![]() |
| Babinsa dan Bhabinkamtibmas Ngrambe bersinergi amankan ibadah Paskah di Gereja Katolik Kristus Raja Ngrambe, Ngawi. Situasi aman dan lancar. |
NGAWI, Liputan12.com – Dalam rangka memberikan rasa aman dan nyaman bagi umat Kristiani yang melaksanakan ibadah Paskah, aparat Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kepolisian Republik Indonesia (Polri) melakukan pengamanan yang terpadu di Gereja Katolik Kristus Raja Ngrambe, Desa Ngrambe, Kecamatan Ngrambe, Kabupaten Ngawi pada Minggu (05/04/2026).
Pengamanan yang dilakukan secara sinergis dipimpin langsung oleh Babinsa Koramil Ngrambe, Kodim 0805/Ngawi, Pelda Warsito, bersama Bhabinkamtibmas setempat. Ibadah Paskah tahun ini diikuti oleh sekitar 250 jemaat yang datang dari berbagai wilayah di Kecamatan Ngrambe dan sekitarnya, dengan Penanggung Jawab Kegiatan, Pendeta Don Bosco yang memimpin ibadah secara penuh khidmat.
Sebelum ibadah dimulai, petugas telah melakukan pemeriksaan menyeluruh di sekitar area gereja, termasuk pintu masuk, area parkir, serta titik-titik strategis yang berpotensi menjadi lokasi rawan gangguan. Kehadiran aparat keamanan bertujuan untuk memastikan jalannya ibadah berlangsung tertib, aman, dan kondusif, serta mencegah segala bentuk gangguan yang mungkin mengganggu khidmatan ibadah.
Selama kegiatan berlangsung, situasi di sekitar gereja terpantau tetap aman dan kondusif tanpa adanya gangguan yang berarti. Para jemaat dapat menjalankan ibadah dengan khusyuk dan penuh kedamaian, sementara petugas keamanan tetap menjaga pengawasan dari kejauhan agar tidak mengganggu suasana ibadah.
Danramil Ngrambe, Kapten Inf Parkuat, dalam keterangannya menyampaikan bahwa pengamanan ibadah keagamaan merupakan bentuk komitmen nyata TNI dalam mendukung terciptanya stabilitas keamanan wilayah serta menghormati hak setiap warga negara untuk menjalankan ibadah sesuai dengan keyakinannya.
“Pengamanan ini menjadi bagian dari tugas kita untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Kami tekankan kepada seluruh anggota, khususnya Babinsa, agar melaksanakan pengamanan secara maksimal hingga seluruh rangkaian ibadah selesai, termasuk saat jemaat pulang ke rumah masing-masing. Tujuan utama adalah agar masyarakat yang menjalankan ibadah dapat merasa aman dan nyaman sepenuhnya,” ujarnya.
Selain itu, pihak aparat juga melakukan koordinasi dengan panitia acara dan tokoh masyarakat setempat untuk memastikan seluruh aspek keamanan tercover dengan baik. Kerjasama yang erat antara aparat keamanan dan masyarakat juga menjadi faktor utama kelancaran pelaksanaan ibadah tahun ini.
Dengan sinergi yang kuat antara aparat keamanan dan dukungan penuh dari masyarakat, pelaksanaan ibadah Paskah di wilayah Ngrambe tahun ini berjalan dengan lancar, penuh khidmat, dan dalam suasana yang kondusif. Para jemaat yang diwawancarai menyampaikan rasa terima kasih atas kehadiran dan perhatian aparat keamanan yang membuat mereka merasa terlindungi selama menjalankan ibadah.
Penulis : Redaksi
