PAMEKASAN, liputan12.com – Dalam rangka menekan angka kenakalan remaja dan menciptakan lingkungan pendidikan yang aman serta kondusif, Kepolisian Resor (Polres) Pamekasan melalui seluruh jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) secara serentak menggelar program "Polisi Masuk Sekolah" pada Senin (20/04/2026). Para Kapolsek dan jajaran Bhabinkamtibmas diterjunkan langsung untuk bertindak sebagai Pembina Upacara di berbagai sekolah mulai dari tingkat Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), hingga Sekolah Menengah Atas (SMA)/sederajat di seluruh wilayah hukum Polres Pamekasan.
Melalui Kasihumas Polres Pamekasan Ipda Yoni Evan Pratama, S.H., M.M., Kapolres Pamekasan menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk langkah preventif dan edukatif dari kepolisian untuk membentuk karakter generasi muda sejak dini. "Program 'Polisi Masuk Sekolah' ini adalah komitmen Polres Pamekasan untuk hadir langsung di tengah pelajar. Kami ingin memastikan adik-adik kita mendapatkan edukasi yang tepat mengenai kedisiplinan, bahaya perundungan (bullying), serta keselamatan berlalu lintas. Ini adalah bagian dari upaya kami menciptakan situasi yang aman, nyaman, dan kondusif di lingkungan pendidikan," ujarnya.
Dalam amanat yang disampaikan secara serentak di belasan sekolah yang menjadi lokasi kegiatan, terdapat beberapa poin utama yang ditekankan oleh para perwira kepolisian kepada ribuan siswa dan siswi, antara lain:
- Stop Perundungan (Bullying): Penekanan keras bahwa tindakan bullying baik secara fisik maupun verbal tidak dapat ditoleransi karena merusak kesehatan mental dan masa depan korban, serta memiliki konsekuensi hukum yang jelas bagi pelaku.
- Tertib Lalu Lintas dan Larangan Sepeda Listrik: Imbauan tegas agar pelajar yang belum cukup umur tidak membawa kendaraan bermotor ke sekolah. Selain itu, ditekankan larangan keras penggunaan sepeda listrik di jalan raya karena sangat membahayakan keselamatan diri sendiri dan pengguna jalan lain.
- Bijak Bermedia Sosial: Mengajak para siswa untuk cerdas dan bijak dalam menggunakan media sosial, serta tidak menyebarkan konten negatif atau yang melanggar Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).
- Jauhi Narkoba dan Pergaulan Bebas: Peringatan dini tentang bahaya laten narkoba dan perilaku menyimpang yang dapat menghancurkan cita-cita serta masa depan generasi penerus bangsa.
- Membangun Kedisiplinan: Mengajak siswa untuk menanamkan kedisiplinan mulai dari hal kecil, patuh kepada orang tua dan guru, serta fokus pada pencapaian prestasi akademik dan non-akademik.
Ipda Yoni Evan Pratama menambahkan bahwa kegiatan serentak ini dilaksanakan di 13 wilayah Polsek jajaran Polres Pamekasan. Respon dari pihak sekolah, mulai dari Kepala Sekolah hingga dewan guru, sangat positif dan mengapresiasi kehadiran serta kontribusi Korps Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) dalam membimbing generasi muda.
"Kami berharap kolaborasi antara Polri dan lembaga pendidikan ini dapat terus terjalin dengan baik dan semakin diperkuat ke depannya. Dengan sinergi yang erat ini, kita bisa bersama-sama mewujudkan generasi muda Pamekasan yang berprestasi, berakhlak mulia, dan taat hukum," tutup Kasihumas Polres Pamekasan.
Penulis : Redaksi
