Ngawi, Liputan12.com — Sebagai bagian dari program nasional pembangunan 200 titik Jembatan Garuda yang digagas oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, telah diresmikan Jembatan Gantung Perintis Garuda di Desa Mendiro, Kecamatan Ngrambe, Kabupaten Ngawi, pada Senin (9/3/2026). Peresmian ini menandai salah satu upaya konkret dalam memperkuat konektivitas wilayah terpencil demi mempercepat pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Peresmian secara langsung dipimpin oleh Komandan Distrik Militer (Dandim) 0805/Ngawi bersama Bupati Ngawi, Ony Anwar Harsono. Pembangunan jembatan ini merupakan hasil sinergi antara Kementerian Pertahanan Republik Indonesia, TNI, dan dukungan aktif dari masyarakat setempat. Peran TNI Kodim Ngawi dianggap sangat vital dalam pelaksanaan pembangunan yang berjalan lancar dan tepat waktu.
Jembatan Gantung Perintis Garuda diharapkan mampu meningkatkan mobilitas warga Desa Mendiro serta desa-desa sekitar yang sebelumnya mengalami keterbatasan akses. Dengan adanya jembatan ini, transportasi menjadi lebih mudah, kegiatan ekonomi seperti pertanian dan perdagangan diharapkan semakin berkembang, serta aktivitas sosial masyarakat pun bisa terjalin lebih baik.
Bupati Ngawi, Ony Anwar Harsono, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pembangunan jembatan ini. “Kami sangat mengapresiasi kerja keras anggota TNI, khususnya Kodim Ngawi, serta masyarakat yang turut mendukung. Jembatan ini tidak hanya mempermudah akses, tapi juga menjadi simbol kemajuan yang sangat berarti bagi rakyat Ngawi,” ujarnya.
Lebih lanjut, Bupati menjelaskan, keberadaan jembatan ini akan membuka peluang baru bagi pembangunan desa dan meningkatkan mutu pelayanan bagi masyarakat pedesaan. “Akses transportasi yang lancar sangat dibutuhkan agar pembangunan di wilayah kami dapat berjalan optimal,” tambah Ony Anwar Harsono.
Program pembangunan Jembatan Garuda sendiri merupakan upaya strategis pemerintah dalam mempercepat pembangunan infrastruktur yang merata, terutama di wilayah yang selama ini mengalami keterbatasan akses dan kesulitan mobilitas. Melalui fasilitas seperti jembatan gantung ini, pemerintah berharap dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat serta mendorong pemerataan pembangunan di seluruh Indonesia.
Dengan keberadaan Jembatan Gantung Perintis Garuda di Desa Mendiro, diharapkan pertumbuhan ekonomi dan sosial akan semakin merata serta membuka kesempatan lebih luas bagi masyarakat setempat dalam mengembangkan potensi wilayah. Serta, menjadi contoh nyata sinergi antara pemerintah, TNI, dan masyarakat dalam mewujudkan Indonesia maju dan sejahtera dari pusat hingga pelosok daerah.
(Redaksi)
