- -->

Notification

×

Iklan

Iklan

Bung Taufik Dirikan Rumah Aspirasi, Siap Kawal Keluhan Masyarakat 24 Jam demi Keadilan

Minggu, 19 April 2026 | 4/19/2026 04:46:00 PM WIB | 0 Views Last Updated 2026-04-19T09:46:34Z
Merespons maraknya keluhan soal ketimpangan hukum, Bung Taufik meresmikan Rumah Aspirasi di Jl. Ahmad Yani Surabaya sebagai benteng perlindungan rakyat kecil. Buka 24 jam non-stop, wadah ini tak hanya jadi tempat mengadu, tapi pusat perjuangan bersama melawan mafia tanah, mafia hukum, ketidakadilan peradilan, hingga masalah bansos dan ketenagakerjaan. Dengan hotline pribadi 081-7036-90332 yang siap direspons kapan pun, Bung Taufik menegaskan komitmennya: warga Jatim-Madura yang merasa terpinggirkan kini punya sandaran. Rumah Aspirasi bukan milik pribadi, melainkan rumah seluruh rakyat Indonesia—tempat menyuarakan kebenaran, menuntut hak secara bermartabat, dan memastikan negara benar-benar hadir ketika keadilan terasa jauh dari jangkauan.

SURABAYA, liputan12.com – Di tengah meningkatnya keluhan masyarakat terkait berbagai persoalan hukum dan ketidakadilan yang terjadi di berbagai lapisan masyarakat, advokat sekaligus aktivis yang dikenal dengan sapaan Bung Taufik mengambil langkah konkrit dengan mendirikan Rumah Aspirasi Bung Taufik. Wadah ini dihadirkan sebagai ruang terbuka dan inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat untuk menyampaikan keluhan, mencari pendampingan hukum, serta memperoleh akses yang lebih mudah terhadap keadilan yang layak.

Rumah Aspirasi ini hadir sebagai jawaban atas keresahan publik yang selama ini seringkali merasa terpinggirkan dan kesulitan dalam menghadapi berbagai persoalan hukum. Mulai dari konflik agraria yang kerap dikaitkan dengan praktik mafia tanah, ketidakadilan dalam proses peradilan yang tidak merata, hingga praktik mafia hukum yang sengaja merugikan masyarakat kecil yang tidak memiliki akses sumber daya untuk melindungi diri.

Bung Taufik menegaskan bahwa pendirian rumah aspirasi ini dilatarbelakangi oleh banyaknya kasus yang menunjukkan masih adanya ketimpangan signifikan dalam akses keadilan di tengah masyarakat Indonesia. Berbagai pengalaman selama bertahun-tahun dalam menangani kasus-kasus yang melibatkan rakyat kecil membuatnya semakin yakin akan perlunya wadah yang dapat menjadi benteng perlindungan bagi mereka yang merasa terpinggirkan.

“Banyak masyarakat, terutama yang berada di bawah naungan kemiskinan, seringkali menjadi korban berbagai bentuk ketidakadilan – baik dalam urusan bantuan sosial yang tidak merata, masalah ketenagakerjaan yang tidak adil, hingga menjadi korban dari praktik mafia peradilan dan mafia hukum yang merusak sistem keadilan. Hal ini tidak boleh dibiarkan terus berlanjut. Negara seharusnya hadir untuk melindungi rakyatnya, dan kami dengan senang hati mengambil bagian untuk mewujudkan hal itu,” tegasnya dalam acara peluncuran Rumah Aspirasi yang berlangsung di Jalan Ahmad Yani, Surabaya.

Sebagai seorang advokat yang juga memiliki latar belakang panjang dalam dunia aktivisme sosial dan hukum, Bung Taufik menyatakan bahwa Rumah Aspirasi ini bukan sekadar tempat untuk menerima pengaduan semata. Lebih dari itu, wadah ini dirancang sebagai pusat perjuangan bersama masyarakat untuk mendapatkan hak-haknya secara adil dan bermartabat, tanpa memandang status sosial atau ekonomi yang dimiliki.

Melalui Rumah Aspirasi, masyarakat diberikan kebebasan penuh untuk menyampaikan berbagai persoalan yang dihadapi, baik secara langsung dengan datang ke kantor yang berlokasi di pusat kota Surabaya maupun melalui layanan hotline yang dibuka selama 24 jam non-stop.

“Silakan datang dan kunjungi kami, baik bagi masyarakat yang merasa menjadi korban ketidakadilan, korban praktik mafia tanah, korban mafia hukum, maupun berbagai persoalan hukum dan sosial lainnya. Kami siap dengan sepenuh hati untuk mendengar keluhan Anda, memberikan bantuan yang diperlukan, dan mengawal perjuangan Anda hingga mendapatkan keadilan yang seutuhnya,” lanjut Bung Taufik.

Untuk memudahkan akses masyarakat yang mungkin tidak dapat datang secara langsung, Bung Taufik juga membuka layanan pengaduan melalui nomor hotline pribadinya di 081-7036-90332, yang dapat dihubungi kapan saja, baik siang maupun malam hari.

“Ini bukan nomor kantor, melainkan nomor pribadi saya sendiri. InsyaAllah saya siap merespons setiap panggilan atau pesan, kapan pun dan di mana pun saya berada. Karena bagi saya, memperjuangkan keadilan untuk masyarakat adalah panggilan hidup yang harus saya jalankan dengan sepenuh hati,” ujarnya dengan penuh semangat.

Ia juga menegaskan bahwa dedikasinya dalam menjalankan Rumah Aspirasi difokuskan untuk membantu masyarakat Indonesia secara luas, khususnya di wilayah Jawa Timur dan Pulau Madura, yang selama ini kerap menjadi korban ketidakadilan struktural maupun praktik-praktik hukum yang menyimpang dari prinsip keadilan.

Dengan hadirnya Rumah Aspirasi Bung Taufik, diharapkan masyarakat tidak lagi merasa sendirian dan tidak berdaya dalam menghadapi berbagai persoalan hukum yang kompleks. Wadah ini menjadi simbol nyata keberpihakan terhadap rakyat kecil serta komitmen tegas dalam mengawal setiap aspirasi masyarakat hingga mendapatkan keadilan yang sesungguhnya.

“Rumah ini bukan milik saya pribadi, tetapi milik seluruh rakyat Indonesia. Ini adalah rumah bagi mereka yang ingin menyuarakan kebenaran dan melawan segala bentuk ketidakadilan yang ada di tengah masyarakat kita,” pungkas Bung Taufik pada akhir sambutannya.


Penulis : Spl

×
Berita Terbaru Update