- -->

Notification

×

Iklan

Iklan

Jelang Idul Fitri, Dinas Koperasi dan UKM Kota Payakumbuh Gelar Pasar Murah untuk Ringankan Masyarakat

Rabu, 11 Maret 2026 | 3/11/2026 12:55:00 PM WIB | 0 Views Last Updated 2026-03-11T05:55:25Z

Payakumbuh, Liputa12.com — Ratusan warga Kota Payakumbuh memadati halaman Kantor Dinas Koperasi dan UKM untuk mengikuti pasar murah yang digelar menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah pada Selasa (10/3/2026). Kegiatan ini menyediakan berbagai kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau, sehingga membantu masyarakat menyiapkan kebutuhan Lebaran dengan lebih ringan.

Sejak pagi, antrian panjang dari ibu rumah tangga, lansia, hingga pasangan muda sudah terbentuk untuk mendapatkan sembako. Wakil Wali Kota Payakumbuh, Elzadaswarman, yang hadir meninjau kegiatan tersebut, mengatakan bahwa Pemko Payakumbuh terus berupaya menjaga stabilitas harga dan memastikan warga memperoleh kebutuhan pokok dengan harga murah.

“Kami hadir di tengah masyarakat dengan menyediakan komoditas penting yang sangat dibutuhkan menjelang Idul Fitri. Pasar murah ini memberikan kesempatan bagi warga mendapatkan sembako dengan harga jauh lebih terjangkau dibandingkan harga pasar,” ujarnya.

Elzadaswarman mengajak masyarakat untuk memanfaatkan pekarangan rumah dan lahan kosong untuk menanam bahan pangan seperti cabai, bawang, dan sayuran sebagai langkah antisipasi terhadap kelangkaan atau lonjakan harga bahan pangan di masa mendatang. “Lebih baik sedia payung sebelum hujan,” tambahnya.

Selain itu, Wawali juga mendorong masyarakat agar mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang harus membeli bahan baku dari pedagang lokal, petani, nelayan, dan UMKM setempat demi menggerakkan ekonomi lokal. Ia menegaskan, pelanggaran atas kebijakan ini dapat dilaporkan.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Payakumbuh, M. Faizal, menjelaskan bahwa pasar murah ini bekerja sama dengan PT Bulog Cabang Bukittinggi dan berbagai distributor lokal. Pemerintah memberikan subsidi sekitar 20-30% dari harga pasar agar masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga lebih murah.

Beberapa komoditas yang dijual antara lain beras lokal premium seberat 3.000 kilogram dengan harga Rp145.000 per karung (harga pasar sekitar Rp180.000), minyak goreng kemasan dua liter sebanyak 1.500 liter seharga Rp30.000 (harga pasar sekitar Rp39.000), gula pasir Rp14.000 per kilogram dari harga pasar Rp19.000, dan telur ayam 300 tray dijual Rp40.000 per tray, lebih murah dibandingkan harga pasar Rp55.000.

Cabai merah dan bawang merah masing-masing dijual Rp25.000 per kilogram dari stok 150 kilogram (harga pasar mencapai Rp35.000), serta bawang putih Rp24.000 per kilogram dari stok 100 kilogram (harga pasar Rp35.000).

Faizal menambahkan bahwa pasar murah khusus untuk warga Kota Payakumbuh yang dibuktikan dengan fotokopi KTP saat berbelanja. “Masyarakat harus menunjukkan fotokopi KTP sebagai bukti warga Payakumbuh,” terangnya.

Salah seorang warga dari Bunian, Meri (40), mengaku sangat terbantu dengan adanya pasar murah ini, terutama karena harga kebutuhan pokok biasanya melonjak menjelang Lebaran. “Terima kasih Pemko Payakumbuh yang mengadakan pasar murah ini. Kami jadi bisa menyiapkan stok kebutuhan rumah tangga dengan harga yang lebih terjangkau,” katanya.

Ia berharap kegiatan serupa dapat terus diadakan secara rutin karena sangat membantu pemenuhan kebutuhan sehari-hari, terutama menjelang hari besar keagamaan. “Harapan kami pasar murah ini terus berlanjut, karena sangat membantu agar dapur tetap ngebul,” pungkasnya.

Kegiatan pasar murah tersebut juga dihadiri oleh Asisten II Yasrizal, Staf Ahli Irwan Suwandi, Kabag Perekonomian A. Arifianto, serta jajaran Dinas Koperasi dan UKM Kota Payakumbuh.


(Aldo)

×
Berita Terbaru Update