Sampang, Liputan12.com – Pada hari Ahad, 8 Maret 2026, suasana penuh kehangatan dan makna mendalam terjadi di halaman Masjid Al-Ikhlas, Desa Tamberu Barat, Kecamatan Sokobanah, Kabupaten Sampang. Dalam rangka memperingati bulan suci Ramadan, MD Miftahul Ulum Cangak Tamberu Barat kembali menggelar kegiatan rutin tahunan berupa santunan anak yatim. Kegiatan ini mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat desa dan menjadi momen penting dalam mempererat tali silaturahmi dan berbagi kasih di bulan yang mulia.
Kepala MD Miftahul Ulum, K. Farid Kustolani, yang bertindak sebagai pemimpin utama kegiatan tersebut, menyampaikan pesan penting saat memberikan sambutan. Menurutnya, kegiatan menyantuni anak yatim selama Ramadan bukan hanya sebagai tradisi sosial, tetapi menjadi amalan utama yang menawarkan keberkahan luar biasa dan manfaat spiritual yang sangat besar. "Sebagai pemimpin di lembaga pendidikan ini, saya percaya bahwa keberhasilan kegiatan ini tidak hanya dilihat dari jumlah materi yang diberikan, tetapi juga dari bagaimana kita menanamkan rasa keikhlasan dan kepercayaan diri bahwa membantu anak yatim adalah salah satu amal terbaik yang akan mendapatkan balasan dari Allah SWT," ujarnya.
K. Farid menambahkan bahwa sebagai pemimpin, dia menegaskan bahwa kegiatan ini harus berjalan dengan niat ikhlas dan penuh tanggung jawab, sebagai wujud pengabdian kepada masyarakat dan bentuk nyata dari nilai keislaman yang harus diajarkan oleh lembaga pendidikan. Ia berharap, melalui kegiatan ini, tidak hanya memberikan manfaat materi, tetapi juga memperkuat keimanan dan ketakwaan seluruh civitas akademika serta masyarakat yang terlibat.
Selain menyampaikan pesan motivasi, Kepala MD Miftahul Ulum secara langsung memimpin dan memantau jalannya kegiatan, yang meliputi penyerahan santunan secara simbolis kepada anak-anak yatim dan pemberian bantuan lainnya. Beliau berkomitmen untuk terus mendukung kegiatan sosial dan keagamaan yang dapat memperkuat karakter dan kebersamaan masyarakat desa.
Dalam kegiatan tersebut, juga dilakukan pembacaan doa bersama yang dipimpin oleh tokoh agama setempat, sebagai bentuk rasa syukur dan memohon keberkahan serta keberhasilan dalam menjalankan ibadah puasa dan seluruh aktivitas masyarakat di bulan Ramadan. Kegiatan ini dipandang sebagai momentum spiritual yang mampu menyentuh hati seluruh peserta dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Kepala MD Farid Kustolani berharap, kegiatan ini menjadi contoh nyata bagi semua pihak bahwa kepedulian sosial dan keimanan harus selalu berjalan seimbang. "Mari kita jadikan bulan Ramadan ini sebagai momentum memperkuat keimanan, meningkatkan kepedulian terhadap sesama, dan mempererat ukhuwah Islamiyah. Dengan begitu, kehidupan kita akan selalu mendapatkan keberkahan dan rahmat dari Allah SWT,” tuturnya penuh harap.
Kegiatan santunan anak yatim yang diprakarsai MD Miftahul Ulum Cangak Tamberu Barat ini diharapkan dapat terus berlanjut secara berkelanjutan sebagai bagian dari program pemberdayaan sosial dan keagamaan desa. Melalui kepemimpinan yang bijaksana dan semangat tulus dari seluruh civitas akademika, kegiatan ini mampu menjadi inspirasi dan motivasi dalam membangun masyarakat yang peduli, berakhlak mulia, dan penuh keberkahan di bulan Ramadan serta di hari-hari berikutnya.
