![]() |
| Polres Sampang akan memberlakukan pengalihan arus lalu lintas pada 27-28 Maret 2026 bertepatan dengan acara Daul Combo dan Dugdug. |
SAMPANG, Liputan12.com – Kepolisian Resor (Polres) Sampang resmi mengumumkan pemberlakuan sistem pengalihan arus lalu lintas pada tanggal 27 hingga 28 Maret 2026. Kebijakan ini diambil sehubungan dengan pelaksanaan acara budaya Daul Combo dan Dugdug yang menjadi bagian dari tradisi khas Kabupaten Sampang, dengan tujuan utama untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan serta memastikan kelancaran lalu lintas selama acara berlangsung.
Acara Daul Combo dan Dugdug merupakan ajang budaya yang sangat dinanti masyarakat lokal setiap tahunnya, yang biasanya menarik minat ribuan pengunjung baik dari dalam maupun luar daerah. Dengan pertimbangan akan meningkatnya volume kendaraan yang akan melintas maupun berhenti untuk menyaksikan acara, pihak kepolisian memutuskan untuk menerapkan pengalihan jalur agar tidak terjadi kemacetan yang dapat mengganggu kelancaran acara maupun aktivitas masyarakat sekitar.
Rute pengalihan arus lalu lintas yang telah ditetapkan secara resmi sebagai berikut:
- Untuk arah Surabaya menuju Pamekasan/Sumenep
Kendaraan akan diarahkan memasuki pertigaan pengungsian, kemudian menyusuri Jalur Lingkar Selatan (JLS) secara keseluruhan sebelum keluar di pertigaan Julanteng. Rute ini dirancang untuk memisahkan aliran kendaraan jarak jauh dari area acara yang berada di pusat kota.
- Untuk arah Sumenep/Pamekasan menuju Surabaya
Kendaraan akan masuk dari pertigaan Julanteng, melalui Jalan Makboel, kemudian menyusuri Jalur Lingkar Selatan (JLS) hingga keluar di pertigaan pengungsian. Rute ini dirancang agar kendaraan dapat melintas dengan lancar tanpa harus melewati area keramaian acara.
- Untuk tujuan ke Omben dan lokasi Panggung acara
Arus kendaraan akan diarahkan melalui perempatan Jalan Jaksa Agung Suprapto, dengan memperhatikan zona khusus yang telah disiapkan untuk memudahkan akses bagi masyarakat yang ingin menyaksikan acara secara langsung.
Pihak Polres Sampang menegaskan bahwa seluruh rute pengalihan telah disiapkan dengan matang, termasuk pemasangan rambu lalu lintas tambahan serta penempatan petugas yang akan memberikan arahan di lapangan. Pengguna jalan diimbau untuk selalu memperhatikan petunjuk yang diberikan agar dapat menghindari kemacetan maupun kesalahan dalam memilih rute.
"Kami telah melakukan persiapan menyeluruh mulai dari pemetaan rute, pemasangan rambu, hingga penempatan petugas di setiap titik penting. Kami mengimbau seluruh pengguna jalan untuk selalu memperhatikan rambu yang telah dipasang serta mengikuti arahan dari petugas yang bertugas di lapangan," ujar pihak humas Polres Sampang.
Selain itu, informasi lebih lanjut mengenai detail rute, jadwal operasional, serta perkembangan terkait kondisi lalu lintas dapat diperoleh melalui kanal resmi Polres Sampang, baik melalui kunjungan langsung ke kantor Polres Sampang maupun melalui akun media sosial resmi yang telah disediakan. Pihak kepolisian juga membuka peluang bagi masyarakat untuk menghubungi petugas terkait jika memerlukan klarifikasi atau informasi tambahan terkait dengan perjalanan yang akan ditempuh.
Dengan penerapan pengalihan arus ini, diharapkan dapat menjaga kelancaran lalu lintas, menjamin kenyamanan bagi masyarakat yang akan menyaksikan acara budaya, serta memastikan bahwa aktivitas sehari-hari masyarakat tidak terganggu secara signifikan selama pelaksanaan acara tradisional tersebut.
Penulis : Saladin
