PAYAKUMBUH, liputan12.com – Gerak cepat Pemerintah Kota (Pemko) Payakumbuh dalam merespons dampak bencana hidrometeorologi terwujudkan melalui penyaluran bantuan benih jagung unggul guna mempercepat pemulihan sektor pertanian di wilayah yang terdampak. Bantuan ini disalurkan sebagai bentuk perhatian pemerintah terhadap petani yang mengalami kerugian akibat cuaca ekstrem beberapa waktu lalu.
“Bantuan ini merupakan bentuk perhatian Pemko Payakumbuh bagi petani yang terdampak bencana kemarin. Kita harapkan benih ini segera dimanfaatkan agar proses produksi pertanian bisa kembali berjalan dengan lancar dan membantu meningkatkan ketersediaan pangan lokal,” kata Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta melalui Kepala Dinas Pertanian Kota Payakumbuh, Nila Misna, saat penyerahan bantuan di Kantor Dinas Pertanian pada Kamis (23/04/2026).
Pada kesempatan tersebut, Pemko Payakumbuh menyalurkan benih jagung varietas Pioneer 32 kepada dua kelompok tani, yaitu Kelompok Tani Serasih dan Kelompok Tani Lubuk Bersama. Bantuan ini akan digunakan untuk mengolah lahan seluas lima hektare di wilayah Payakumbuh Timur yang sebelumnya mengalami gagal panen total atau puso akibat serangan cuaca ekstrem yang menyebabkan tanaman jagung tumbuh tidak normal dan tidak dapat dipanen.
“Bapak Wali Kota Zulmaeta menekankan agar proses tanam kembali segera dilakukan. Kami diminta memastikan petani bisa kembali berproduksi tanpa harus menunggu terlalu lama setelah mengalami kerugian akibat bencana,” ujar Nila Misna.
Ia menjelaskan bahwa pemerintah kota telah mengambil langkah cepat dengan melaporkan dampak bencana secara rinci kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, disertai dengan hasil pengamatan yang dilakukan oleh tim Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan (POPT) untuk memverifikasi kondisi lahan yang terdampak.
“Seluruh areal yang terdampak telah diverifikasi dan dilaporkan mengalami gagal panen atau puso. Data yang akurat ini menjadi dasar kuat bagi kami dalam mengusulkan bantuan penggantian benih ke pihak provinsi,” katanya.
Menurutnya, tanggapan dari pemerintah provinsi sangat cepat dan responsif, yang kemudian menyediakan bantuan berupa 75 kilogram benih jagung varietas unggul yang siap tanam bagi kelompok tani terdampak.
“Alhamdulillah, usulan yang kami ajukan langsung direspons dengan baik dan cepat oleh pemerintah provinsi. Ini menunjukkan bahwa sinergi antara pemerintah kota dan provinsi berjalan dengan baik dalam membantu para petani kita yang mengalami kesulitan,” ujarnya.
Selain bantuan yang berasal dari provinsi, Pemko Payakumbuh juga menambahkan bantuan sendiri berupa benih jagung dan pupuk kompos kepada kelompok tani aktif yang direkomendasikan langsung oleh penyuluh pertanian setempat.
“Kita tidak hanya fokus pada penanganan dampak bencana semata, tetapi juga ingin memberikan penguatan kepada kelompok tani yang aktif dan konsisten mendukung program swasembada pangan yang digalakkan oleh pemerintah. Semoga bantuan tambahan ini dapat meningkatkan produktivitas mereka,” ucapnya.
Nila Misna juga menekankan bahwa seluruh bantuan yang diberikan harus dimanfaatkan sesuai dengan peruntukannya dan tidak boleh disalahgunakan untuk kepentingan pribadi atau pihak lain.
“Benih dan bantuan lainnya ini harus benar-benar dimanfaatkan oleh kelompok tani penerima untuk mengolah lahan dan menghasilkan panen yang baik. Jangan sampai ada pihak yang menyalahgunakan bantuan ini, apalagi menjualnya ke pihak luar. Kami berharap bantuan ini bisa memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat petani kita,” tegasnya.
Para perwakilan petani yang menerima bantuan menyambut dengan sangat antusias dan mengaku merasa terbantu untuk segera kembali mengolah lahan yang telah terkena dampak bencana.
“Bantuan ini sangat membantu kami untuk bisa mulai tanam kembali. Setelah kemarin mengalami kegagalan panen yang cukup berat, sekarang kami punya semangat baru untuk bangkit dan menghasilkan panen yang lebih baik,” ungkap salah seorang perwakilan Kelompok Tani Serasih.
Pemko Payakumbuh juga menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Barat melalui Dinas Pertanian Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan atas dukungan yang diberikan dalam rangka pemulihan sektor pertanian di Payakumbuh.
“Sinergi antara pemerintah pusat, provinsi, dan kota ini akan terus kami jaga dan tingkatkan. Sesuai arahan Bapak Wali Kota Zulmaeta, pemerintah harus selalu hadir dan siap membantu masyarakat, baik saat menghadapi situasi darurat maupun dalam proses pemulihan dan pembangunan berkelanjutan,” pungkas Nila Misna.
Penulis : Aldo

