- -->

Notification

×

Iklan

Iklan

Polres Ngawi Teguhkan Komitmen Rekrutmen Bersih, Gelar Pakta Integritas dan Sumpah Penerimaan Polri 2026

Rabu, 01 April 2026 | 4/01/2026 11:30:00 AM WIB | 0 Views Last Updated 2026-04-01T04:30:30Z
Polres Ngawi gelar pakta integritas dan sumpah penerimaan Polri 2026, pastikan rekrutmen bersih dan transparan. "Tidak ada biaya, jangan percaya penipuan," kata Wakapolres Ngawi Kompol Rizki Santoso. Proses seleksi ikuti prinsip BETAH: Bersih, Transparan, Akuntabel, Humanis.

NGAWI, Liputan12.com – Dalam upaya menjamin proses rekrutmen anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) yang bersih, transparan, dan berintegritas, Polres Ngawi menggelar kegiatan penandatanganan pakta integritas serta pengambilan sumpah penerimaan anggota Polri Tahun Anggaran 2026. Kegiatan yang dilakukan secara virtual ini terpusat di Pandeglang Polda Jawa Timur, sementara jajaran Polres Ngawi mengikuti dari Ruang Guyub Polres Ngawi.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut para pejabat utama Polres Ngawi, panitia seleksi, seluruh peserta calon anggota Polri yang terdiri dari Taruna Akademi Kepolisian (Akpol), Bintara, dan Tamtama, serta orang tua atau wali peserta. Keikutsertaan orang tua atau wali dimaksudkan sebagai bentuk transparansi dan untuk memperkuat pengawasan publik terhadap proses seleksi.

Kegiatan ini menjadi langkah awal krusial dalam rangkaian seleksi, bertujuan memastikan bahwa seluruh tahapan berjalan dengan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan profesionalisme. Melalui pakta integritas yang ditandatangani dan sumpah yang diucapkan, baik panitia seleksi maupun peserta secara resmi berkomitmen untuk menolak segala bentuk kecurangan, pungutan liar, maupun praktik tidak terpuji lainnya selama proses seleksi berlangsung.

Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si., yang diwakili Wakapolres Ngawi Kompol Rizki Santoso, S.I.K., menegaskan bahwa proses rekrutmen Polri harus sepenuhnya berpegang pada prinsip BETAH (Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis).

"Rekrutmen anggota Polri tidak dipungut biaya apapun dari peserta. Jika ada pihak yang menjanjikan kelulusan dengan imbalan tertentu atau meminta uang untuk proses seleksi, itu adalah bentuk penipuan. Kami mengimbau seluruh calon anggota untuk mempercayakan kemampuan diri sendiri dan mengikuti seluruh tahapan seleksi dengan penuh kejujuran," tegas Kompol Rizki Santoso pada hari Rabu (01/04/2026).

Ia juga menekankan pentingnya peran orang tua atau wali dalam memberikan dukungan moral kepada calon anggota sekaligus menjadi bagian dari pengawasan agar proses seleksi berjalan dengan penuh integritas dan sesuai dengan aturan yang berlaku.

Melalui kegiatan ini, Polri menunjukkan komitmen yang kuat dalam menjaring calon anggota terbaik bangsa yang memiliki dedikasi tinggi, integritas yang tidak tergoyahkan, serta kesiapan untuk mengabdi kepada masyarakat, bangsa, dan negara.

Diharapkan seluruh rangkaian seleksi penerimaan anggota Polri Tahun Anggaran 2026 dapat berlangsung dengan lancar, objektif, dan menghasilkan personel Polri yang tidak hanya profesional dan modern, tetapi juga terpercaya oleh masyarakat luas dalam menjalankan tugas melindungi dan melayani masyarakat.


Penulis : Redaksi 

×
Berita Terbaru Update