- -->

Notification

×

Iklan

Iklan

Pemkot Tegal Siapkan Strategi “Zero Waste” Jelang Idul Fitri 2026

Selasa, 10 Maret 2026 | 3/10/2026 05:26:00 PM WIB | 0 Views Last Updated 2026-03-10T10:26:49Z

Kota Tegal, Liputan12.com — Menyambut bulan suci Ramadan dan momentum Lebaran 2026, Pemerintah Kota Tegal mempersiapkan langkah strategis dalam pengelolaan sampah guna menciptakan suasana kota yang bersih, hijau, dan nyaman. Melalui rapat koordinasi yang dipimpin langsung oleh Wali Kota Tegal, Dedy Yon Supriyono, dipastikan bahwa antisipasi lonjakan sampah rumah tangga dan usaha selama Ramadan sampai Lebaran menjadi fokus utama dalam rangka menyukseskan program “Zero Waste” yang akan direncanakan secara berkelanjutan.

Dalam rapat yang digelar di Ruang Adipura, Balai Kota Tegal, Selasa (10/3/2026), Dedy Yon menegaskan bahwa Lebaran bukan hanya soal mudik dan silaturahmi, tetapi juga momen penting untuk menjaga kebersihan kota sebagai cermin budaya dan identitas daerah. “Tegal sebagai jalur strategis arus mudik menuntut kita untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan kolaborasi bersama agar masyarakat dapat merayakan Lebaran dengan aman, nyaman, dan penuh kebahagiaan,” ujarnya dengan penuh semangat.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Yuli Prasetya, turut menyampaikan bahwa tren peningkatan sampah di akhir Ramadan harus disikapi dengan kesadaran kolektif untuk mengurangi sampah sejak dari sumbernya. Ia menambahkan bahwa salah satu kunci keberhasilan strategi ini adalah perubahan perilaku masyarakat melalui edukasi dan kegiatan pengelolaan sampah yang berkelanjutan.

Yuli Prasetya menegaskan bahwa target jangka panjang Pemkot Tegal adalah mewujudkan konsep “Zero Waste” pada tahun 2029. Strategi ini meliputi pengurangan sampah dari hulu, pengembangan fasilitas pengolahan limbah yang modern, serta peningkatan partisipasi masyarakat dalam kebersihan lingkungan melalui kegiatan rutin seperti kerja bakti bersih setiap hari Selasa dan Jumat. Ia menyebutkan bahwa, hingga Maret 2026, jumlah kantor dan instansi yang aktif mengikuti program ini meningkat dari 15 menjadi 37 kantor, menunjukkan dukungan nyata dari berbagai sektor.

Sebagai bentuk apresiasi, DLH mengusulkan pemberian penghargaan kepada kantor yang paling konsisten dalam mendukung program “Kota Tegal Asri” dan pengelolaan limbah secara berkelanjutan. Pencapaian di tahun 2025 lalu pun menunjukkan pengelolaan sampah Kota Tegal mendapatkan skor 49.96 poin, menempatkan kota ini di posisi ke-11 tingkat Jawa Tengah dan ke-98 nasional dari total 424 kabupaten/kota—sebuah pencapaian yang patut diapresiasi dan terus didorong peningkatannya.

Dedy Yon menambahkan bahwa keberhasilan program ini juga bergantung pada partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat. “Kita semua punya andil besar dalam menjaga kebersihan kota. Mari bersama-sama menumbuhkan budaya sadar lingkungan agar Tegal bisa menjadi kota yang bukan hanya indah dipandang, tapi juga sehat untuk ditinggali,” ujarnya penuh harap.

Dengan semangat kebersamaan dan inovasi, Pemkot Tegal berkomitmen mewujudkan kota yang bersih dan asri, menjadikan momentum Lebaran bukan hanya kemenangan lahir dan batin, tetapi juga kemenangan lingkungan yang berkelanjutan dan memberi manfaat nyata bagi generasi masa depan.


(Ag)

×
Berita Terbaru Update