- -->

Notification

×

Iklan

Iklan

Satu Tahun Kepemimpinan, Khofifah-Emil Sentuh Hati Anak Yatim dan Ojol, SDM Berkualitas Jadi Fokus Utama Jawa Timur

Sabtu, 21 Februari 2026 | 2/21/2026 12:30:00 PM WIB | 0 Views Last Updated 2026-02-21T05:30:22Z
Foto diambil dari Telusur.co.id

Surabaya, Liputan12.com - Tepat satu tahun setelah dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan Wakil Gubernur Emil Elestianto Dardak menggelar acara santunan yang menyentuh hati bagi anak yatim dan pengemudi ojek online (ojol) di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Jumat (20/2). Momen ini menjadi penanda satu tahun kepemimpinan keduanya periode 2025–2030.

Acara yang berlangsung penuh kehangatan ini, diisi dengan penyerahan bantuan perlengkapan sekolah kepada 60 anak yatim yang bersemangat menatap masa depan. Selain itu, 40 pengemudi ojek online (ojol), termasuk para perempuan tangguh dan penyandang disabilitas yang gigih mencari nafkah, menerima paket sembako sebagai bentuk dukungan dan perhatian dari pemerintah daerah.

Suasana kebersamaan begitu terasa saat para penerima bantuan berkesempatan bersalaman langsung dengan Gubernur Khofifah dan Wakil Gubernur Emil. Senyum tulus dan doa-doa terbaik mengalir dari para penerima bantuan, menyertai perjalanan kepemimpinan Khofifah-Emil di tahun-tahun mendatang.

Gubernur Khofifah dalam sambutannya menyampaikan bahwa dirinya tidak terlalu terpaku pada peringatan formal atau hitungan hari dalam masa jabatan. Fokus utamanya adalah bekerja nyata, memberikan pelayanan terbaik, dan menghadirkan manfaat langsung bagi seluruh masyarakat Jawa Timur.

"Alhamdulillah, hari ini 20 Februari, genap satu tahun saya dan Pak Emil diamanahi memimpin Jawa Timur setelah dilantik oleh Bapak Presiden di Istana Negara," ujar Khofifah. "Banyak pihak yang mengingatkan kami akan momentum ini, sebagai bagian dari evaluasi kinerja yang transparan dan akuntabel."

Memasuki tahun kedua kepemimpinan, Khofifah menegaskan komitmennya untuk terus mengoptimalkan segala potensi yang dimiliki Jawa Timur dalam menjawab berbagai tantangan pembangunan yang semakin kompleks. Peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) menjadi prioritas utama yang akan terus didorong secara berkelanjutan.

Khofifah menekankan bahwa peningkatan kualitas pendidikan, layanan kesehatan yang terjangkau, serta pemerataan pembangunan infrastruktur di seluruh wilayah Jawa Timur harus berjalan seiring dengan upaya percepatan penurunan kemiskinan dan mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang inklusif, sehingga dapat dinikmati oleh seluruh lapisan masyarakat.

"Harapan kami, kualitas SDM Jawa Timur semakin meningkat, akses pendidikan dan layanan kesehatan semakin baik, infrastruktur semakin merata, kemiskinan semakin menurun, dan pertumbuhan ekonomi semakin menggembirakan," ungkap Khofifah dengan penuh optimisme.

Khofifah juga menyampaikan apresiasi yang mendalam atas sinergi yang telah terbangun selama satu tahun terakhir, melibatkan berbagai pihak, mulai dari pemerintah pusat, pemerintah kabupaten/kota, dunia usaha, akademisi, hingga seluruh elemen masyarakat Jawa Timur. Ia meyakini bahwa kolaborasi dan gotong royong lintas sektor adalah kunci utama untuk mewujudkan pembangunan daerah yang berkelanjutan dan berkeadilan.


#Redaksi

×
Berita Terbaru Update