Lebaksiu, Liputan12.com – Polres Tegal kembali mengukir langkah kemanusiaan melalui kegiatan bakti sosial yang ditujukan kepada warga disabilitas di Desa Balaradin, Kecamatan Lebaksiu, Kabupaten Tegal. Kegiatan sosial ini dilaksanakan pada Selasa pagi (3/3/2026) di kediaman Ibu Sawen, Dukuh Suwian RT 003 RW 001, yang merupakan salah satu warga disabilitas terdampak penyakit stroke.
Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Kapolres Tegal, AKBP Bayu Prasatyo, S.H., S.I.K., M.H., ini juga melibatkan jajaran pejabat utama Polres, Kapolsek Lebaksiu, perangkat desa setempat, serta Bhabinkamtibmas yang secara langsung membina hubungan harmonis dengan masyarakat. Kehadiran mereka tak hanya sebagai simbol dukungan, namun juga wujud nyata komitmen Polri dalam memberikan pelayanan terbaik dan humanis, terutama kepada kelompok masyarakat yang membutuhkan perlakuan khusus dan perhatian lebih.
Rangkaian kegiatan bakti sosial diawali dengan pemeriksaan kesehatan oleh tim Sidokkes Polres Tegal kepada Ibu Sawen yang saat ini berusia 60 tahun dan tengah berjuang melawan dampak stroke. Pemeriksaan ini menjadi langkah penting untuk memantau kondisi kesehatan sekaligus memastikan penanganan yang tepat dapat segera diberikan. Tidak berhenti di situ, untuk meringankan beban dan mempermudah aktivitas harian Ibu Sawen, Kapolres menyerahkan bantuan berupa satu unit kursi roda lengkap dengan paket sembako.
“Pemberian bantuan semacam ini adalah bentuk kepedulian dan empati kami kepada masyarakat. Kami berharap donasi ini tidak hanya membantu dalam hal fisik, tetapi juga memberikan semangat dan motivasi bagi Ibu Sawen untuk terus optimis menjalani kehidupan,” ujar AKBP Bayu Prasatyo dengan penuh kehangatan dan rasa empati.
Bakti sosial yang dilaksanakan ini merupakan wujud konsistensi Polri dalam menghadirkan pelayanan yang dekat dan peduli sesuai prinsip Presisi, yaitu profesional, modern, dan terpercaya. Kapolres menegaskan bahwa kegiatan sosial dan pelayanan kemanusiaan akan terus digalakkan sepanjang tahun, dengan tujuan meningkatkan kualitas hidup masyarakat, terutama mereka yang berada dalam kondisi rentan.
Lebih jauh, AKBP Bayu Prasatyo berharap kegiatan ini mampu memperkuat rasa kebersamaan antar seluruh lapisan masyarakat. Ia menilai, kehadiran Polri tidak hanya sebagai penegak hukum, namun juga sebagai mitra yang selalu hadir dalam suka maupun duka warganya. “Kami ingin membangun sinergi yang kokoh bersama masyarakat agar setiap permasalahan sosial dapat diatasi secara bersama-sama,” ucapnya.
Kegiatan berbagi kasih ini juga menjadi momentum penting untuk mengingatkan masyarakat luas tentang pentingnya kepekaan sosial dan tanggung jawab kolektif dalam membantu sesama, terlebih kepada warga disabilitas yang sering menghadapi berbagai tantangan hidup. Polres Tegal berharap aksi nyata ini bisa menginspirasi lembaga sosial, organisasi kemasyarakatan, dan individu lainnya untuk turut aktif berperan serta dalam menciptakan lingkungan yang inklusif dan ramah bagi semua.
Masyarakat yang mengikuti kegiatan ini pun merasakan dampak positif dari interaksi dan dukungan tersebut, serta mengapresiasi kepedulian yang tulus dari Polri. Tidak hanya membantu kebutuhan fisik, kegiatan ini sekaligus menguatkan rasa solidaritas dan kemanusiaan yang menjadi perekat hubungan sosial di Kabupaten Tegal.
Dengan adanya kegiatan bakti sosial berkelanjutan seperti ini, diharapkan akan semakin membuka jalan bagi terciptanya masyarakat yang kuat, peduli, dan mampu hidup berdampingan dengan penuh kasih sayang, tanpa memandang kondisi fisik maupun latar belakang sosial mereka. Polres Tegal berkomitmen untuk terus menjadi garda terdepan dalam mencerdaskan kehidupan masyarakat dan memberikan pelayanan terbaik demi kesejahteraan dan kemajuan daerah.
(Ag)
