- -->

Notification

×

Iklan

Iklan

Pemprov Jatim Resmikan Program MAMA MAU NAIK KELAS: Dorong Peningkatan Mutu Pendidikan dan Kualitas SDM di Madura

Rabu, 04 Maret 2026 | 3/04/2026 01:20:00 AM WIB | 0 Views Last Updated 2026-03-03T18:20:08Z
Semangat Pendidikan 

Sampang, Liputan12.com – Pemerintah Provinsi Jawa Timur mengambil langkah strategis melalui peluncuran program MAMA MAU NAIK KELAS (Madura Maju, Madura Unggul, Madura Naik Kelas) guna mendongkrak mutu pendidikan dan membangun kualitas sumber daya manusia (SDM) di wilayah Madura. Peresmian program ini berlangsung serentak dengan pembukaan revitalisasi dan rehabilitasi sarana prasarana (sarpras) di 60 sekolah tingkat SLB, SMA, dan SMK, baik negeri maupun swasta, yang digelar di SMKN 2 Sampang, Kabupaten Sampang, Selasa (3/3/2026).

Dalam sambutannya, Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menekankan bahwa MAMA MAU NAIK KELAS bukan hanya sebagai jargon semata, melainkan sebuah gerakan terstruktur dan terukur yang secara fundamental berupaya memperkuat keunggulan kompetitif dan komparatif Madura di ranah pendidikan. Ia menekankan bahwa kemajuan daerah harus diukur tidak hanya dari sisi ekonomi, tetapi juga kualitas layanan pendidikan, kesehatan, serta penurunan angka kemiskinan yang menjadi indikator pembangunan manusia secara menyeluruh.

Program MAMA MAU NAIK KELAS sendiri dirancang dengan tiga pilar utama yakni Madura Maju, Madura Unggul, dan Madura Naik Kelas. Konsep tersebut merefleksikan harapan besar agar Madura mampu meraih status daerah maju yang unggul dengan daya saing tinggi baik secara teknis maupun ekonomi, sekaligus meningkatkan kualitas pembelajaran serta efektivitas pendidikan di berbagai jenjang.

Salah satu fokus program adalah peningkatan kemampuan literasi dan numerasi siswa yang menjadi fondasi utama keberhasilan akademik. Di samping itu, program juga diarahkan untuk meningkatkan angka partisipasi lulusan SMA dan SMK yang melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi negeri, sehingga tidak hanya menghasilkan lulusan yang siap kerja, tetapi juga meningkatkan kualitas SDM Madura secara signifikan.

Sebagai implementasi nyata, pemerintah telah menentukan 12 SMA Negeri sebagai sekolah percontohan (pilot project) yang akan menjadi model pengembangan kualitas pendidikan di wilayah lain. Selain itu, dilakukan pendataan dan pemetaan potensi siswa untuk jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) sebagai bagian dari strategi pemetaan bakat dan potensi akademik siswa. Program juga menitikberatkan pada penguatan materi persiapan menghadapi Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT), melalui intensifikasi persiapan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK).

Seluruh siswa yang mengikuti program akan mendapatkan asesmen dan try out UTBK-SNBT secara rutin, dan setiap hasilnya dianalisis guna terus meningkatkan kualitas dan kesiapan dalam menghadapi seleksi masuk perguruan tinggi. Pendekatan ini diharapkan mampu menumbuhkan budaya belajar mandiri yang terstruktur dan profesional, meningkatkan capaian akademik siswa secara signifikan.

Gubernur Khofifah juga menekankan pentingnya semangat kolektif dan kolaborasi antar kepala sekolah di Madura dalam mendukung suksesnya program ini. Ia mengajak para kepala sekolah untuk memotivasi dan membimbing putra-putri terbaik daerah agar memiliki peluang lebih besar diterima di perguruan tinggi negeri melalui jalur UTBK dan SNBT. “Saya ingin seluruh kepala sekolah memiliki semangat juang bersama, agar siswa kita tidak hanya bisa bermimpi, tapi juga mencapai cita-cita mereka dengan dukungan penuh,” ujarnya penuh inspirasi.

Program MAMA MAU NAIK KELAS menjadi bagian dari komitmen besar Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk menciptakan pemerataan kualitas pendidikan, tidak hanya di kota besar, tetapi juga di wilayah-wilayah daerah seperti Madura yang memiliki potensi besar untuk berkembang. Dengan peningkatan kualitas pendidikan ini, diharapkan Madura tidak hanya menjadi daerah maju secara ekonomi, tetapi juga memiliki sumber daya manusia unggul yang siap bersaing di tingkat nasional maupun internasional.

Melalui program ini, Pemprov Jatim ingin menunjukkan bahwa pembangunan sumber daya manusia adalah fondasi utama dalam proses pembangunan jangka panjang. Upaya strategis tersebut tidak sekadar meningkatkan angka kelulusan, tetapi juga membangun karakter, kreativitas, dan kapasitas akademik siswa agar mampu menghadapi tantangan global yang semakin kompleks.

Harapan besar terhadap program MAMA MAU NAIK KELAS adalah agar setiap siswa di Madura, apapun latar belakangnya, dapat mengakses pendidikan yang bermutu tinggi, memperoleh kesempatan yang adil, dan mampu mengembangkan potensi secara optimal. Dengan demikian, Madura dapat benar-benar “naik kelas” menuju masa depan yang lebih cerah dan berdaya saing, sebagai bagian integral dari kemajuan Provinsi Jawa Timur dan Indonesia pada umumnya.


#Redaksi

×
Berita Terbaru Update