SAMPANG, Liputan12.com – Pihak Satuan Pemberdayaan Gizi Rakyat (SPPGR) Raden Al Ansor memberikan klarifikasi terkait pemberitaan salah satu media online yang menyebutkan adanya temuan ulat pada menu ayam geprek yang disajikan kepada penerima manfaat.
Kepala Satuan Pemberdayaan Gizi Rakyat (SPPGR) Raden Al Ansor, Rahmad Fadjri Yanto, secara tegas membantah informasi yang tidak sesuai dengan kenyataan. Menurutnya, seluruh proses pengolahan makanan telah dilakukan sesuai standar operasional prosedur (SOP) yang berlaku.
"Kami ingin mengklarifikasi bahwa informasi yang beredar tidak benar. Seluruh tahapan pengolahan makanan, mulai dari pemilihan bahan hingga penyajian, telah diawasi secara ketat oleh tim kebersihan dan kesehatan," ujarnya saat memberikan keterangan pada Sabtu (4/4/2026).
Ia menjelaskan bahwa setiap hidangan yang disajikan telah melalui dua tahap pengolahan, yaitu dikukus terlebih dahulu kemudian digoreng dengan suhu tinggi. Dengan demikian, sangat kecil kemungkinan terdapat organisme hidup seperti ulat pada makanan yang disajikan.
"Secara logika, setelah melalui proses pengukusan dan penggorengan dengan suhu tinggi, tidak mungkin masih terdapat ulat yang hidup atau utuh. Selain itu, aroma dan rasa makanan juga akan terasa berbeda jika terdapat hal yang tidak diinginkan," tambahnya.
Selain itu, pihaknya juga menjelaskan bahwa makanan yang disalurkan menggunakan wadah khusus berupa ompreng yang telah ditentukan sesuai dengan anjuran dari pihak terkait. "Kita menggunakan wadah yang telah disiapkan, sehingga jika terjadi perbedaan wadah yang digunakan oleh penerima manfaat, hal tersebut bukan menjadi tanggung jawab kami," jelasnya.
Pihaknya juga menyoroti bahwa dari total sekitar 1.600 porsi yang disalurkan, hanya satu laporan yang menyebutkan adanya temuan tersebut. Hal ini menunjukkan kemungkinan besar terjadi kesalahan pada pihak penerima dalam pengolahan setelah makanan diterima.
"Kami berharap klarifikasi ini dapat memberikan pemahaman yang benar kepada masyarakat dan menjaga kepercayaan terhadap layanan yang kami berikan," pungkasnya.
Penulis : Redaksi
