Pesawaran, Liputan12.com – Menandai awal rangkaian kegiatan Safari Ramadan tahun 1447 H/2026 M, Pemerintah Kabupaten Pesawaran menggelar kunjungan silaturahmi ke dua kecamatan, yakni Way Khilau dan Way Lima. Kegiatan ini dilaksanakan di masjid-masjid utama yakni Masjid Al-Zauahir di Desa Gunung Sari dan Masjid Nurul Huda di Desa Sidodadi, serta dihadiri secara langsung oleh Bupati Pesawaran, Hj. Nanda Indira B, S.E., M.M. Kegiatan ini berlangsung secara serentak dan penuh hikmat di hari Senin, tepat pada awal bulan suci Ramadan, sebagai bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan hubungan serta mempererat tali silaturahmi dengan masyarakat. (02 Maret 2026)
Pelaksanaan safari ini menjadi salah satu agenda rutin pemerintah yang bertujuan tidak hanya berfungsi sebagai momen mempererat hubungan emosional dan sosial antara pemimpin dan masyarakat, tetapi juga sebagai momentum untuk memperkuat spiritualitas, meningkatkan keimanan, dan memperkokoh nilai-nilai keislaman dalam kehidupan sehari-hari warga Pesawaran. Dengan mengusung tema “Meningkatkan Keimanan, Mempererat Persaudaraan,” kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat semangat ukhuwah islamiyah yang selama ini menjadi fondasi dalam kehidupan beragama dan bermasyarakat.
Hadir dalam kegiatan ini, selain Bupati Nanda Indira, sejumlah pejabat penting di lingkungan Pemkab Pesawaran seperti Sekretaris Daerah, para staf ahli bupati, para asisten, serta jajaran kepala organisasi perangkat daerah (OPD). Tidak ketinggalan, hadir pula para camat dari Way Khilau dan Way Lima beserta tim perangkat desa masing-masing, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta tokoh adat setempat. Kehadiran seluruh unsur ini menjadi wujud komitmen bersama untuk memperkuat sinergi dalam membangun Kabupaten Pesawaran yang berdaya saing dan berkukuh dalam standar keimanan dan ketakwaan.
Dalam sambutannya, Bupati Hj. Nanda Indira menyampaikan ucapan selamat menjalankan ibadah puasa kepada seluruh masyarakat Pesawaran. Ia mengingatkan bahwa Ramadan harus dimaknai sebagai waktu yang penuh keberkahan dan peluang untuk memperkuat keimanan, memperbanyak amal kebaikan, serta menjaga kedamaian dan kerukunan antarumat beragama. “Ramadan adalah bulan penuh rahmat, momentum yang tepat untuk memperbaiki diri, memperkuat ukhuwah dan solidaritas sosial, serta mempererat tali silaturahmi di tengah masyarakat,” ujarnya penuh harap dan penuh semangat.
Selain itu, Bupati juga menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah desa, kecamatan, dan seluruh elemen masyarakat dalam mendukung pembangunan daerah. Ia menyampaikan bahwa berbagai proyek pembangunan, termasuk peningkatan infrastruktur jalan dan akses ekonomi desa, terus berjalan dan seyogianya didukung oleh seluruh lapisan masyarakat agar dapat segera dirasakan manfaatnya. Ia mengimbau agar semangat gotong royong dan kebersamaan selalu dijaga, serta mengajak masyarakat untuk menambah amal dengan penuh ikhlas dan keikhlasan.
“Semoga segala niat baik yang kita niatkan selama bulan Ramadan ini diberikan kemudahan dan keberkahan oleh Allah SWT. Mari bersama kita berlomba-lomba dalam kebaikan, saling membantu, dan menjaga kedamaian di daerah kita tercinta,” harap Bupati, mengakhiri sambutannya.
Sebagai bentuk perhatian nyata terhadap penguatan aspek keagamaan dan sosial, Pemkab Pesawaran menyerahkan dana hibah sebesar Rp10 juta yang diberikan kepada pengurus masjid untuk pengembangan kegiatan keagamaan dan fasilitas ibadah. Selain itu, pemerintah juga menyerahkan bantuan berupa ambal dan Al-Qur’an, serta santunan kepada anak yatim piatu dan kaum dhuafa yang disalurkan melalui Baznas Pesawaran. Penyerahan bantuan ini sebagai bentuk nyata kepedulian dan komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas kehidupan sosial dan keagamaan masyarakat di bulan suci Ramadan.
Kegiatan diakhiri dengan doa bersama yang dipimpin oleh tokoh agama setempat, dengan harapan agar seluruh masyarakat Pesawaran selalu dilindungi dari segala mara bahaya, diberikan keberkahan dalam menunaikan ibadah puasa, dan diberikan kedamaian serta keselamatan sepanjang bulan Ramadan. Melalui kegiatan ini, diharapkan semangat kebersamaan dan keberkahan Ramadan bisa semakin memperkuat tali silaturahmi dan keimanan warga sebagai upaya membangun masyarakat yang kokoh, harmonis, dan penuh keberkahan.
(WANTURI)



