- -->

Notification

×

Iklan

Iklan

Sinergi Lintas Sektor, Polres Ngawi dan Pihak Terkait Perketat Pengawasan Distribusi BBM-LPG

Kamis, 16 April 2026 | 4/16/2026 09:40:00 AM WIB | 0 Views Last Updated 2026-04-16T02:40:59Z

NGAWI, Liputan12.com – Upaya untuk mencegah penyalahgunaan dan penyelewengan dalam distribusi energi terus diperkuat melalui kerja sama lintas sektor. Polres Ngawi Polda Jawa Timur bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Ngawi, PT Pertamina Patra Niaga, serta Hiswana Migas telah menggelar rapat koordinasi di Ruang Guyub Polres Ngawi.

Rapat koordinasi yang diikuti sekitar 100 peserta dari berbagai unsur, antara lain kepolisian, pemerintah daerah, hingga perwakilan pelaku usaha Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) dan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Ekonomi (SPBE), membahas berbagai langkah antisipatif untuk menangkal potensi penyalahgunaan dalam distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) dan Liquefied Petroleum Gas (LPG), termasuk praktik penimbunan dan aktivitas ilegal lainnya.

Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si., menegaskan bahwa sinergi antara berbagai pihak menjadi kunci utama dalam menjaga stabilitas pasokan energi di wilayah Ngawi.

"Rapat koordinasi ini merupakan langkah strategis untuk memastikan bahwa distribusi BBM dan LPG tetap tepat sasaran serta tidak disalahgunakan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. Kami sebagai aparat penegak hukum akan menindak tegas setiap bentuk pelanggaran yang ditemukan," tegasnya pada Kamis (16/04/2026).

Perwakilan PT Pertamina Patra Niaga menyampaikan bahwa stok BBM dan LPG di wilayah Kabupaten Ngawi saat ini masih dalam kondisi aman dan terjaga dengan baik. Meskipun dalam beberapa kesempatan pengiriman sempat mengalami kendala akibat faktor cuaca, distribusi secara keseluruhan berjalan lancar dan sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan.

Sementara itu, pihak Hiswana Migas menyoroti pentingnya pengawasan yang ketat terhadap penggunaan barcode dalam setiap transaksi pembelian BBM, serta perluasan penguatan sistem distribusi LPG yang berbasis data untuk meminimalkan potensi penyelewengan.

Hasil dari rapat koordinasi ini menghasilkan beberapa kesepakatan penting, antara lain penguatan pengawasan melalui mekanisme berbagi data antar instansi terkait, optimalisasi penggunaan sistem pemantauan melalui CCTV di seluruh lokasi SPBU dan SPBE, serta pembentukan langkah-langkah pembinaan dan pengawasan yang lebih sistematis dan terencana.

Dengan terjalinnya sinergi yang erat antara berbagai pihak terkait, diharapkan distribusi energi di Kabupaten Ngawi dapat tetap berjalan dengan stabil, aman, dan manfaatnya benar-benar dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat yang membutuhkan.


Penulis : Redaksi 

×
Berita Terbaru Update