LABUHANBATU, Liputan12.com — Polsek Bilah Hilir, yang dipimpin oleh Kanit Reskrim Ipda Rico Marthin Sihombing, terus menunjukkan komitmennya dalam memberantas peredaran narkotika. Pada Minggu (15/3/2026), tim kepolisian melakukan kegiatan Gerebek Sarang Narkoba (GSN) di area perkebunan sawit milik warga di Lingkungan Kampung Tengah, sebuah lokasi yang selama ini diduga kuat menjadi pusat transaksi dan penyalahgunaan narkotika.
Operasi ini merupakan tindak lanjut dari informasi yang disampaikan oleh masyarakat mengenai maraknya aktivitas mencurigakan di area perkebunan tersebut. Dengan sigap, petugas Polsek Bilah Hilir menyisir setiap sudut area yang dicurigai. Dalam penyisiran, petugas menemukan beberapa pondok atau gubuk yang diyakini sering dijadikan tempat berkumpulnya para pengguna dan pengedar narkotika.
Meskipun dalam penggerebekan tersebut petugas tidak berhasil menemukan pelaku maupun barang bukti narkotika secara langsung di lokasi, Ipda Rico Marthin Sihombing menegaskan bahwa penindakan tetap dilakukan. Petugas menemukan sejumlah barang yang diduga kuat berkaitan dengan aktivitas penyalahgunaan narkotika.
"Walaupun dalam kegiatan ini tidak ditemukan pelaku maupun barang bukti narkotika, kami tetap mengambil langkah tegas dengan merobohkan pondok yang diduga menjadi tempat penyalahgunaan narkoba," ujar Ipda Rico Marthin Sihombing. Ia menambahkan bahwa kegiatan ini adalah bagian dari komitmen Polsek Bilah Hilir untuk terus memberantas peredaran dan penyalahgunaan narkotika di wilayah hukumnya. "Kami juga akan terus melakukan penyelidikan dan monitoring agar wilayah ini bersih dari peredaran narkotika," tegasnya, menunjukkan keseriusan pihak kepolisian.
Ipda Rico Marthin Sihombing juga tak lupa mengimbau seluruh lapisan masyarakat untuk tidak ragu berperan aktif dalam memberikan informasi kepada pihak kepolisian. Ia berharap, jika ada aktivitas mencurigakan yang berkaitan dengan peredaran narkotika, masyarakat segera melaporkannya agar dapat ditindaklanjuti. Dengan sinergi antara kepolisian dan masyarakat, diharapkan wilayah Bilah Hilir dapat terbebas dari jerat narkoba yang merusak generasi.
(Rnl)

