- -->

Notification

×

Iklan

Iklan

Jelang Libur Lebaran, 100 Kepala Sekolah di Kota Tegal Resmi Dilantik: Momentum Tingkatkan Kualitas Pendidikan

Senin, 16 Maret 2026 | 3/16/2026 10:51:00 PM WIB | 0 Views Last Updated 2026-03-16T15:51:37Z

KOTA TEGAL, Liputan12.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Tegal melakukan penyegaran kepemimpinan di dunia pendidikan dengan melantik 100 Kepala Sekolah di Lingkungan Pemkot Tegal. Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan para guru yang ditugaskan sebagai kepala sekolah ini berlangsung di Ruang Adipura, Komplek Balai Kota Tegal, pada Senin (16/3/2026).

Sebanyak 100 guru Aparatur Sipil Negara (ASN) mendapatkan amanah untuk memimpin berbagai satuan pendidikan di Kota Tegal. Komposisi penugasan ini terdiri dari 72 guru berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan 28 guru berstatus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Hal ini mencerminkan komitmen Pemkot Tegal untuk memberikan kesempatan yang sama bagi seluruh guru yang berpotensi, tanpa memandang status kepegawaian.

"Hal ini menunjukkan bahwa kesempatan untuk memimpin sekolah terbuka bagi seluruh guru yang memiliki kompetensi dan dedikasi tinggi, tanpa membedakan status kepegawaiannya," ujar Wali Kota Tegal, Dedy Yon Supriyono, dalam sambutannya di hadapan para kepala sekolah yang baru dilantik.

Wali Kota Dedy Yon menekankan bahwa pelantikan ini merupakan momentum penting untuk memperkuat kepemimpinan di setiap satuan pendidikan. Kepala sekolah memiliki peran strategis sebagai pemimpin pembelajaran yang visioner, pengelola sekolah yang efektif, sekaligus penggerak perubahan yang inovatif dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan di Kota Tegal.

Dedy Yon juga menjelaskan bahwa pengangkatan guru dalam tugas sebagai kepala sekolah ini telah melalui proses dan mekanisme yang sesuai dengan ketentuan yang berlaku, serta telah mendapatkan rekomendasi dari Kepala Badan Kepegawaian Negara. Hal ini menjamin bahwa para kepala sekolah yang dilantik merupakan individu-individu terbaik yang siap mengemban amanah.

Pada kesempatan tersebut, turut hadir pula 28 kepala sekolah yang akan mengakhiri periode pertama masa penugasannya pada tanggal 17 Maret 2026. Selanjutnya, para kepala sekolah ini akan dievaluasi dan diberikan penugasan kembali untuk periode kedua jika memenuhi syarat.

Kepada seluruh kepala sekolah yang baru dilantik, Wali Kota Tegal berpesan agar menjadikan jabatan ini bukan sekadar sebuah kedudukan, melainkan amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Kepala sekolah diharapkan menjadi teladan bagi seluruh guru, menjadi pengayom bagi para peserta didik, serta mampu membangun budaya kerja yang profesional dan inovatif demi peningkatan mutu pendidikan di Kota Tegal.

"Pendidikan adalah investasi jangka panjang bagi kemajuan daerah. Karena itu, kualitas kepemimpinan di sekolah sangat menentukan keberhasilan dalam mencetak generasi cerdas, berkarakter, dan mampu bersaing di masa depan," jelas Dedy Yon, mengingatkan akan pentingnya peran kepala sekolah dalam membentuk masa depan Kota Tegal.

Oleh karena itu, ia berharap para kepala sekolah yang baru dilantik dapat bekerja dengan penuh dedikasi, menciptakan lingkungan belajar yang kondusif, dan terus berinovasi dalam menghadapi berbagai tantangan pendidikan yang semakin kompleks.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Tegal, Slamet Wahyono, menyampaikan bahwa saat ini sebagian besar posisi Kepala Sekolah yang kosong sudah terisi. Slamet Wahyono berharap para kepala sekolah yang baru dilantik dapat melaksanakan amanat yang telah disampaikan oleh Wali Kota Tegal. Ia juga menekankan pentingnya evaluasi kinerja secara berkala. Pihaknya akan menyusun mekanisme evaluasi kinerja tahunan sehingga proses pengembangan kepala sekolah dapat dimonitor dengan baik.

Senada dengan Kepala BKPSDM, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Tegal, Dewi Umaroh, juga berpesan agar para kepala sekolah yang baru dilantik segera melakukan penyesuaian terhadap lingkungan sekolah masing-masing. "Segera lakukan penyesuaian terhadap lingkungan sekolah, kemudian bersama-sama menyusun rencana kerja ke depan," ujar Dewi Umaroh, mendorong para kepala sekolah untuk segera beradaptasi dan mulai bekerja.


(Ag)

×
Berita Terbaru Update