaing di tingkat provinsi bahkan nasional.

“Kita tidak hanya ingin menyelenggarakan kompetisi, tetapi juga membangun fondasi yang kuat untuk pengembangan futsal di Kudus. Melalui turnamen ini, kita berharap dapat mengidentifikasi dan membina bakat-bakat muda yang memiliki potensi besar untuk menjadi atlet profesional kelak,” jelasnya.


General Manager HBM Crop sekaligus pimpinan RAINAFA Coffee, Emawan Hadi Prasetiyo bersama Hasan Al Ja’un, menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendorong aktivitas positif dan produktif di kalangan pemuda. Menurut mereka, olahraga futsal menjadi salah satu sarana yang efektif untuk menyalurkan energi anak muda ke arah yang konstruktif serta mencegah terjadinya perilaku negatif.

“Kami ingin menghadirkan kegiatan yang tidak hanya menyenangkan, tetapi juga bermanfaat dan membangun bagi generasi muda Kudus. Futsal memiliki daya tarik yang besar di kalangan anak muda, sehingga kami melihatnya sebagai sarana yang tepat untuk menggerakkan mereka melakukan aktivitas positif, mempererat tali silaturahmi, dan mengembangkan diri secara optimal,” pungkasnya.

Pada hari pembukaan, dilakukan pertandingan pembuka antar perwakilan tim kategori SMP dan SMA yang diikuti dengan antusias oleh ribuan penonton yang datang ke GOR Bung Karno Kudus. Turnamen dijadwalkan berlangsung hingga akhir pekan dengan serangkaian pertandingan yang akan menentukan juara di masing-masing kategori.


Penulis : Tomy 

×
Berita Terbaru Update